Alfamart Catat 20.120 Gerai Lampaui Target Awal
- account_circle mediagramindo
- calendar_month Kamis, 22 Mei 2025
- visibility 202
- print Cetak

foto : Kenangan Lubuklinggau Sumatera Selatan, Kamis (22/05).
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
Tangerang – PT Sumber Alfaria Trijaya, perusahaan ritel yang mengelola jaringan toko Alfamart, mengumumkan pencapaian ekspansi signifikan selama tahun 2024.
Perusahaan mencatat penambahan 1.033 gerai baru, melampaui target awal sebanyak 1.000 gerai yang telah ditetapkan. Dengan pencapaian ini, total jumlah gerai Alfamart mencapai 20.120 gerai, sementara total gerai ritel yang tersebar di seluruh Indonesia termasuk entitas anak mencapai 23.277 gerai, Kamis (22/05).
Dalam acara Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) tahunan yang berlangsung di kantor pusat Alfamart, Tangerang, Banten, Corporate Secretary PT Sumber Alfaria Trijaya, Tomin Widian, menyampaikan bahwa ekspansi ini memperkuat posisi perusahaan dalam memperluas jangkauan layanan ke berbagai kota dan daerah strategis, termasuk wilayah berkembang yang memiliki potensi pertumbuhan tinggi.
Selain ekspansi jaringan toko, perusahaan juga menunjukkan kinerja keuangan yang positif. Tomin Widian melaporkan bahwa pendapatan perusahaan mencapai Rp118,23 triliun pada tahun 2024, meningkat sebesar 10,55 persen dari tahun sebelumnya.
Laba bruto perseroan juga naik sebesar 9,97 persen menjadi Rp25,37 triliun, seiring dengan peningkatan penjualan dan jumlah gerai. Sementara itu, laba bersih yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk tetap positif, yaitu sebesar Rp3,15 triliun.
Keberhasilan ini sejalan dengan data ekonomi nasional yang menunjukkan tren pertumbuhan yang stabil. Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat bahwa ekonomi Indonesia tumbuh sebesar 5,03 persen pada 2024, didukung oleh konsumsi domestik yang tetap stabil serta peningkatan investasi, khususnya di sektor jasa lainnya yang mengalami pertumbuhan tertinggi sebesar 11,36 persen.
Data Bank Indonesia juga menunjukkan bahwa Indeks Penjualan Riil (IPR) pada Februari 2024 mencapai 214,1, meningkat 6,4 persen dibandingkan bulan sebelumnya, menandakan adanya peningkatan dalam penjualan ritel modern.
Menatap tahun 2025, PT Sumber Alfaria Trijaya optimistis terhadap prospek industri ritel yang terus berkembang. Presdir perusahaan, Anggara Hans Prawira, menyatakan bahwa pertumbuhan diperkirakan mencapai 5 persen, didukung oleh kolaborasi antara ritel modern dan toko tradisional, serta program-program pemerintah untuk pemulihan sektor UMKM.
Dalam upayanya menjaga keberlanjutan dan tata kelola perusahaan yang baik, perseroan terus memperkuat efektivitas sistem operasional dan meningkatkan transparansi.
Anggara menambahkan, perusahaan berkomitmen pada pengembangan sistem yang akuntabel dan mampu beradaptasi terhadap dinamika industri ritel, serta meningkatkan kualitas pelaporan dan pengungkapan informasi kepada pemegang saham maupun regulator.
Dengan pencapaian tersebut, PT Sumber Alfaria Trijaya menegaskan komitmennya dalam memperkuat posisi sebagai pemimpin industri ritel modern di Indonesia, sekaligus mendukung pertumbuhan ekonomi nasional yang berkelanjutan.
- Penulis: mediagramindo


