Insiden Kapal Angkatan Laut Mexico Tabrak Jembatan Brooklyn Viral di Medsos
- account_circle mediagramindo
- calendar_month Senin, 19 Mei 2025
- visibility 97
- print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
NEW YORK – Sebuah kecelakaan tragis terjadi Sabtu malam di Sungai East, Manhattan, ketika kapal latihan Angkatan Laut Meksiko menabrak Jembatan Brooklyn dalam perjalanan lawatan muhibah ke New York City.
Insiden tersebut menyebabkan dua awak kapal tewas dan sekitar 22 orang terluka, termasuk sembilan dalam kondisi serius.
Kecelakaan itu terjadi sekitar pukul 20.20 waktu setempat melibatkan Kapal Pelatihan Cuauhtémoc dengan total penumpang sebanyak 277 orang.
Menurut Sekretaris Angkatan Laut Meksiko, pejabat setempat menyatakan bahwa dua orang yang meninggal dunia merupakan bagian dari awak kapal.

Insiden bermula saat kapal meluncur di sepanjang East River sebelum tiang-tiang jembatan terkena dan patah satu per satu akibat hantaman kapal.
Akibatnya, bagian-bagian jembatan mengalami kerusakan serius, termasuk patahnya beberapa tiang penyangga. Kapal terus melaju setelah menabrak, menyebabkan kerusakan struktural yang cukup parah.
Presiden Meksiko, Claudia Sheinbaum, mengungkapkan rasa duka cita atas peristiwa tersebut. Dalam unggahan di platform X (sebelumnya Twitter), Sheinbaum menyampaikan belasungkawa kepada keluarga korban dan menyatakan bahwa pihaknya turut berduka atas meninggalnya dua awak kapal.
” Kami sangat berduka atas meninggalnya dua awak Kapal Pelatihan Cuauhtémoc, yang meninggal dalam kecelakaan malang di Pelabuhan New York. Simpati dan dukungan kami sampaikan kepada keluarga mereka,” tulis Sheinbaum.
Pihak berwenang Amerika Serikat dan Meksiko saat ini masih melakukan penyelidikan terkait penyebab kecelakaan tersebut. Sementara itu, otoritas setempat mengevakuasi dan merawat para korban luka di rumah sakit terdekat, dan dilakukan upaya penanganan kerusakan struktural pada Jembatan Brooklyn.
Peristiwa ini menimbulkan keprihatinan terkait keselamatan navigasi dan keamanan pelayaran di wilayah tersebut, terutama saat kapal-kapal besar melintasi jalur yang padat di sekitar jembatan bersejarah tersebut.
- Penulis: mediagramindo


