Tidak Ada Razia Setelah Kasus Perwira Polisi LGBT di Poldasu, Aneh ?
- account_circle mediagramindo
- calendar_month Selasa, 11 Feb 2025
- visibility 102
- print Cetak

Poldasu melalui Bidang Profesi dan Pengamanan tidak akan mengelar razia terkait Polisi LGBT.
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
MEDAN – Bidang Profesi dan Pengamanan, (Propam) Polda Sumut menyatakan tidak akan menggelar razia kelainan seksual menyimpang personel Polda Sumut, imbas terbongkarnya kasus AKBP DK, yang dipecat imbas diduga penyuka sesama jenis.
Kabid Propam Polda Sumut Kombes Bambang Tertianto menyebut, sejak rekrutmen masuk sebagai Taruna Akademi Kepolisian (Akpol) maupun Tamtama, serta Bintara sudah ada larangan.
Bahkan, dalam rekrutmen ada tes untuk mengukur, memberikan gambaran tentang kepribadian seseorang secara akurat.
“gak lah (gak ada razia). Dari pendaftaran kan memang itu dilarang sehingga kalaupun di dalam pemetaan itu tidak, sebetulnya kan kita masuk polisi gak boleh seperti itu. Kita cek tidak ada kelainan seperti itu,”kata Kabid Propam Polda Sumut Kombes Bambang Tertianto, Senin (10/2/2025).
Sebelumnya, mantan Wakil Direktur Reserse Kriminal Khusus (Wadir Krimsus) Polda Sumut AKBP Deni Kurniawan, dipecat tidak hormat dari atau Pemberhentian Tidak Dengan Hormat (PTDH) dari Kepolisian.
Ia dipecat karena diduga memiliki orientasi seksual menyimpang atau orang yang berhubungan dengan perempuan, tapi juga berhubungan dengan laki-laki.
- Penulis: mediagramindo


