Driver Gojek Tewas Terlindas, Kapolda Metro Jaya Minta Maaf
- account_circle mediagramindo
- calendar_month Jumat, 29 Agt 2025
- visibility 96
- print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
Jakarta – Insiden tragis terjadi hari ini di tengah aksi demonstrasi di Jakarta, di mana sebuah kendaraan taktis (rantis) milik Brimob menabrak seorang pengemudi ojek online (ojol), mengakibatkan satu orang meninggal dunia. Kapolda Metro Jaya Irjen Asep Edi Suheri menyampaikan ucapan duka cita dan permohonan maaf atas kejadian tersebut.
Dalam konferensi pers di Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo (RSCM), Irjen Asep Edi Suheri mengatakan, “Hari ini kami sangat berduka sekali kehilangan saudara kita, yang mana ada kejadian tadi sore. Atas nama pimpinan Polda Metro Jaya dan seluruh jajaran, saya menyampaikan permohonan maaf yang sedalam-dalamnya serta turut berduka cita yang mendalam.”
Irjen Asep juga telah bertemu langsung dengan keluarga almarhum, termasuk ayahanda dari korban, Zulkifli. Ia menyebut bahwa pihak keluarga telah menerima penjelasan dari aparat kepolisian dan menguatkan mereka dalam menghadapi kejadian tersebut.
Sementara itu, Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo juga menyampaikan permohonan maaf atas insiden tersebut. Ia menegaskan bahwa pihaknya telah memerintahkan jajaran untuk segera melakukan penanganan dan pencarian terhadap korban.

“Saya sangat menyesali terhadap insiden yang terjadi, dan mohon maaf sebesar-besarnya atas peristiwa ini,” ujar Sigit dalam pernyataan tertulisnya. Ia menambahkan, pihaknya telah menginstruksikan Polda Metro Jaya untuk memastikan penanganan medis dan pengungkapan identitas korban.
Selain itu, Divisi Profesi dan Pengamanan (Propam) Polri yang dipimpin Irjen Abdul Karim juga telah menahan tujuh anggota polisi yang diduga terlibat dalam kejadian tersebut.
Mereka dibawa ke Mako Brimob Kwitang untuk dimintai keterangan guna mengusut tuntas insiden tersebut.
Kejadian bermula saat pengemudi ojol dilaporkan terlindas kendaraan taktis Brimob setelah adanya
- Penulis: mediagramindo


