Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » “Mereka Bohong Yang Mulia” Kata Saksi Dipersidangan

“Mereka Bohong Yang Mulia” Kata Saksi Dipersidangan

  • account_circle mediagramindo
  • calendar_month Kamis, 11 Sep 2025
  • visibility 132
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

TANJUNGBALAI – Terdakwa Andre Yusnijar dan Ardiansyah Saragih alias Lombek membantah kesaksian polisi soal penangkapan dan jumlah barang bukti.

Itulah sebabnya, sidang kasus N5rk0b4 dengan terdakwa Andre Yusnijar dan Lombek kembali memunculkan silang pendapat antara terdakwa dan aparat penegak hukum.

Dalam sidang di Pengadilan Negeri (PN) Tanjungbalai, Rabu, (10/9/2025), Andre secara tegas membantah kesaksian dua personel Direktorat Reserse N5rk0b4 (Ditresnarkoba) Polda Sumatera Utara, Toga M. Parhusip dan Gunarto Sinaga yang mengaku menangkapnya pada 3 Maret lalu.

“Mereka bohong, Yang Mulia. Yang menangkap saya itu Panit Victor Topan Ginting,” kata Andre di hadapan Ketua Majelis Hakim Erita Harefa.

Andre juga menolak keterangan polisi soal jumlah barang bukti sabu-sabu. Menurutnya, s4b11-s4b11 yang disita berjumlah tujuh bungkus seberat 70 gram, bukan enam bungkus dengan total 60 gram seperti tertulis dalam berita acara pemeriksaan.

“Sepuluh gram hilang. Kemana yang sepuluh lagi,” ujarnya.

Bantahan lain menyangkut alur distribusi. Polisi menyebut s4b11-s4b11 itu diperoleh Andre dari Lombek melalui perantara Frend-Amri alias Nunung.

Andre menolak tegas. Ia mengaku mendapat perintah mengambil s4b11-s4b11 di pinggir jalan dari seseorang bernama Ismail. Saat ia hendak mengantar, polisi langsung meringkusnya.

“Saya tidak mengenal Lombek. Ismail belakangan disebut polisi sebagai informan,” kata Andre.

Berbeda dengan Andre, Lombek mengakui dirinya memang mendapat s4b11-s4b11 dari Frend, yang disebut-sebut terhubung dengan Amri alias Nunung. Namun ia menegaskan tidak mengenal langsung sosok Amri.

“Ismail meminta saya meletakkan 100 gram

s4b11-s4b11 di tepi jalan. Barang itu dari Frend,” kata Lombek.

Dalam kesaksiannya, Toga M. Parhusip tetap berpegang bahwa Andre lah yang melakukan transaksi dengannya.

Ia mengaku menyita 60 gram s4b11-s4b11 dan sebuah telepon genggam milik Lombek yang berisi percakapan transaksi.

“Andre dapat barang dari Lombek, Lombek dari Frend, dan Frend dari Amri alias Nunung. Harga disepakati Rp400 ribu per gram, dengan upah Rp50 ribu per gram untuk Andre dan Lombek,” kata Toga.

Kuasa hukum Andre dan Lombek, Asra Maholi Lingga, mempertanyakan ketidakjelasan sosok Ismail yang disebut polisi sebagai informan.

Ia juga menggugat keabsahan barang bukti yang selisih 10 gram dari keterangan kliennya.

“Ada dugaan kuat s4b11-s4b11 yang hilang itu digunakan untuk menjerat terdakwa lain, Rahmadi,” ujar Asra.

Ketika dicecar soal standar operasional prosedur, kedua polisi itu kompak menyatakan tidak dibenarkan menggunakan kekerasan dalam pemeriksaan.

Namun, dalam kesaksiannya di sidang terdakwa Rahmadi, Andre dan Lombek mengaku matanya dilakban serta dianiya oleh petugas yang menangkapnya.

Namun saat ditanya kaitannya dengan perkara Rahmadi yang juga dituduh memiliki 10 gram s4b11-s4b11, keduanya tampak kebingungan dan tak mampu menjawab.

Majelis hakim menutup persidangan dengan agenda lanjutan pada Rabu, 17 September 2025.

Di luar sidang, Asra menegaskan persoalan ini bukan sekadar angka. Menurutnya, hilangnya satu bungkus s4b11-s4b11 seberat 10 gram mengindikasikan adanya rekayasa hukum.

“Klien kami tidak menampik perbuatannya. Tapi kejanggalan barang bukti harus diluruskan demi keadilan,” pungkasnya.

  • Penulis: mediagramindo

Rekomendasi Untuk Anda

  • Resiko Galon Air Mengandung BPA, Ini Penjelasannya

    Resiko Galon Air Mengandung BPA, Ini Penjelasannya

    • calendar_month Senin, 25 Agt 2025
    • account_circle mediagramindo
    • visibility 134
    • 0Komentar

    Jakarta – Zat kimia Bisfenol A (BPA) yang masih banyak digunakan dalam pembuatan plastik polikarbonat menjadi perhatian dunia. Penggunaan bahan ini, yang telah berlangsung sejak tahun 1950-an, diketahui memiliki risiko besar terhadap kesehatan manusia. Menurut penelitian terbaru, sekitar 93 persen populasi global diketahui menyimpan jejak BPA dalam tubuh mereka. Data ini menimbulkan kekhawatiran serius karena […]

  • Bea Cukai Resmi Bentuk Satgas Pencegahan  dan Penindakan Barang Kena Cukai Ilegal sebagai Langkah Strategis Nasional

    Bea Cukai Resmi Bentuk Satgas Pencegahan dan Penindakan Barang Kena Cukai Ilegal sebagai Langkah Strategis Nasional

    • calendar_month Jumat, 11 Jul 2025
    • account_circle mediagramindo
    • visibility 97
    • 0Komentar

    Jakarta – Dalam upaya memberantas peredaran barang kena cukai ilegal dan meningkatkan penerimaan negara dari sektor cukai, Direktorat Jenderal Bea dan Cukai resmi membentuk Satuan Tugas (Satgas) Pencegahan dan Penindakan Barang Kena Cukai Ilegal. Pembentukan satgas ini menjadi bagian dari langkah strategis nasional yang akan beroperasi di seluruh wilayah Indonesia. Direktur Jenderal Bea dan Cukai, […]

  • Rektor UIN Ar-Raniry Apresiasi Layanan Haji 2025 yang Ramah Lansia dan Disabilitas

    Rektor UIN Ar-Raniry Apresiasi Layanan Haji 2025 yang Ramah Lansia dan Disabilitas

    • calendar_month Rabu, 14 Mei 2025
    • account_circle mediagramindo
    • visibility 211
    • 0Komentar

    BANDA ACEH — Rektor Universitas Islam Negeri (UIN) Ar-Raniry Banda Aceh, Prof. Mujiburrahman, menyatakan dukungan penuh terhadap kebijakan layanan haji tahun 2025 yang dikembangkan oleh Kementerian Agama RI. Ia menilai, layanan tersebut memberikan kenyamanan, keamanan, dan kemaslahatan bagi jamaah, terutama lansia dan penyandang disabilitas. Dalam pernyataannya di Banda Aceh, Rabu (14/05), Prof. Mujiburrahman mengapresiasi terobosan […]

  • Kebakaran Gedung Bapenda Provinsi DKI Jakarta, 65 Personil Dikerahkan

    Kebakaran Gedung Bapenda Provinsi DKI Jakarta, 65 Personil Dikerahkan

    • calendar_month Jumat, 7 Agt 2026
    • account_circle Pipin
    • visibility 187
    • 0Komentar

    Jakarta – Sebuah insiden kebakaran terjadi di gedung Kantor Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Provinsi DKI Jakarta yang berlokasi di Jalan Abdul Muis No. 66, Petojo Selatan, Gambir, Jakarta Pusat. Peristiwa ini berlangsung pada Jumat 07 Agustus 2026 malam sekitar pukul 21.30 WIB dan hingga saat ini proses pemadaman masih berlangsung. Menurut laporan dari Command Center […]

  • Tingkatkan Pendapatan Desa, Tim TP PKK Simalungun Lakukan Pembinaan

    Tingkatkan Pendapatan Desa, Tim TP PKK Simalungun Lakukan Pembinaan

    • calendar_month Senin, 30 Mar 2026
    • account_circle Admin
    • visibility 281
    • 0Komentar

    Simalungun – Tim Penggerak Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Kabupaten Simalungun melakukan kegiatan pembinaan terhadap Desa Percontohan dalam Usaha Peningkatan Pendapatan Keluarga (UP2K) di Nagori Karang Anyar, Kecamatan Gunung Maligas, Provinsi Sumatera Utara, Senin (30/03). Kegiatan yang bertujuan untuk mengentaskan kemiskinan absolut dan memperkuat kemandirian ekonomi masyarakat tersebut dipimpin Staf Ahli II PKK, Ny Yulince […]

  • Langkah Kurangi Pencemaran Udara dari Transportasi Digelar UK PACT

    Langkah Kurangi Pencemaran Udara dari Transportasi Digelar UK PACT

    • calendar_month Kamis, 27 Feb 2025
    • account_circle mediagramindo
    • visibility 424
    • 0Komentar

    MEDAN – Dinas Perhubungan Provinsi Sumatera Utara (Dishub Sumut) dan UK PACT aktif mendorong pengembangan transportasi rendah karbon yang ramah lingkungan, dan ramah disabilitas, di kawasan aglomerasi Medan, Binjai, dan Deli Serdang (Mebidang). Langkah itu disampaikan oleh Kadishub Sumut, Agustinus Panjaitan, dalam acara Achieving Inclusive Low-Emission Mobility in Indonesia, yang digelar oleh UK PACT (UK […]

expand_less