Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Tikam Rekan Senegaranya, Lima WNI Terancam Hukuman Mati di Negeri Jiran

Tikam Rekan Senegaranya, Lima WNI Terancam Hukuman Mati di Negeri Jiran

  • account_circle mediagramindo
  • calendar_month Senin, 9 Jun 2025
  • visibility 102
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

KLUANG, Malaysia – Polisi Malaysia berhasil mengamankan lima warga negara Indonesia berusia antara 21 hingga 31 tahun terkait dugaan penusukan yang menyebabkan seorang warga Indonesia meninggal dunia di perkebunan sawit, Desa Paloh, Distrik Kluang, Johor.

Kejadian ini terjadi pada Sabtu pagi dan langsung menimbulkan perhatian publik serta aparat penegak hukum di kedua negara.

Menurut Kepala Kepolisian Kluang, Asisten Komisaris Polisi Bahrin Mohd Noh, pihaknya menerima laporan terkait peristiwa penusukan tersebut pada hari Sabtu, 9 Juni 2025.

“Sekitar pukul 9.36 pagi, Markas Besar Kepolisian Kluang menerima informasi tentang seorang warga negara asing (Indonesia), berusia sekitar 30-an, yang dibawa ke Rumah Sakit Enche’ Besar Hajjah Khalsom dan dinyatakan meninggal dunia akibat luka tusuk di dada kiri,” ujarnya sebagaimana dikutip dari kantor berita Malaysia, Bernama.

Dari hasil penyelidikan awal, tim dari Departemen Investigasi Khusus (D9) Markas Besar Kepolisian Johor, bekerja sama dengan Divisi Investigasi Kriminal Kluang dan petugas dari Kantor Polisi Paloh, berhasil mengamankan lima orang tersangka dari sekitar lokasi kejadian. Hingga saat ini, identitas korban maupun pelaku belum diumumkan ke publik.

Bahrin Mohd Noh menyampaikan bahwa kelima tersangka tidak memiliki catatan kriminal sebelumnya dan hasil tes urine narkotika terhadap mereka menunjukkan hasil negatif. Mereka kini ditahan selama tujuh hari sejak hari Minggu, 8 Juni 2025, guna keperluan penyelidikan lebih lanjut.

Kasus ini sedang diselidiki berdasarkan Pasal 302 KUHP Malaysia, yang mengatur tentang pembunuhan dan dapat berujung pada hukuman mati sesuai ketentuan hukum di Malaysia.

Pihak berwenang masih terus melakukan pengumpulan bukti dan pemeriksaan mendalam terhadap para tersangka untuk mengungkap motif dan rangkaian kejadian tersebut.

Hingga berita ini diturunkan, identitas korban dan pelaku masih dalam proses identifikasi dan belum dipublikasikan secara resmi. Kasus ini menjadi perhatian serius kedua negara dan diharapkan dapat segera terungkap lengkap agar keadilan dapat ditegakkan.

  • Penulis: mediagramindo

Rekomendasi Untuk Anda

  • Edy Rahmayadi Minta Restu Ibu Sebagai Bakal Gubernur Sumatera Utara.

    Edy Rahmayadi Minta Restu Ibu Sebagai Bakal Gubernur Sumatera Utara.

    • calendar_month Kamis, 29 Agt 2024
    • account_circle mediagramindo
    • visibility 99
    • 0Komentar

    Medan – Bakal Calon Gubernur Sumatera Utara, Edy Rahmayadi menemui kedua mertua dan ibunda tercinta sebelum berangkat untuk mendaftarkan diri sebagai Calon Gubernur Sumatera Utara bersama pasangannya, H. Hasan Basri Sagala ke kantor KPU Sumatera Utara. Hal itu diketahui melalui postingan di akun Instagram pribadinya yang diupload pada Kamis (29/08) siang. Pada postingan tersebut, pria […]

  • One on One Fighting Berujung Laporan Polisi, Tapi P21 Hanya Satu

    One on One Fighting Berujung Laporan Polisi, Tapi P21 Hanya Satu

    • calendar_month Minggu, 11 Agt 2024
    • account_circle mediagramindo
    • visibility 133
    • 0Komentar

    ASAHAN – Herannya Jupri Purba (59), warga Jl HM Yamin, Kabupaten Asahan Sumatera Utara terkait laporan polisi yang dibuat masing-masing pelaku perkelahian hanya satu yang P21, Minggu (11/08). Buktinya, Jupri yang membuat laporan di Polres Asahan dengan Nomor: STTLP/349/V/2024/SPKT/POLRES ASAHAN/POLDA SUMATRA UTARA seakan tidak manfaatnya, anehnya justru orang yang dilaporkan Jupri yang juga membuat laporan […]

  • Mobil Pemudik Viral Gandeng Sepeda Motor

    Mobil Pemudik Viral Gandeng Sepeda Motor

    • calendar_month Senin, 31 Mar 2025
    • account_circle mediagramindo
    • visibility 114
    • 0Komentar

    Jakarta – Viral di Media Sosial mobil pemudik berwarna putih mengandeng sepeda motor dijalan lintas provinsi, Senin (31/03). Mobil putih dengan plat polisi seri G terekam kamera pengendara lainnya melaju dengan kondisi mengandeng sepeda motor metik berplat polisi seri B dibelakang mobil tersebut. Dalam video yang diunggah fakta.jakarta itu terlihat pengendara lainnya yang menggunakan sepeda […]

  • Pihak Berwenang Pastikan Tidak Ada Keterlibatan Armed

    Pihak Berwenang Pastikan Tidak Ada Keterlibatan Armed

    • calendar_month Jumat, 9 Agt 2024
    • account_circle mediagramindo
    • visibility 88
    • 0Komentar

    Medan – Beredar video pertengkaran mulut antara anggota Yonarmed serta diwarnai keributan di Jalan KH. Wahid Hasyim yang terjadi pada Kamis dini hari, 8 Agustus 2024. Insiden ini melibatkan pengemudi mobil Fortuner Putih dengan nomor polisi BK 1804 *M dan pasangan suami istri yang mengendarai sepeda motor, Jumat (09/08). Dalam video yang beredar terdengar suara […]

  • RS Mitra Sejati di Demo Terkini Dugaan Malpraktik

    RS Mitra Sejati di Demo Terkini Dugaan Malpraktik

    • calendar_month Senin, 24 Mar 2025
    • account_circle mediagramindo
    • visibility 69
    • 0Komentar

    MEDAN – Puluhan orang yang tergabung dalam Jaringan Pemuda dan Mahasiswa (JPM) Deli Serdang mengelar unjuk rasa ke balai kota Medan. Massa mendesak Pemko Medan mengusut tuntas dugaan malpraktik dan perizinan di Rumah Sakit Mitra Sejati, Senin (24/3/2025). Koordinator aksi, Samuel menyampaikan kedatangan mereka sebagai bentuk rasa kemanusiaan dan kontrol sosial atas dugaan malpraktik di […]

  • Laporkan Kepsek ke Poldasu Berujung Pelajar Siswi Tinggal Kelas

    Laporkan Kepsek ke Poldasu Berujung Pelajar Siswi Tinggal Kelas

    • calendar_month Sabtu, 22 Jun 2024
    • account_circle mediagramindo
    • visibility 89
    • 0Komentar

    Medan – Laporkan sejumlah praktek pungutan liar dan korupsi yang diduga dilakukan oleh Kepala Sekolah SMA Negeri 8 Kota Medan ke Polda Sumatera Utara. Seorang siswi ditinggalkan kelas oleh pihak sekolah, padahal nilai yang didapat oleh siswi MSF ini cukup bagus dan memuaskan. Tidak terima oleh tindakan pihak sekolah, orang tua korban pun menggeruduk kantor […]

expand_less