Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Dolar Singapura Mulai Dilirik sebagai Alternatif Safe Haven di Kawasan Asia

Dolar Singapura Mulai Dilirik sebagai Alternatif Safe Haven di Kawasan Asia

  • account_circle mediagramindo
  • calendar_month Senin, 21 Jul 2025
  • visibility 252
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Jakarta – Di tengah ketidakpastian ekonomi global yang kian meningkat, para investor mulai mencari alternatif aset safe haven untuk melindungi nilai investasi mereka. Selama ini, emas, dolar Amerika Serikat (AS), yen Jepang, dan franc Swiss menjadi pilihan utama. Namun, belakangan ini, dolar Singapura (SGD) mulai mendapatkan perhatian sebagai potensi safe haven baru, khususnya di kawasan Asia.

Sejak awal tahun 2025, indeks dolar AS (DXY) mengalami koreksi sekitar 9%, bahkan menyentuh level terendah dalam tiga tahun di angka 96,37 pada Juli lalu. Sementara itu, yen Jepang juga menghadapi ketidakpastian yang sama di pasar global, menambah kekhawatiran investor terhadap mata uang tradisional safe haven tersebut.

Menurut Christopher Wong, FX Strategist dari OCBC, dolar Singapura kini mulai berperan sebagai “quasi safe haven”, khususnya di kawasan Asia dan pasar negara berkembang.

“Meskipun tidak memiliki status global seperti dolar AS, yen Jepang, atau franc Swiss, SGD menunjukkan karakter defensif selama periode tekanan finansial, terutama yang berpusat di Asia,” ujarnya dikutip dari CNBC International, Senin (21/07).

Data Refinitiv menunjukkan bahwa sejak awal 2025, nilai tukar SGD terhadap dolar AS menguat hampir 6% secara year-to-date. Pada penutupan perdagangan Jumat (18/7/2025), SGD berada di level SGD 1,2849/US$, dari posisi awal Januari yang mencapai SGD 1,3641/US$. Bahkan, mata uang ini sempat menyentuh level terkuatnya di SGD 1,2695/US$ pada awal Juli lalu.

Sementara itu, data Bank for International Settlements (BIS) 2022 menyebutkan bahwa dolar AS masih mendominasi pasar valas global dengan pangsa 88%, diikuti yen Jepang (17%) dan franc Swiss (5%). Dolar Singapura sendiri hanya memiliki pangsa sekitar 2%, mencerminkan ukuran pasar yang relatif kecil. Survei terbaru BIS mengenai pasar valas diperkirakan akan dirilis pada September 2025.

Berbeda dengan banyak negara lain yang menggunakan suku bunga sebagai instrumen pengelolaan nilai tukar, Singapura mengadopsi kebijakan kurs mengambang yang diatur melalui koridor kebijakan. Otoritas moneter Singapura tidak menetapkan nilai tukar secara tetap, melainkan membiarkan SGD bergerak bebas dalam rentang yang tidak dipublikasikan.

Dengan kondisi ini, munculnya dolar Singapura sebagai alternatif safe haven di kawasan Asia menunjukkan potensi peran yang semakin penting dalam menghadapi ketidakpastian ekonomi global. Para investor pun mulai memantau pergerakan SGD sebagai bagian dari strategi diversifikasi aset mereka.

  • Penulis: mediagramindo

Rekomendasi Untuk Anda

  • Orang Tua Penjual Gorengan Puas, Hukuman Mati Terhadap Pelaku Pembunuh Anaknya

    Orang Tua Penjual Gorengan Puas, Hukuman Mati Terhadap Pelaku Pembunuh Anaknya

    • calendar_month Selasa, 5 Agt 2025
    • account_circle mediagramindo
    • visibility 139
    • 0Komentar

    Pariaman – Pengadilan Negeri Pariaman menjatuhkan vonis hukuman mati kepada terdakwa Indra Septiarman (27), terkait kasus pembunuhan dan pemerkosaan terhadap perempuan penjual gorengan, Nia Kurnia Sari, yang terjadi pada September 2024. Putusan tersebut dibacakan oleh Majelis Hakim yang dipimpin oleh Dedi Kuswara, Selasa (05/08). Dalam sidang yang berlangsung ketat, majelis hakim menyatakan bahwa Indra Septiarman […]

  • Modus Sewa Rumah Bawa Kabur Pompa Air dan Kabel Listrik

    Modus Sewa Rumah Bawa Kabur Pompa Air dan Kabel Listrik

    • calendar_month Jumat, 3 Apr 2026
    • account_circle Admin
    • visibility 300
    • 0Komentar

    Delitua – Sebuah insiden pencurian yang melibatkan pencurian mesin air beserta kabel instalasi listrik terjadi di Jalan Purwo gg Anyelir, Delitua Deli Serdang Sumatera Utara. Peristiwa ini menimbulkan keprihatinan warga setempat dan menimbulkan ketidaknyamanan di lingkungan tersebut. Menurut keterangan korban, Ika Maharani, kejadian ini bermula saat tiga pelaku mendekatinya dengan pendekatan yang tampak meyakinkan. Mereka […]

  • Desak Karhutla Ditetapkan Bencana Nasional, Gubernur Bentak Mahasiswa

    Desak Karhutla Ditetapkan Bencana Nasional, Gubernur Bentak Mahasiswa

    • calendar_month Kamis, 3 Sep 2026
    • account_circle Pipin
    • visibility 185
    • 0Komentar

    KUBU RAYA – Puluhan mahasiswa yang tergabung dalam Federasi Organisasi Mahasiswa Daerah (FOMDA) Kalimantan Barat menggelar aksi unjuk rasa di ruas jalan menuju Bandara Internasional Supadio, Kabupaten Kubu Raya, Kamis (3/9/2026). Aksi tersebut digelar sebagai bentuk kekecewaan terhadap penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kalimantan Barat yang dinilai semakin memprihatinkan. Mahasiswa bahkan mencegat iring-iringan […]

  • Sinergi Pengawasan dan Pembangunan, Wabup Deli Serdang Terima Kunker DPRD Sumut

    Sinergi Pengawasan dan Pembangunan, Wabup Deli Serdang Terima Kunker DPRD Sumut

    • calendar_month Selasa, 7 Jul 2026
    • account_circle Pipin
    • visibility 174
    • 0Komentar

    LUBUK PAKAM – Wakil Bupati Deli Serdang, Lom Lom Suwondo, menerima kunjungan kerja Pimpinan dan Anggota DPRD Provinsi Sumatera Utara Daerah Pemilihan (Dapil) III Kabupaten Deli Serdang di Aula Cendana Lantai II, Kantor Bupati Deli Serdang, Selasa (7/7/2026). Kunjungan tersebut merupakan bagian dari pelaksanaan fungsi pengawasan DPRD Provinsi Sumatera Utara terhadap realisasi program dan kegiatan […]

  • DLH Aceh Selatan Gencarkan Kampanye Pengurangan Sampah Plastik kepada Pelajar

    DLH Aceh Selatan Gencarkan Kampanye Pengurangan Sampah Plastik kepada Pelajar

    • calendar_month Jumat, 17 Okt 2025
    • account_circle mediagramindo
    • visibility 172
    • 0Komentar

    ACEH SELATAN – Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Aceh Selatan melaksanakan kampanye pengurangan sampah plastik kepada kalangan pelajar sebagai upaya membangun perilaku ramah lingkungan sejak usia dini. Langkah ini diambil sebagai bagian dari upaya mengatasi permasalahan sampah plastik yang semakin mengkhawatirkan secara global. Kepala DLH Aceh Selatan, Teuku Masrizar, mengatakan bahwa pengurangan sampah plastik harus […]

  • NU Minta Pesantren Tak Terprovokasi Teror Orang Gila

    NU Minta Pesantren Tak Terprovokasi Teror Orang Gila

    • calendar_month Senin, 19 Feb 2018
    • account_circle mediagramindo
    • visibility 109
    • 0Komentar

    Teror orang tak dikenal atau OTK menyerang tempat ibadah dan pesantren terjadi lebih dari satu kali di Jawa Timur. Terbaru, serangan OTK dikabarkan terjadi di lingkungan Pondok Pesantren Al Falah Ploso, Kabupaten Kediri, dan Pesantren Karangasem Paciran, Lamongan. Namun, Pimpinan Nahdlatul Ulama meminta masyarakat agar tak terprovokasi. Di Lamongan, OTK dikabarkan menyerang KH Hakam Mubarok […]

expand_less