Tiga Nelayan Hilang di Perairan Tanjung Bangsi Ditemukan di Perairan Malaysia
- account_circle mediagramindo
- calendar_month Jumat, 13 Jun 2025
- visibility 100
- print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
Labuhanbatu – Setelah lima hari dinyatakan hilang, tiga nelayan tradisional asal Kabupaten Labuhanbatu akhirnya ditemukan dalam keadaan selamat di perairan Malaysia. Pencarian yang dilakukan oleh tim gabungan dan bantuan nelayan setempat membuahkan hasil, dan ketiganya kini telah kembali ke rumah dalam kondisi sehat.
Menurut keterangan Sarpina Ritonga, istri Abdul Rahman Nasution (50), salah satu nelayan yang hilang, ketiga korban, Abdul Rahman, Samsul Rizal (53), dan Ridho (30) ditemukan oleh nelayan Malaysia pada hari Rabu (11/6/2025). Mereka kemudian dievakuasi dan dibawa ke Pulau Jemur, Indonesia, sebelum akhirnya kembali ke Panipahan, Rokan Hilir, tepat di perbatasan Indonesia-Malaysia, Jumat (13/06).
Sarpina menceritakan bahwa insiden bermula saat mesin perahu mereka mengalami kerusakan pada baling-baling, yang menyebabkan perahu terombang-ambing di laut selama tiga hari. Ketiganya kemudian berusaha bertahan dengan mendayung ke pulau terdekat dan memasang terpal sebagai layar sederhana untuk mengurangi beban menunggu bantuan.
Namun, angin yang berembus kuat justru membawa mereka ke arah utara, mendekati perbatasan negara, hingga akhirnya ditemukan nelayan Malaysia yang sedang melakukan aktivitas di perairan tersebut. Setelah dievakuasi, mereka dibawa kembali ke Pulau Jemur dan kemudian ke daratan Panipahan.

Sarpina mengungkapkan rasa syukurnya atas keselamatan suaminya dan dua rekannya, serta terima kasih kepada para nelayan, TNI AL, Polisi, dan BPBD Labuhanbatu yang turut membantu dalam proses pencarian. Ia menyampaikan bahwa tanpa bantuan dari semua pihak, keluarganya mungkin tidak akan pernah bertemu kembali.
Sebelumnya, ketiga nelayan hilang setelah berangkat melaut sekitar pukul 15.00 WIB pada Rabu (4/6/2025) untuk mencari ikan pelagis seperti gembung dan senangin. Mereka terakhir diketahui berada di perairan Tanjung Bangsi, setelah menjemput Ridho di Panipahan untuk memperbaiki mesin perahu yang rusak.
Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Labuhanbatu bersama aparat gabungan lainnya segera melakukan pencarian setelah menerima laporan hilangnya ketiga nelayan. Pencarian difokuskan di titik koordinat terakhir di sekitar 240’59.0″N 10007’56.9″E, meskipun kondisi cuaca kurang bersahabat.
Hingga akhir pencarian, keberadaan ketiga nelayan dan perahu mereka berhasil ditemukan di perairan Malaysia, mengakhiri pencarian yang penuh tantangan tersebut. Kini, mereka tengah dalam proses pemulihan dan kembali berkumpul dengan keluarga di kampung halaman.
- Penulis: mediagramindo


