352 Siswa di Lombok Tengah Diduga Keracunan MBG, SPPG Terancam Disuspend
- account_circle Pipin
- calendar_month Jumat, 11 Sep 2026
- visibility 50
- print Cetak

Ratusan Pelajar di Lombok Dilarikan ke Rumah Sakit Usai Menyantap MBG, Jumat (11/09).
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
LOMBOK – Sebanyak 352 siswa SD dan Madrasah Tsanawiyah (MTs) di Kecamatan Batukliang, Kabupaten Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat (NTB), diduga mengalami keracunan massal. Insiden ini diduga terkait konsumsi menu kebab ayam dari program Makanan Bergizi Gratis (MBG).
Para siswa mulai merasakan gejala mual, muntah, pusing, dan sakit perut tak lama setelah menyantap makanan yang dibagikan pada Jumat, 11 September 2026 pukul 09.00 WITA.
Korban berasal dari lima sekolah, yaitu SDN 2 Lendang Tampel, SDN Beber, SDN Repoq Puyung, SDN Mertak Kesambik, dan MTs Qudwatun Hasanah.
Berdasarkan data Tim Surveilans Dinas Kesehatan Lombok Tengah, seluruh korban dilarikan ke empat puskesmas terdekat. Rinciannya:
1. Puskesmas Pringgarata: 144 orang
2. Puskesmas Aik Darek: 124 orang
3. Puskesmas Mantang: 67 orang
4. Puskesmas Bagu: 17 orang
Dokter Penanggung Jawab Medis Puskesmas Pringgarata, dr. Dessy Jumianita, mengatakan hingga pukul 12.30 WITA pihaknya menangani 179 siswa dari SDN Beber.
“Berdasarkan informasi yang kami dapatkan pukul 11.05 WITA, ada siswa yang dibawa ke sini dengan keluhan mual, muntah, sakit perut dan pusing. Itu informasinya setelah makan MBG di sekolahnya,” ujar Dessy, Jumat (11/9/2026).
- Penulis: Pipin


