Ribuan Pengemudi Ojol Gelar Demo Serentak di Pulau Jawa dan Sumatera
- account_circle mediagramindo
- calendar_month Selasa, 20 Mei 2025
- visibility 93
- print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
Medan – Ribuan pengemudi ojek online (ojol) dari berbagai daerah di Pulau Jawa dan Sumatera menggelar aksi demonstrasi besar-besaran hari ini.
Aksi tersebut dilakukan secara serentak di beberapa kota besar, termasuk Medan, dengan tujuan menyampaikan aspirasi terkait kebijakan perusahaan penyedia layanan transportasi daring, Selasa (20/05).
Dalam aksi tersebut, sejumlah organisasi pengemudi ojol mengancam akan memblokir aplikasi transportasi daring selama 24 jam di berbagai kota sebagai bentuk protes terhadap potongan biaya yang dinilai terlalu tinggi. Mereka menuntut penurunan potongan biaya dari saat ini 20% menjadi 10%.
Koordinator aksi di Medan, Agam Zubir, menyampaikan bahwa program-program yang diterapkan oleh aplikator, seperti Hemat, Slot, Aceng, Hub, GBH, dan Sameday, sangat menyengsarakan kehidupan pengemudi. Ia menyebut kebijakan tersebut membuat para pengemudi kesulitan memenuhi kebutuhan keluarga.
“Program-program tersebut sangat membuat kami sengsara. Kami di sini mencari makan untuk anak dan istri,” ujarnya dengan nada penuh keprihatinan. Ia juga menyebut bahwa kebijakan tersebut dianggap tidak manusiawi dan telah menimbulkan keluhan yang meluas di kalangan pengemudi.
Selain itu, Agam menegaskan bahwa mereka datang ke Kantor Gubernur Sumatera Utara untuk meminta agar aspirasi mereka didengar dan ditanggapi oleh pemerintah daerah.

Sementara itu, perusahaan penyedia aplikasi transportasi daring menegaskan bahwa potongan biaya kepada pengemudi tidak melebihi batas 20% sesuai dengan Keputusan Menteri Perhubungan (KP) Nomor 1001 Tahun 2022. Mereka menyatakan bahwa kebijakan yang berlaku sudah sesuai regulasi yang berlaku.
Aksi unjuk rasa berlangsung secara aman dan tertib di depan Kantor Gubernur Sumatera Utara dan Jalan Diponegoro, Medan, tanpa ada insiden berarti. Para pengemudi berharap agar suara mereka dapat menjadi perhatian pemerintah dan perusahaan agar tercapai solusi yang adil bagi semua Pihak.
Aksi serupa juga digelar para pengemudi ojek daring mulai memadati kawasan Patung Kuda, Jakarta Pusat. Para pengemudi ojek dan taksi daring menggelar aksi unjuk rasa menyuarakan sejumlah tuntutan kepada pemerintah melalui Kementerian Perhubungan dan masih berlangsung di kawasan Patung Kuda.
- Penulis: mediagramindo


