Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Hutan Dairi Marak Pembalakan Liar, Siapa Yang Bertanggung Jawab

Hutan Dairi Marak Pembalakan Liar, Siapa Yang Bertanggung Jawab

  • account_circle mediagramindo
  • calendar_month Selasa, 26 Agt 2025
  • visibility 160
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Dairi – Hutan lindung Lae Pondom di Kabupaten Dairi Sumatera Utara, yang selama ini menjadi sumber kehidupan bagi masyarakat setempat, kini dikabarkan berada dalam kondisi kritis akibat maraknya praktik ilegal yang mengancam keberlanjutannya.

Kawasan hutan yang berfungsi sebagai daerah resapan air dan penopang kehidupan masyarakat di Kecamatan Sumbul Pegagan, Pegagan Hilir, dan Kecamatan Silahisabungan ini menghadapi berbagai ancaman serius.

Tokoh adat Suak Pegagan, Marganda Matanari, menyatakan keprihatinannya terhadap kondisi tersebut. Ia menyesalkan maraknya praktik pembalakan liar, alih fungsi lahan, bahkan jual-beli tanah di dalam kawasan hutan yang diduga melibatkan mafia tanah.

Menurutnya, pemerintah seolah melakukan pembiaran terhadap kejadian ini, sehingga praktik ilegal semakin merajalela.

“Kondisi Hutan Lae Pondom sangat memprihatinkan. Ada penebangan liar, alih fungsi lahan, bahkan praktik jual-beli tanah di dalam kawasan hutan,” ujar Marganda kepada media baru-baru ini.

Ia menegaskan bahwa hutan tersebut memegang peranan penting sebagai daerah resapan air yang menopang kebutuhan pertanian dan kehidupan masyarakat di wilayah tersebut, Selasa (26/08).

Marganda menambahkan, masyarakat adat dengan keterbatasannya tidak mampu berbuat banyak untuk melindungi kawasan tersebut.

Ia menyoroti bahwa suara tokoh masyarakat sering diabaikan dan praktik mafia tanah semakin merajalela di kawasan ini.

Selain itu, Marganda juga menyinggung sistem tata aturan adat Suak Pegagan yang telah diterapkan sejak sebelum Indonesia merdeka.

Sistem adat tersebut membagi wilayah menjadi enam bagian, termasuk untuk pemukiman, perladangan, peternakan, hutan yang boleh dikelola tanpa merusak, dan kawasan yang tidak boleh diganggu sama sekali. Ia berharap, sistem adat ini tetap dihormati dan dijadikan dasar dalam upaya pelestarian kawasan hutan.

Pihak berwenang di Kabupaten Dairi hingga saat ini belum memberikan tanggapan resmi terkait maraknya praktik ilegal di kawasan Hutan Lae Pondom.

Masyarakat dan tokoh adat berharap pemerintah segera mengambil tindakan nyata untuk melindungi kawasan hutan yang menjadi sumber kehidupan mereka dan menjaga keberlanjutan ekosistem di wilayah tersebut

  • Penulis: mediagramindo

Rekomendasi Untuk Anda

  • Kasus 9,9 Triliun Stafsus Eks Mendikbud Dijemput Paksa Kejagung

    Kasus 9,9 Triliun Stafsus Eks Mendikbud Dijemput Paksa Kejagung

    • calendar_month Selasa, 15 Jul 2025
    • account_circle mediagramindo
    • visibility 82
    • 0Komentar

    Jakarta – Jaksa Penuntut Umum (JPU) Kejaksaan Agung (Kejagung) melakukan penjemputan paksa terhadap Ibrahim Arief, stafsus eks Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Mendikbudristek) Nadiem Makarim. Ibrahim dijadwalkan menjalani pemeriksaan lanjutan terkait kasus dugaan korupsi pengadaan laptop berbasis Chromebook yang merugikan negara hingga Rp 9,9 triliun. Pengacara Ibrahim, Indra Haposan, membenarkan bahwa kliennya dijemput paksa […]

  • Kereta Api Tabrakan Beruntun Diawali Taksi Listrik Mogok di Jalur Rel Bekasi

    Kereta Api Tabrakan Beruntun Diawali Taksi Listrik Mogok di Jalur Rel Bekasi

    • calendar_month Selasa, 28 Apr 2026
    • account_circle Pipin
    • visibility 922
    • 0Komentar

    Bekasi – Kecelakaan kereta api yang melibatkan KRL Commuter Line dan Kereta Argo Bromo di Stasiun Bekasi kembali menjadi perhatian publik. Kejadian tragis ini menyebabkan penyesalan mendalam dan memunculkan pertanyaan tentang keselamatan transportasi massal di Indonesia. Kabar yang beredar awalnya dari siaran langsung di media sosial, kejadian pertama terjadi sekitar pukul 21.00 WIB saat sebuah […]

  • Harapan, Rindu Menyatu dan Bercampur Bahagia di Lapas Jember

    Harapan, Rindu Menyatu dan Bercampur Bahagia di Lapas Jember

    • calendar_month Selasa, 8 Apr 2025
    • account_circle mediagramindo
    • visibility 81
    • 0Komentar

    Jember – Suasana haru bercampur bahagia menyelimuti ruang kunjungan Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Jember. Setiap hari Senin hingga Kamis, mulai pukul 08.00 WIB hingga 11.00 WIB, Lapas ini menjadi saksi bisu pertemuan penuh makna antara Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) dan keluarga mereka, Selasa (08/04). Layanan kunjungan tatap muka ini bukan sekadar rutinitas, melainkan jembatan […]

  • Melalui Pendekatan Humanis, Rutan Rantau Ajak Warga Binaan Wujudkan Lingkungan Tertib

    Melalui Pendekatan Humanis, Rutan Rantau Ajak Warga Binaan Wujudkan Lingkungan Tertib

    • calendar_month Rabu, 23 Apr 2025
    • account_circle mediagramindo
    • visibility 81
    • 0Komentar

    Rantau – Dalam rangka meningkatkan kedisiplinan dan menjaga ketertiban di lingkungan Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIB Rantau, Kepala Kesatuan Pengamanan Rutan (Ka. KPR) memberikan pengarahan langsung kepada warga binaan pada Rabu (24/03). Kegiatan ini dilaksanakan di aula Rutan Kelas IIB Rantau atas perintah langsung dari Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Rutan sebagai bagian dari upaya […]

  • Satu Unit Mobil Tenggelam Bersama Kapal Feri di Kaltim

    Satu Unit Mobil Tenggelam Bersama Kapal Feri di Kaltim

    • calendar_month Minggu, 22 Mar 2026
    • account_circle Admin
    • visibility 160
    • 0Komentar

    Kaltim – Pada hari Minggu, 22 Maret 2026, sekitar pukul 18.30 WITA, sebuah kapal feri penyeberangan mengalami kecelakaan di perairan Desa Kayu Batu, Kecamatan Muara Muntai, Kutai Kartanegara. Kejadian ini menjadi perhatian masyarakat setempat maupun pengguna jalan yang biasa melintasi jalur penyeberangan tersebut. Kapal yang saat itu sedang beroperasi mengangkut kendaraan, dilaporkan karam secara tiba-tiba […]

  • Peran Strategis Bank Sumut di 193 Tahun Kabupaten Simalungun

    Peran Strategis Bank Sumut di 193 Tahun Kabupaten Simalungun

    • calendar_month Minggu, 19 Apr 2026
    • account_circle Pipin
    • visibility 534
    • 0Komentar

    Pematang Raya – Memasuki usia ke-193, Kabupaten Simalungun menegaskan langkah menuju kemajuan yang semakin kuat. Dalam momentum bersejarah ini, PT Bank Sumut (Perseroda) menampilkan capaian kolaboratif bersama Pemerintah Kabupaten Simalungun sebagai bukti nyata bahwa sinergi yang solid mampu mendorong pembangunan daerah yang inklusif dan berkelanjutan. Direktur Utama Bank Sumut, Heru Mardiansyah, dalam sambutannya pada peringatan […]

expand_less