MFF 2024 Segera Digelar, Expanding Creativity
- account_circle mediagramindo
- calendar_month Selasa, 19 Nov 2024
- visibility 150
- print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
“Dalam mengusung visi expanding creativity tadi, kami tetap berupaya menghadirkan film-film yang mempertegas usaha menjadikan MFF sebagai sebuah hub kreativitas di kawasan Asia, khususnya Asia Tenggara,” ungkapnya.
Official selections MFF Vol. 2 tetap diisi oleh film dari ragam negara yang mengedepankan kolaborasi kreativitas. Dari China ada “Wonderful Youth Alley-oop”, drama basket karya sutradara Ju Xingmao.
Kemudian dari Malaysia ada “Lubuk” karya Mark Lee See Teck. Lalu drama romansa produksi Indonesia – Jepang dengan judul Roman Peony, karya Alfrits John Robert. Film produksi India – Prancis “Girls Will be Girls” karya sutradara Shuchi Talathi yang memenangkan Film Terbaik kompetisi sutradara perdana di Jakarta World Cinema (JWC) 2024. Film horor dengan judul Pemukiman Setan karya Charles Gozali hingga dokumenter artis horor legendaris “Suzzanna – The Queen of Black Magic” karya David Gregory dari Severin Films, UK, yang di ko-produseri kritikus-akademisi film Ekky Imanjaya.
Selain itu MFF Vol. 2 juga akan menayangkan drama klasik Indonesia tahun 1980 karya Slamet Rahardjo yang berlokasi di Samosir, Seputih Hatinya Semerah Bibirnya dalam program kolaborasi Tribute to the Works of Hendrick Gozali beserta sejumlah film lainnya termasuk karya-karya sineas lokal Medan.
- Penulis: mediagramindo


