Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » “Sewaktu Saya Ditangkap Mata Saya Dilakban,” Kata Warga Tanjung Balai

“Sewaktu Saya Ditangkap Mata Saya Dilakban,” Kata Warga Tanjung Balai

  • account_circle mediagramindo
  • calendar_month Kamis, 17 Jul 2025
  • visibility 123
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

TANJUNGBALAI – Tim kuasa hukum terdakwa Rahmadi, Suhandri Umar Tarigan memohon majelis hakim Pengadilan Negeri (PN) Tanjungbalai membebaskan kliennya.

Permohonan itu disampaikan kuasa hukum Rahmadi pada sidang kedua di PN Tanjungbalai dengan agenda penyampaian eksepsi, Kamis, (17/7/2025).

“Hari ini secara resmi kami selaku tim kuasa hukum Rahmadi menyampaikan eksepsi terhadap dakwaan yang dilayangkan oleh jaksa penuntut umum di Pengadilan Negeri Tanjungbalai,” ujar Suhandri Umar Tarigan.

Dalam sidang dengan nomor perkara 180/Pid.Sus/2025/PN Tjb yang dipimpin oleh Wakil Ketua PN Tanjungbalai, Karolina Selfia Sitepu, tim kuasa hukum menyampaikan keberatan atas dakwaan yang dinilai tidak memenuhi syarat formil dan materil.

“Eksepsi tersebut mencakup beberapa poin penting, termasuk dugaan ketidakjelasan dakwaan, ketidakabsahan alat bukti dan pelanggaran prosedur dalam proses penyidikan,” tegas Suhandri Umar Tarigan.

Secara mendetail, Umar menerangkan bahwa dalam proses penangkapan kliennya, sangat jelas dan nyata bahwa tudingan penyidik atas kepemilikan 10 gram sabu-sabu terhadap Rahmadi sarat dengan rekayasa.

“Hal itu dapat kami buktikan dari keterangan saksi-saksi yang telah diperiksa,” terang Umar.

Ironisnya, kata Umar, dalam proses penangkapan, kliennya diinjak-injak, ditendang bahkan matanya dilakban lalu dicekoki minuman yang diduga kuat dicampur sesuatu sehingga ketika menjalani tes urin, Rahmadi dinyatakan positif.

“Intinya penangkapan terhadap klien kami ini tidak sesuai dengan standar operasional prosedur. Maka dari itu, dalam eksepsi tadi kita memohon kepada majelis hakim untuk membebaskan Rahmadi dari segala dakwaan,” kata Umar.

Selain itu, Umar menegaskan, pihaknya tidak hanya meminta Rahmadi dibebaskan dari segala tuntutan, namun bersihkan nama baiknya.

“Setelah dibebaskan dari segala tuduhan, kami selaku tim kuasa hukum juga meminta nama baik Rahmadi dipulihkan Kembali seperti sediakala,” tegas Umar.

Dengan penyampaian eksepsi ini, proses persidangan Rahmadi memasuki babak baru di PN Tanjungbalai.

Karena selanjutnya, majelis hakim PN Tanjungbalai akan mempertimbangkan keberatan yang disampaikan oleh tim kuasa hukum terdakwa sebelum memutuskan langkah selanjutnya dalam kasus ini.

“Sidang ditunda hingga hari Selasa, 22 Juli 2025 dengan agenda mendengar tanggapan jaksa penuntut umum terhadap eksepsi yang telah disampaikan,” kata hakim ketua, Karolina Selfia Sitepu.

Sementara itu, usai menjalani sidang, Rahmadi yang sempat diwawancarai kembali menegaskan bahwa ia merupakan korban kriminalisasi.

Ketika ditanya temuan 10 gram sabu-sabu di dalam mobilnya, Rahmadi kembali menegaskan barang haram itu bukan miliknya.

“Barang bukti sabu-sabu itu bukan milik Saya. Itu diadakan oleh polisi,” katanya.

Namun Ketika ditanya apakah ia mengenal siapa polisi yang dimaksud, Rahmadi menyebutkan ia tidak mengenalnya.

“Saya tidak kenal siapa yang meletakkan sabu-sabu itu di mobil Saya sewaktu Saya ditangkap. Karena, mata Saya dilakban,” kata Rahmadi sembari digiring petugas ke mobil tahanan.

Karena itu, Rahmadi berharap hakim benar-benar bersikap adil dan profesional sehingga ia segera dibebaskan dari segala dakwaan.

Sebelumnya, penangkapan terhadap Rahmadi, warga Kota Tanjungbalai yang dituding lalu disiksa kemudian dijadikan tersangka dan ditahan di Mapolda Sumut atas kepemilikan narkotika jenis sabu-sabu seberat 10 gram tidak sesuai SOP.

Penangkapan itu terjadi pada tanggal 3 Maret 2025 sekitar pukul 21.30 dalam salah satu toko pakaian di Kelurahan Beting Kapias, Kecamatan Teluk Nibung, Kota Tanjungbalai.

Bahkan, rekaman kamera pengawas tentang penganiayaan terhadap Rahmadi saat penangkapan yang dilakukan petugas dipimpin Kanit 1 Subdit 3 Ditresnarkoba Polda Sumut viral di sejumlah platform media sosial.

Dalam video viral di sejumlah platform media sosial itu, tampak Kanit 1 Subdit 3 Ditresnarkoba Polda Sumut memukul, menendang lalu menginjak-injak Rahmadi.

Oleh karena itu, abang kandung Rahmadi melaporkan Kompol Dedy Kurniawan ke SPKT Polda Sumut pada hari Senin, 14 April 2025 atas kasus penganiayaan.

Selain itu, tim kuasa hukum Rahmadi juga melaporkan Kompol Dedy Kurniawan ke Bid Propam Polda Sumut.

Namun, hingga kini, laporan dugaan tindak pidana yang dilaporkan itu belum diproses oleh Ditreskrimum Polda Sumut.

Sedangkan laporan di Bidpropam Polda Sumut, sudah berproses dan akan naik ke tahap penyidikan.

  • Penulis: mediagramindo

Rekomendasi Untuk Anda

  • Saat Bepe Kehilangan Medali Juara Piala Presiden

    Saat Bepe Kehilangan Medali Juara Piala Presiden

    • calendar_month Senin, 19 Feb 2018
    • account_circle mediagramindo
    • visibility 82
    • 0Komentar

    Keberhasilan Persija Jakarta keluar sebagai juara Piala Presiden 2018 tak lepas dari permainan Riko Simanjuntak. Bagaimana perasaan “Si Kancil” usai merebut gelar juara pertamanya? Riko bergabung dengan Persija pada awal musim 2018 ini. Perannya pun langsung menjadi sentral karena kerap menjadi motor permainan tim asuhan Teco Cugurra tersebut. Sayang, perayaan juara Persija terganggu oleh merangseknya […]

  • Mega Proyek Kereta Cepat Whoosh Seperti Bom Waktu Rugi Trilyunan, Ini Penjelasan Bobby

    Mega Proyek Kereta Cepat Whoosh Seperti Bom Waktu Rugi Trilyunan, Ini Penjelasan Bobby

    • calendar_month Rabu, 20 Agt 2025
    • account_circle mediagramindo
    • visibility 153
    • 0Komentar

    Jakarta – Direktur Utama PT Kereta Api Indonesia (Persero) Bobby Rasyidin mengungkapkan bahwa proyek Kereta Cepat Jakarta-Bandung, Whoosh, dinilai berpotensi menjadi bom waktu bagi perusahaan jika tidak ditangani secara tepat. Ia menyatakan akan melakukan koordinasi dengan Badan Pengelola Investasi Daya Anagata Nusantara (Danantara) untuk menilik permasalahan yang ada. Pernyataan itu disampaikan Bobby dalam Rapat Dengar […]

  • Israel Luncurkan Serangan Rudal di Ibu Kota Iran, Kepulan Asap Membumbung di Teheran

    Israel Luncurkan Serangan Rudal di Ibu Kota Iran, Kepulan Asap Membumbung di Teheran

    • calendar_month Sabtu, 28 Feb 2026
    • account_circle Admin
    • visibility 440
    • 0Komentar

    Teheran – Israel dilaporkan melancarkan serangan udara di pusat kota Teheran pada hari Sabtu, dengan kepulan asap membubung dari wilayah tersebut, sebagaimana dilaporkan oleh Associated Press. Serangan ini terjadi di tengah ketegangan yang meningkat di kawasan Timur Tengah. Belum ada kepastian mengenai target spesifik dari serangan tersebut. Namun, laporan menyebutkan bahwa serangan pertama tampaknya terjadi […]

  • Bank Sumut Salurkan Bantuan Alat Kebencanaan Rp4,46 Miliar ke BPBD Sumut

    Bank Sumut Salurkan Bantuan Alat Kebencanaan Rp4,46 Miliar ke BPBD Sumut

    • calendar_month Rabu, 13 Mei 2026
    • account_circle Pipin
    • visibility 312
    • 0Komentar

    MEDAN – PT Bank Sumut (Perseroda) menunjukkan komitmen nyatanya dalam misi kemanusiaan dengan menyerahkan bantuan sarana dan prasarana penanggulangan bencana senilai Rp4,46 miliar kepada Pemerintah Provinsi Sumatera Utara. Bantuan ini diserahkan langsung melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Sumut pada Rabu (13/5). Penyerahan bantuan ini merupakan bagian dari Program Kemitraan Pilar Sosial Bank Sumut. Fokus […]

  • KPK OTT Wakil Menteri Ketenagakerjaan Immanuel Ebeneer Gerungan, Diduga Terjaring Sekitar 20 Orang

    KPK OTT Wakil Menteri Ketenagakerjaan Immanuel Ebeneer Gerungan, Diduga Terjaring Sekitar 20 Orang

    • calendar_month Kamis, 21 Agt 2025
    • account_circle mediagramindo
    • visibility 151
    • 0Komentar

    Jakarta – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) membenarkan bahwa Wakil Menteri Ketenagakerjaan Immanuel Ebenezer Gerungan, yang juga dikenal dengan sebutan Noel, ditangkap dalam operasi tangkap tangan (OTT) pada Rabu malam, 20 Agustus 2025. “Benar,” kata Wakil Ketua KPK Fitroh Rohcahyanto saat dihubung, Kamis (21/08). Ia membenarkan kabar bahwa Noel ditangkap KPK dikutip dari detikcom. OTT tersebut […]

  • Wali Kota Medan Datangi Kantor Dandenpom I/5 Medan Bangun Sinergisitas

    Wali Kota Medan Datangi Kantor Dandenpom I/5 Medan Bangun Sinergisitas

    • calendar_month Jumat, 7 Mar 2025
    • account_circle mediagramindo
    • visibility 143
    • 0Komentar

    MEDAN – Di awal menjabat, guna meningkatkan sinergisitas sekaligus mempererat rasa kekeluargaan antarunsur Forkopimda, Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas berkunjung ke Detasemen Polisi Militer (Denpom) I/5, Jumat (7/5/2025). Kedatangan Rico Waas disambut hangat oleh Komandan Denpom I/5 Medan, Letkol. CPM Hanri Wira Kusuma dan segenap jajarannya. Turut dalam kunjungan silaturahmi ini antara […]

expand_less