Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Kadin Indonesia Khawatirkan Impor 105 Ribu Mobil Pikap dari India Bisa Ganggu Industri Otomotif Nasional

Kadin Indonesia Khawatirkan Impor 105 Ribu Mobil Pikap dari India Bisa Ganggu Industri Otomotif Nasional

  • account_circle Admin
  • calendar_month Selasa, 24 Feb 2026
  • visibility 392
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Jakarta – Dewan Pengurus Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia menyatakan keprihatinannya terkait rencana impor besar-besaran sebanyak 105.000 unit mobil pikap dari India. Menurut mereka, langkah ini berpotensi melemahkan daya saing industri otomotif lokal dan menghambat pertumbuhan sektor yang saat ini tengah mengalami tren positif di dalam negeri.

Wakil Ketua Umum Kadin Indonesia, Mufti Mubarok, menyampaikan bahwa masuknya kendaraan impor dalam jumlah besar dapat memberikan tekanan besar terhadap produsen otomotif domestik.

Saat ini, industri otomotif Indonesia tengah menunjukkan perkembangan yang baik dari sisi produksi, investasi, dan penciptaan lapangan kerja, sehingga perlu didukung dan diperkokoh, bukan justru ditekan dengan masuknya produk asing secara masif.

“Industri otomotif nasional sedang dalam masa pertumbuhan dan membutuhkan dorongan, bukan tekanan dari impor kendaraan dalam jumlah besar yang dapat mengganggu ekosistem industri dalam Negeri,” ujar Mufti, Selasa (24/02).

Lebih jauh, Mufti menambahkan bahwa kebijakan impor dalam skala besar ini berpotensi menurunkan tingkat utilisasi pabrik-pabrik lokal, menghambat masuknya investasi baru, serta berdampak negatif terhadap penyerapan tenaga kerja di sektor otomotif.

Ia menegaskan bahwa rantai pasok industri otomotif di Indonesia sangat panjang dan kompleks, meliputi manufaktur, komponen, hingga distribusi. Jika pasar domestik didominasi oleh produk impor, seluruh ekosistem industri akan terdampak secara luas.

Sebelumnya, kabar mengenai rencana impor mobil pickup dari India ini mencuat setelah perusahaan otomotif Mahindra and Mahindra Ltd. (M&M) mengumumkan akan menyuplai 35.000 unit pickup Scorpio ke Indonesia. Pengumuman resmi dari M&M dilakukan pada 4 Februari 2026.

Kemudian, pada 20 Februari 2026, Direktur Utama Agrinas, Joao, mengonfirmasi bahwa perusahaan akan mengimpor sebanyak 105.000 kendaraan dari India, yang terdiri dari 35.000 unit mobil pickup 4×4 dari M&M, serta 35.000 unit pickup 4×4 dan 35.000 unit truk roda enam dari Tata Motors.

Kebijakan ini menimbulkan kekhawatiran akan melemahnya pasar otomotif Indonesia dan berpotensi mengancam keberlangsungan produsen lokal yang sedang berupaya meningkatkan kapasitas dan inovasi produk dalam negeri.

Kadin Indonesia mendesak pemerintah untuk melakukan evaluasi mendalam terkait rencana impor ini agar industri otomotif nasional tetap kompetitif dan mampu memenuhi kebutuhan pasar domestik secara berkelanjutan.

Dukungan terhadap industri otomotif dalam negeri, termasuk penguatan regulasi dan insentif, menjadi kunci agar sektor ini tetap tumbuh dan memberikan manfaat ekonomi jangka panjang bagi Indonesia.

  • Penulis: Admin

Rekomendasi Untuk Anda

  • Tensi Tinggi di Jalan Irian Barat: Adu Mulut Tukang Parkir dan Dishub Medan

    Tensi Tinggi di Jalan Irian Barat: Adu Mulut Tukang Parkir dan Dishub Medan

    • calendar_month Sabtu, 3 Agt 2024
    • account_circle mediagramindo
    • visibility 108
    • 0Komentar

    Medan – Suasana di Jalan Irian Barat, Medan Timur, tiba-tiba tegang berawal dari pria mengendarai sepeda motor terekam kamera amatir warga yang hendak menagih uang parkir berujung terjadi adu mulut antara tukang parkir dan petugas Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Medan, Jumat (02/08). Ketegangan dua pria ini menarik perhatian para pengguna jalan Irian Barat dan warga […]

  • Oknum ASN Honorer Batubara Berujung Perbincangan Publik, Ini Sebabnya

    Oknum ASN Honorer Batubara Berujung Perbincangan Publik, Ini Sebabnya

    • calendar_month Senin, 17 Nov 2025
    • account_circle mediagramindo
    • visibility 137
    • 0Komentar

    Batubara – Sebuah insiden yang melibatkan oknum Aparatur Sipil Negara (ASN) dan honorer dari Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kabupaten Batu Bara sedang menjadi perbincangan hangat di kalangan masyarakat dan media. Kasus ini bermula dari penggerebekan di sebuah hotel di Medan yang berujung pada laporan resmi ke polisi dan menimbulkan berbagai spekulasi serta sorotan […]

  • Pastikan Semua layanan Gratis Di Rutan Kelas I Medan

    Pastikan Semua layanan Gratis Di Rutan Kelas I Medan

    • calendar_month Senin, 13 Mei 2024
    • account_circle mediagramindo
    • visibility 107
    • 0Komentar

    Medan – Dalam upaya mewujudkan pelayanan maksimal kepada keluarga yang mengunjungi Warga Binaan Permasyarakatan ( WBP) Rutan Kelas I Medan memastikan proses kunjungan harus berjalan lancar, petugas rutan Medan siap berkomitmen menolak gratifikasi. Kepala Rutan Medan, Nimrot Sihotang menyampaikan komitmen petugas rutan Medan untuk memberikan layanan yang berkualitas dan maksimal kepada keluarga WBP, Selasa (13/05). […]

  • Tengku Sri Maharaja VIII Bahas Program MBG saat Bertemu Wali Kota Medan di Even GEMES 2025

    Tengku Sri Maharaja VIII Bahas Program MBG saat Bertemu Wali Kota Medan di Even GEMES 2025

    • calendar_month Jumat, 23 Mei 2025
    • account_circle mediagramindo
    • visibility 108
    • 0Komentar

    Medan – Pemerintah Kota Medan kembali menggelar even Gelar Melayu Serumpun (GEMES). Kegiatan yang dihelat pada Rabu 21 Mei 2025 Dilaksanakan di Istana Maimon dibuka langsung oleh Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas. Tengku Syahdana yang baru dinobatkan sebagai Tengku Sri Maharaja Raja Ramunia Kesultanan Serdang turut hadir dengan menggunakan pakaian kebesaran Melayu […]

  • Suara dari 5 Negara: Kisah Exchange Participants di Balik Panggung Global Village 4.0

    Suara dari 5 Negara: Kisah Exchange Participants di Balik Panggung Global Village 4.0

    • calendar_month Sabtu, 8 Agt 2026
    • account_circle mediagramindo
    • visibility 73
    • 0Komentar

    MEDAN – Di balik gemerlap panggung Global Village 4.0, ada 11 wajah yang menjadi jantung dari seluruh rangkaian acara: para Exchange Participants (EP) yang datang dari Kenya, Vietnam, China, Swiss, dan Hong Kong. Mereka bukan sekadar peserta program, melainkan pembawa cerita dari negeri asal masing-masing, yang selama 4–6 minggu tinggal di Medan sebagai bagian dari […]

  • Orang Tua Melapor ke Polisi Terkait Aksi Komunitas Pecinta Alam di Bitung, Sulut

    Orang Tua Melapor ke Polisi Terkait Aksi Komunitas Pecinta Alam di Bitung, Sulut

    • calendar_month Rabu, 1 Okt 2025
    • account_circle mediagramindo
    • visibility 118
    • 0Komentar

    Bitung – Seorang orang tua mengajukan laporan ke pihak kepolisian terkait dugaan kekerasan yang dilakukan sebuah komunitas pecinta alam di Kota Bitung. Pelapor, Nurdiana, berharap polisi menindaklanjuti kasus tersebut hingga tuntas dan menghentikan praktik-praktik kekerasan yang diduga terjadi dalam kegiatan organisasi itu. Orang tua Nurdiana mengungkapkan bahwa dirinya tidak ingin kejadian serupa terus berulang. “Kami […]

expand_less