Kriya Sumut Makin Dikenal, Dari Desa ke Pasar Global
- account_circle mediagramindo
- calendar_month Jumat, 7 Feb 2025
- visibility 80
- print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
“Dengan melihat produk-produk yang sangat beragam dan unik, yang dapat memberikan inspirasi dan motivasi untuk terus berkreasi bagi pemegang kebijakan ataupun para pengrajin,” ucap Tyas.
Selain itu, Tyas Fatoni juga meninjau stan Kabupaten/Kota lainnya. Dirinya sangat bangga melihat produk yang dipamerkan seluruh stan Kabupaten/Kota Sumut di Inacraft.
Turut mendampingi Tyas, di antaranya Pj Wakil Ketua Harian Yulia Effendy Pohan, Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Mulyadi Simatupang dan Pj Ketua Dekranasda Kota Tebingtinggi Dara Caprina Moettaqien Hasrimi.
Tema Inacraft tahun ini adalah ‘From Smart Village to Global Market’ dengan konsep ‘Sustainability and Collaboration’. Tahun ini, Inacraft diikuti 1.061 stan, yang terdiri peserta individu sebanyak 729 peserta, peserta Kementerian/Dinas sebanyak 199 stand, BUMN 25 stand dan peserta Luar Negeri 19 stan.
Inacraft dibuka oleh Menteri Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) Maman Abdurrahman dalam sambutannya pada pembukaan Inacraft mengatakan Inacraft 2025 menargetkan transaksi sebesar Rp100 miliar dan target kontrak sebesar US$ 1,5 juta. Pada tahun 2024, transaksi Inacraft menembus Rp75 miliar.
- Penulis: mediagramindo


