Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Tiga Pelaku Penganiayaan Bocah di Palas Resmi Jadi Tersangka

Tiga Pelaku Penganiayaan Bocah di Palas Resmi Jadi Tersangka

  • account_circle mediagramindo
  • calendar_month Rabu, 13 Agt 2025
  • visibility 170
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Padanglawas – Tiga pelaku penganiayaan terhadap bocah berinisial R (10) di Padanglawas, yakni LN dan kedua anaknya AN serta MN, resmi ditetapkan sebagai tersangka. Saat ini, ketiga tersangka telah ditahan di Polres Palas setelah dilakukan penyelidikan yang mendalam.

Menurut keterangan Kasi Humas Polres Palas, Bripka Ginda K Pohan, penangkapan dilakukan oleh Tim Opsnal Polres Palas di kediaman tersangka di Desa Sibuhuan Jae, Barumun pada Selasa malam (12/8/2025) sekitar pukul 22.30 WIB.

“Penyidik sudah merasa cukup dengan pemeriksaan dan langsung melakukan penahanan,” ujarnya.

Lebih lanjut, Ginda menyatakan bahwa proses pemeriksaan terhadap ketiga tersangka akan terus dilakukan secara intensif.

“Kami masih terus mengembangkan kasus ini. Jika dalam pemeriksaan lanjutan ditemukan bukti kuat lainnya, tidak menutup kemungkinan akan ada tersangka baru,” tegas Ginda.

Kekerasan terhadap bocah R terjadi ketika ia diduga mencuri jajanan di warung milik LN. Merasa tidak terima, LN bersama anak-anaknya mengikat kaki dan tangan anak tersebut, serta menyundut tubuh korban menggunakan rokok sebanyak lima kali di berbagai bagian tubuhnya.

Ayah korban, Damhuri Hasibuan, melaporkan kejadian ini ke Polres Palas pada 27 Juni 2025 setelah mengetahui tindakan kekerasan yang dialami putrinya. Dalam laporan polisi, hanya Leman Nasution yang tercantum sebagai terlapor.

“Kami melapor satu orang terlebih dahulu karena polisi menyatakan bisa mengembangkan ke pelaku lainnya,” ungkap Damhuri kepada wartawan, Rabu (13/08).

Damhuri yang sehari-hari bekerja mencari kayu bakar ke hutan jarang berada di rumah, sehingga kondisi keluarga mereka dinilai rentan. Saat ini, R tinggal bersama ayahnya di rumah orang tua Damhuri, sementara ibunya telah menikah lagi dan tinggal di Kecamatan Hutaraja Tinggi.

Orang tua R telah menunjuk Sutan Harahap sebagai kuasa hukum untuk mendampingi dalam proses hukum ini.

“Kami menuntut kompensasi sebesar Rp40 juta atas trauma fisik dan psikis yang diterima anak kami. Namun pihak pelaku justru menuduh anak kami mencuri dan meminta denda sebesar Rp 15 juta,” tegas Sutan

Kepala Desa Sibuhuan Jae, Mirhan AT Hasibuan, mengonfirmasi adanya upaya mediasi antara pihak korban dan terlapor, yang juga dihadiri oleh tokoh masyarakat dan BPD. Meski demikian, upaya mediasi tidak membuahkan hasil.

“Saya sempat mengirim anak-anak Naposo Bulung untuk membuka tali yang mengikat korban, tetapi Leman menolak dan meminta agar Damhuri menandatangani perjanjian damai senilai Rp 15 juta terlebih dahulu,”

  • Penulis: mediagramindo

Rekomendasi Untuk Anda

  • Polisi Grebek Markas Judol di Komplek TNI, Ini Kata KASAD

    Polisi Grebek Markas Judol di Komplek TNI, Ini Kata KASAD

    • calendar_month Rabu, 7 Okt 2026
    • account_circle Pipin
    • visibility 61
    • 0Komentar

    JAKARTA – Polisi menggerebek rumah di Kompleks Perumahan Angkatan Darat (KPAD) Jalan Sederhana 7, Cijantung, Pasar Rebo, Jakarta Timur yang diduga jadi markas judi online (judol), Minggu (4/10/2026) pukul 07.30 WIB. Sebanyak 11 orang operator judol diamankan. Polisi menyita 32 unit PC, 14 HP, dan 9 KTP dari lokasi. Rumah tersebut diketahui milik Kasi Intel […]

  • Silaturahmi Terjaga, Titipan Aman: Layanan Kunjungan dan Penitipan Barang di Rutan Rantau

    Silaturahmi Terjaga, Titipan Aman: Layanan Kunjungan dan Penitipan Barang di Rutan Rantau

    • calendar_month Selasa, 29 Apr 2025
    • account_circle mediagramindo
    • visibility 101
    • 0Komentar

    Rantau – Dalam rangka memberikan pelayanan yang maksimal kepada masyarakat, Rutan Kelas IIB Rantau terus menjalankan layanan kunjungan dan penitipan barang dengan tertib dan teratur. Pada Selasa (29/04), kegiatan berlangsung lancar dengan pengawasan ketat dari petugas jaga dan pelayanan, demi memastikan keamanan serta kenyamanan bagi keluarga Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP). Layanan ini menjadi salah satu […]

  • Nekat! Pelajar di Tanjungbalai Dirampok di Depan Gerbang Sekolah, Pelaku Todong Pisau

    Nekat! Pelajar di Tanjungbalai Dirampok di Depan Gerbang Sekolah, Pelaku Todong Pisau

    • calendar_month Senin, 21 Sep 2026
    • account_circle Pipin
    • visibility 139
    • 0Komentar

    TANJUNGBALAI – Aksi perampasan telepon genggam milik seorang pelajar terjadi di depan pintu gerbang sekolah di Jalan Imam Bonjol, Kota Tanjungbalai, Sumatera Utara, pada Senin (21/9/2026) pagi. Pelaku nekat mengancam korban menggunakan senjata tajam (sajam) jenis pisau di tengah ramainya aktivitas warga sekitar. Berdasarkan rekaman kamera pengawas (CCTV) di lokasi kejadian, terlihat seorang pria tak […]

  • Rutan Kelas I Medan Terima Kunjungan Kerja Staff Khusus Menteri Imipas

    Rutan Kelas I Medan Terima Kunjungan Kerja Staff Khusus Menteri Imipas

    • calendar_month Rabu, 5 Mar 2025
    • account_circle mediagramindo
    • visibility 123
    • 0Komentar

    Medan – Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas I Medan menerima kunjungan kerja Staf Khusus Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan Bidang Komunikasi dan Media, Ir. Abdullah Rasyid, M.E. Di tengah suasana Ramadan, kunjungan ini bertujuan untuk memonitor pelayanan yang ada di Rutan I Medan termasuk kesiapan petugas, guna memastikan pelayanan tetap prima selama bulan suci ramadan. Selasa […]

  • Mengukir Dibalik Jeruji Besi, Pesanan Motif Werkudara, Baladewa dan Gunungan Proses Finishing

    Mengukir Dibalik Jeruji Besi, Pesanan Motif Werkudara, Baladewa dan Gunungan Proses Finishing

    • calendar_month Minggu, 2 Feb 2025
    • account_circle mediagramindo
    • visibility 173
    • 0Komentar

    Medan – Ukiran kayu Pewayangan yang dibuat oleh Warga binaan Rutan Kelas I Medan patut di acungkan jempol, ketelitian dan kesabaran proses pengerjaan dibutuhkan kurang lebih 2 minggu untuk hasil yang maksimal, Minggu (02/01). Pemilihan kayu untuk bahan ukiran tidak lah sembarang, bahan kayu yang dipilih harus memiliki serat yang kuat, agar saat finishing nanti […]

  • Tambang Emas Ilegal di Pulo Padang Longsor, Seorang Warga Tewas

    Tambang Emas Ilegal di Pulo Padang Longsor, Seorang Warga Tewas

    • calendar_month Selasa, 27 Mei 2025
    • account_circle mediagramindo
    • visibility 103
    • 0Komentar

    Mandailing Natal – Seorang warga tewas setelah tambang emas ilegal di Pulo Padang, Desa Simpang Durian, Kecamatan Lingga Bayu, Kabupaten Mandailing Natal, mengalami longsor pada Minggu (25/5/2025). Peristiwa tragis ini menambah daftar panjang bahaya kegiatan penambangan ilegal yang terus marak di daerah tersebut. Korban berinisial Abi (25), warga Desa Ampung Siala, Kecamatan Batang Natal, diketahui […]

expand_less