21 Pac Desak PAW ke David Roni Ganda Sinaga yang viral berkelahi dengan anggota DPRD Medan lainnya
- account_circle mediagramindo
- calendar_month Jumat, 21 Mar 2025
- visibility 97
- print Cetak

Ketua-ketua PAC dari 21 Kecamatan se-Kota Medan mendesak pimpinan PAW-kan David Roni Ganda Sinaga yang viral berkelahi dengan anggota DPRD Medan, Dodi Simangunsong yang viral di sosial media, Jumat (21/3/2025)
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
MEDAN – Nama anggota DPRD Medan David Roni Sinaga didesak internal partai PDIP untuk diproses diberikan sanksi. Hal ini menyusul tindakan yang mencoreng nama PDIP, setelah David Roni Sinaga berkelahi dengan anggota DPRD Medan Dodi Robert Simangunsong hingga viral di media sosial.
Dari internal partai, sebanyak 21 PAC PDIP merasa ikut malu dengan tindak tanduk David Roni Sinaga. David dinilai telah melanggar kode etik dan instruksi pimpinan partai.
“Kami kumpul ketua-ketua PAC se-Kota Medan Sikapi kejadian kejadian tanggal 18 Maret 2025 yang mana salah satu kader kami saudara David adu jotos. Jadi kami sudah berembuk di hari ini tindakan menyesali yang dilakukan oleh anggota Fraksi dari PDI Perjuangan Kota Medan,” kata Ketua PAC PDIP Helvetia, Jonlys Purba didampingi puluhan Ketua PAC lainnya
Lanjut Jonlys, tindakan Davis tidak mengikuti instruksi dari ketua umum. Jadi, PAC disini sudah sepakat betul-betul minta kepada DPC agar segera memanggil David, dan meminta kepada DPD dan DPP partai untuk mengevaluasi dan mem-PAW (Pergantian Antar Waktu)-kan David.
“Kami itu telah tertulis bahwasanya tindak David itu telah melanggar AD/ART partai saat ini. Secara mekanisme partai yang bisa PAW-kan adalah DPP Partai. Kami hanya bisa mendesak dengan memberikan bukti-bukti yang ada dan meminta tahapan-tahapan yang ada di partai kami, apakah itu DPC, DPD, DPP Partai. Semua keputusan PAW atas yang telah kami lakukan ini itu berpulang kepada DPP partai yaitu Ibu Megawati Soekarno Putri, “katanya
“Selain membuat mengirimkan membuat tertulis, rekaman yang ada di DPRD serta bukti laporan kepolisian pada bulan November 2020 dimana David melakukan penganiayaan. Desakan ini 21 PAC se+Kota Medan,” pungkasnya.
Bukti desakan meminta PAW untuk David dibuktikan dengan pembubuhan tanda tangan dari 21 Ketua PAC PDIP.
Imbas perkelahian dua anggota DPRD Medan berbuntut panjang. Ketua DPC PDI Perjuangan Kota Medan, Hasyim, menilai peristiwa perkelahian antara David Roni Ganda Sinaga (PDIP) dan Dodi Robert Simangunsong (Partai Demokrat) yang viral ke publik sudah mencoreng nama baik lembaga DPRD Medan.
“Dari kita (PDI Perjuangan) menyesali kejadian ini, apalagi berada di Kantor DPRD Medan dan saat bertugas. Ini menimbulkan preseden buruk ,” kata Hasyim, Rabu (19/3/2025).
Secara internal partai, perkelahian yang melibatkan satu kadernya, Hasyim telah meminta Ketua Fraksi PDIP Robi Barus untuk segera meminta klarifikasi dari David Roni Ganda Sinaga. Karena David dinilai membawa nama PDIP.
“Harus dipahami bersama, bahwa status saudara David bagian yang tidak terpisahkan dari partai, karena secara tidak langsung Fraksi PDI Perjuangan merupakan satu kesatuan dengan PDI Perjuangan. Tindakan itu jelas, telah mencoreng nama baik partai,” kata Hasyim.
Hasyim juga mengingatkan, hasil klarifikasi yang diambil oleh Ketua Fraksi PDIP DPRD Kota Medan harus segera dilaporkan ke DPC PDI Perjuangan Medan. Hasyim meminta Badan Kehormatan Dewan (BKD) DPRD Kota Medan segera memeriksa kedua anggota dewan.
“Atas peristiwa ini, maka kedua dewan harus diperiksa BKD karena ini melibatkan dua partai,” katanya.
Hasyim menyebut, tidak tertutup kemungkinan sanksi dan proses PAW akan diterima David Roni Ganda Sinaga. Akan tetapi, pihaknya masih menunggu hasil rekomendasi Fraksi dan BKD, berikut kader-kader yang ada.
“Kita tidak bisa menentukan atau mengambil keputusan untuk Pergantian Antar Waktu (PAW) karena ini putusan DPD dan DPP. Saat ini kita belum bisa merekomendasikan itu karena harus menunggu hasil pemeriksaan Fraksi dan BKD. Hasilnya nanti akan disampaikan kepada DPD untuk diteruskan ke DPP,” tutup Hasyim.
Sebelumnya, Dua anggota DPRD Medan terlibat perkelahian di gedung DPRD Medan. Keduanya terlibat baku hantam di toilet lantai 3 DPRD Kota Medan, Selasa (18/3/2025)
Kedua anggota dewan itu adalah David Roni Ganda Sinaga (PDIP) dan Dody Simangunsong (P. Demokrat). Keduanya sama-sama duduk di Komisi III DPRD Medan.
Menurut sumber yang menyaksikan, pertikaian keduanya terjadi saat David berjalan ke kamar mandi. Di saat bersamaan diikuti oleh Dody.
“Tiba-tiba Dody mengeluarkan kata-kata yang membuat David tidak senang. Pertengkaran pun terjadi, David dan Dody ribut mulut hingga ke kamar mandi. Tendang-tendangan,” ujar sumber yang minta tidak disebut namanya.
Di kamar mandi menurut saksi mata mereka sempat saling tendang dan memukul. Perkelahian baru berhenti setelah beberapa tim pengaman (sekuriti) DPRD Kota Medan segera mengamankan keduanya dan membawa masuk kembali ke ruangan komisi III DPRD Medan.
“Tadi dipisahkan sama sekuriti,” katanya.
- Penulis: mediagramindo


