Tumpah Tangis Ibu Steven Arya di Polsek Padang Tualang Saat Otopsi Dibaca
- account_circle Pipin
- calendar_month Senin, 6 Jul 2026
- visibility 2.872
- print Cetak

Kuasa Hukum Armina Dewi Siagian Saat Berada di Polsek Padang Tualang Kabupaten Langkat Sumatera Utara.
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
LANGKAT – Misteri kematian Steven Arya Sitorus (17) yang ditemukan meninggal di Sungai Tangkahan mulai menemui titik terang. Setelah hampir 3 minggu menunggu, keluarga akhirnya menerima penjelasan awal hasil otopsi ekshumasi dari penyidik.
Kedatangan keluarga ke Polsek Padang Tualang, Sabtu 04 Juli 2026 sekitar pukul 15.30 WIB, awalnya hanya untuk mengantar surat kuasa. Namun suasana berubah haru saat mereka keluar dari ruang penyidik.
Tiga orang yang masuk ke ruangan penyidik yakni, Andrew Sidabutar selaku kuasa hukum, Armina Dewi Siagian selaku ibu korban, dan Dengkas Gumuntar Siagian, anggota TNI Kodam I/BB yang mengawal kasus ini sejak awal.
Hampir satu jam berada di dalam, orang pertama yang keluar adalah Armina Dewi Siagian. Ibu Steven itu berjalan sambil menutup mata, menahan air mata yang tak terbendung. Keluarga yang menunggu di luar langsung memeluk dan menenangkannya.
Menyusul kemudian, Dengkas Gumuntar Siagian keluar dan duduk bersebelahan dengan kakaknya. Raut wajah keluarga Siagian tampak lega sekaligus marah, seolah peristiwa 31 Mei 2026 ada di benak mereka.
- Penulis: Pipin


