Paham Sejarah Mempermudah Menghadapi Tantangan Isu Kontemporer
- account_circle mediagramindo
- calendar_month Kamis, 22 Feb 2024
- visibility 155
- print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
Tantangan kita saat ini sangat kompleks dan beragam, Era Kontemporer ini berhadapan dengan isu-isu sosial, politik, ekonomi, hingga lingkungan.
Untuk itu dijelaskan Babay kajian sejarah menjadi landasan untuk masa depan agar bisa memahami dinamika sosial, politik, dan ekonomi yang menjadi landasan lebih baik lagi. Hal ini disampaikan Babay Parid Wazdi saat acara
Seminar Nasional dengan tema Isu-Isu Kontemporer Dalam Sejarah Indonesia Perspektif Interdisipliner bertempat di Gedung T. Amin Ridwan, FIB USU pada Rabu (21/02)
“Melalui pendekatan interdisipliner, kita dapat menggali akar masalah dari isu-isu kontemporer dalam sejarah Indonesia dan mencari solusi-solusi yang lebih holistik dan berkelanjutan. Dengan kolaborasi lintas disiplin ilmu, kita dapat menciptakan masa depan yang lebih baik bagi bangsa Indonesia”pungkasnya.
Babay juga mengajak untuk bersama-sama menjadikan sejarah sebagai cermin dan panduan dalam menghadapi tantangan-tantangan masa kini dan mendatang.
Hadir pada acara tersebut Direktur Utama PT Bank Sumut Babay Parid Wazdi, Dekan Fakultas Ilmu Budaya (FIB) USU Prof. Dr. T Thyrhaya Zein, M.A., dalam hal ini diwakili oleh
Wakil Dekan III FIB USU Muhammad Poejiono, M.Hum., Ph.D dan Wakil Dekan II FIB USU Dra. Heristina Dewi, M.Pd, Ketua Prodi S1 Ilmu Sejarah FIB USU Dra. Lila Pelita Hati, M.Si., Dosen Prodi S1 Ilmu Sejarah FIB USU Dra. Nina Karina, M.SP., beserta para narasumber,yaitu Mayjend TNI Dr. Pujo Widodo, S.E, S.H, S.T, M.A, MDS, M.Si (Han) dari Universitas Pertahanan, Prof. Dr. Reiza D. Dienaputra, M.Hum. dari Universitas Padjajaran, Dr. Zaiyardam Zubir, M.Hum dari Universitas Andalas, Prof. Dr. Bambang Purwanto dari Universitas Gadjah Mada.
- Penulis: mediagramindo


