2 Kasus Dugaan Keracunan MBG di Pariaman dan Kisaran, SPPG dan Dapur MBG Dihentikan Sementara
- account_circle Pipin
- calendar_month Senin, 14 Sep 2026
- visibility 37
- print Cetak

Usai menyantap MBG Sekolah MTS di Pariaman dan Kisaran dilarikan ke Rumah Sakit, Senin (14/09).
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
PARIAMAN & KISARAN – Dua kasus dugaan keracunan program Makan Bergizi Gratis (MBG) terjadi dalam waktu bersamaan pada Senin, 14 September 2026. Sebanyak 84 siswa dan guru di MTsN 1 Kota Pariaman, Sumatera Barat, serta puluhan siswa MTsN 2 Kisaran, Sumatera Utara, dilarikan ke rumah sakit setelah menyantap makanan MBG.
Pemerintah Kota Pariaman memutuskan menghentikan sementara operasional Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Pasir Pauh. SPPG tersebut merupakan dapur penyuplai makanan MBG untuk MTsN 1 Kota Pariaman.
Menurut keterangan SPPG Pasir Pauh, penanggung jawab di MTsN 1 Kota Pariaman tidak melakukan uji organoleptik sebelum MBG dibagikan kepada siswa.
“Setiap kelompok penerima manfaat mendapat satu ompreng khusus untuk dicicipi oleh penanggung jawab atau PIC sekolah,” jelas Mutiara Ihsani pernyataan SPPG.
Akibat kejadian ini, 84 siswa dan guru MTsN 1 Pariaman dilaporkan mengalami gejala keracunan dan mendapat penanganan medis.
Kasus serupa dihari yang sama juga terjadi di MTs Negeri 2 Kisaran, Kabupaten Asahan, Sumatera Utara. Badan Gizi Nasional (BGN) menghentikan sementara operasional dapur yang memasok MBG ke sekolah tersebut.
- Penulis: Pipin


