Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Dua Pria Kelaparan di Hutan Usai Rampok 1 Milyar, Kok Bisa

Dua Pria Kelaparan di Hutan Usai Rampok 1 Milyar, Kok Bisa

  • account_circle mediagramindo
  • calendar_month Sabtu, 6 Sep 2025
  • visibility 102
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Kalteng – Dua pria mencuri uang Rp 1 miliar dan kabur ke dalam hutan di Lamandau, Kalimantan Tengah (Kalteng). Mereka akhirnya kelaparan di dalam hutan dan diserahkan ke polisi.

“Mengamankan dua orang pelaku pencurian dan barang buktinya, yang mana kejadian pencurian tersebut sempat viral di media sosial karena kerugian sebesar Rp 1 miliar,” kata Kapolres Lamandau AKBP Joko Handono dalam unggahan di akun Instagram Polres Lamandau, @polres_lamandau, Sabtu (06/09).

Pencurian itu dilakukan di Pangkalan Bun, Kabupaten Kotawaringin Barat, Kalbar, pada Senin (11/8). Kedua pelaku berupaya menghilangkan jejak dan menghindari kejaran polisi dengan kabur ke hutan.

Penangkapan itu terjadi pada hari Jumat (5/9/2025) sekitar pukul 01.30 WIB. Kedua pelaku sempat melarikan diri ke arah Kalimantan Barat melalui wilayah Kabupaten Lamandau.

Untuk menghindari kejaran petugas, keduanya masuk ke dalam hutan. Namun, upaya bersembunyi itu justru membuat mereka kelaparan hingga akhirnya terlihat oleh warga dan dilaporkan ke polisi.

“Pelaku akhirnya diamankan oleh Polsek Delang setelah warga mencurigai keberadaannya di sekitar pedukuhan,” ungkap salah satu sumber.

Kasat Reskrim Polres Lamandau, AKP John Digul, membenarkan penangkapan tersebut.

Ia menjelaskan, keberhasilan ini berkat kerja sama Unit Resmob Satreskrim Polres Kotawaringin Barat yang mendapat dukungan dari Subdit III Jatanras Ditreskrimum Polda Kalteng, Resmob Lamandau, dan Polsek Delang.

“Dua orang laki-laki dewasa telah kami amankan, mereka diduga kuat sebagai pelaku pencurian dengan pemberatan di wilayah Pangkalan Bun,” ujarnya.

Kasus ini berawal pada Selasa (11/8/2025) sekitar pukul 10.47 WIB. Korban yang baru saja mengambil uang dari Bank BRI Cabang Pangkalan Bun memarkir mobilnya di depan Hotel Alibaba, Jalan P. Antasari, Kelurahan Baru, Kecamatan Arsel, Kabupaten Kotawaringin Barat.

Saat korban singgah ke rumah makan di seberang hotel, tukang parkir memberi tahu bahwa kaca mobil Pajero putih bernomor polisi KH 1933 RE miliknya telah pecah. Setelah dicek, uang tunai senilai Rp1 miliar yang disimpan di dalam mobil sudah raib.

Dari tangan pelaku, polisi mengamankan sejumlah barang bukti, di antaranya uang tunai (masih dihitung jumlahnya), sebuah handphone Vivo Y30 biru, pecahan busi yang dipakai untuk memecahkan kaca, serta serpihan kaca mobil korban.

  • Penulis: mediagramindo

Rekomendasi Untuk Anda

  • Surat Tanda Registrasi CSIRT dari BSSN Kota Medan

    Surat Tanda Registrasi CSIRT dari BSSN Kota Medan

    • calendar_month Rabu, 24 Jul 2024
    • account_circle mediagramindo
    • visibility 98
    • 0Komentar

    Medan-CSIRT yang berperan memperkuat dan meningkatkan keamanan siber dan data ini diluncurkan oleh Kepala Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN) RI Letjen. (Purn) Hinsa Siburian bersama Menteri Komunikasi dan Informatika (Kominfo) Budi Arie Setiadi, di Kantor BSSN RI, Rabu (24/7). Peluncuran CSIRT secara resmi ditandai dengan penyerahan Surat Tanda Registrasi CSIRT dari BSSN kepada Wali […]

  • Satu Orang Tewas Korban Tawuran di Bagan Kota Medan

    Satu Orang Tewas Korban Tawuran di Bagan Kota Medan

    • calendar_month Minggu, 8 Feb 2026
    • account_circle Admin
    • visibility 157
    • 0Komentar

    Medan – Insiden tawuran antar pemuda kembali terjadi di Kelurahan Bagan Deli, Kecamatan Medan Belawan, Kota Medan. Kejadian menggemparkan ini berlangsung pada Minggu pagi sekitar pukul 06.45 WIB, memicu keprihatinan warga dan aparat keamanan setempat, (08/02). Video yang beredar di media sosial memperlihatkan suasana chaos di lokasi kejadian. Dua kelompok yang terlibat tawuran tampak membawa […]

  • Jumlah Angka Depresi di Jawa Barat Tertinggi di Indonesia

    Jumlah Angka Depresi di Jawa Barat Tertinggi di Indonesia

    • calendar_month Jumat, 9 Mei 2025
    • account_circle mediagramindo
    • visibility 176
    • 0Komentar

    Jabar – Jawa Barat menghadapi tantangan serius terkait kesehatan jiwa masyarakatnya. Berdasarkan hasil Survei Kesehatan Indonesia (SKI), prevalensi depresi di Jawa Barat mencapai 3,3 persen, tertinggi di Indonesia. Data tersebut menunjukkan bahwa per 2024, jumlah Orang Dengan Gangguan Jiwa (ODGJ) di wilayah ini mencapai lebih dari 62 ribu orang. Kondisi ini menjadi perhatian serius bagi […]

  • ASN Perlindungan Anak Pemrovsu diduga Siram Anak Tiri Dengan Air Panas

    ASN Perlindungan Anak Pemrovsu diduga Siram Anak Tiri Dengan Air Panas

    • calendar_month Senin, 10 Feb 2025
    • account_circle mediagramindo
    • visibility 81
    • 0Komentar

    MEDAN – Anak usia 10 tahun jadi korban kekerasan dalam rumah tangga, usai penyiraman air panas ibunya. Terduga pelaku seorang Aparatur Sipil Negara (ASN) di Pemerintahan Provinsi (Pemprov) Sumatera Utara (Sumut), yang tega melakukan penyiraman air panas tersebut. Kabar diperoleh, Senin (10/2/2025), anak tersebut mengalami luka bakar, kulitnya terkelupas di bagian paha. Peristiwa ini terjadi […]

  • NU Minta Pesantren Tak Terprovokasi Teror Orang Gila

    NU Minta Pesantren Tak Terprovokasi Teror Orang Gila

    • calendar_month Senin, 19 Feb 2018
    • account_circle mediagramindo
    • visibility 82
    • 0Komentar

    Teror orang tak dikenal atau OTK menyerang tempat ibadah dan pesantren terjadi lebih dari satu kali di Jawa Timur. Terbaru, serangan OTK dikabarkan terjadi di lingkungan Pondok Pesantren Al Falah Ploso, Kabupaten Kediri, dan Pesantren Karangasem Paciran, Lamongan. Namun, Pimpinan Nahdlatul Ulama meminta masyarakat agar tak terprovokasi. Di Lamongan, OTK dikabarkan menyerang KH Hakam Mubarok […]

  • Kabar Tidak Sedap Dari Proyek Rusunawa Kota Medan

    Kabar Tidak Sedap Dari Proyek Rusunawa Kota Medan

    • calendar_month Jumat, 21 Nov 2025
    • account_circle mediagramindo
    • visibility 325
    • 0Komentar

    Medan – Kota Medan kembali diwarnai dengan isu korupsi yang mencuat dari proyek pembangunan Rumah Susun Sederhana Sewa (Rusunawa). Kasus ini menimbulkan perhatian publik dan menimbulkan pertanyaan tentang integritas pejabat yang terlibat dalam pengelolaan dana proyek strategis tersebut, Jumat (21/11). Sorotan utama saat ini tertuju kepada sosok Alexander Sinulingga, yang sebelumnya menjabat sebagai Kepala Dinas […]

expand_less