Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Kasus 9,9 Triliun Stafsus Eks Mendikbud Dijemput Paksa Kejagung

Kasus 9,9 Triliun Stafsus Eks Mendikbud Dijemput Paksa Kejagung

  • account_circle mediagramindo
  • calendar_month Selasa, 15 Jul 2025
  • visibility 85
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Jakarta – Jaksa Penuntut Umum (JPU) Kejaksaan Agung (Kejagung) melakukan penjemputan paksa terhadap Ibrahim Arief, stafsus eks Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Mendikbudristek) Nadiem Makarim.

Ibrahim dijadwalkan menjalani pemeriksaan lanjutan terkait kasus dugaan korupsi pengadaan laptop berbasis Chromebook yang merugikan negara hingga Rp 9,9 triliun.

Pengacara Ibrahim, Indra Haposan, membenarkan bahwa kliennya dijemput paksa oleh penyidik Kejagung. Ibrahim, yang merupakan konsultan Perorangan Rancangan Perbaikan Infrastruktur Teknologi Manajemen Sumber Daya Sekolah di Kemendikbudristek dan stafsus Nadiem Makarim, tiba di kantor Kejagung sekitar pukul 14.35 WIB dengan pengawalan ketat dari petugas.

Ini merupakan pemeriksaan ketiga bagi Ibrahim dalam penyidikan kasus tersebut. Ia sebelumnya telah diperiksa oleh penyidik Kejagung sebagai saksi. Selain Ibrahim, dua stafsus Nadiem lainnya, Fiona Handayani dan Juris Tan, juga telah dimintai keterangan terkait kasus ini.

Kasus ini mencuat setelah Kejagung menggeledah kantor GOTO di kawasan Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, pada Selasa (8/7). Penggeledahan tersebut dilakukan dalam rangka pengumpulan bukti terkait pengadaan laptop Chromebook yang diduga merugikan negara hingga Rp 9,9 triliun. Penyidik menyita berbagai dokumen dan data elektronik berupa flash disk dari lokasi penggeledahan.

Sejak kasus ini mencuat, Kejagung telah memeriksa sejumlah pihak terkait, termasuk mantan Mendikbudristek Nadiem Makarim dan sekretaris pribadinya.

Pemeriksaan terhadap Nadiem berlangsung pada Selasa pagi, di mana ia didampingi kuasa hukumnya, Paris Hotman. Nadiem diperiksa dari pukul 08.57 WIB hingga pukul 14.11 WIB.

Kapuspenkum Kejagung, Harli Siregar, menyampaikan bahwa penyidik tengah mengumpulkan bukti dan melakukan pendalaman terhadap proses pengadaan Chromebook yang dilakukan selama periode 2019-2022.

Ia menegaskan bahwa saat ini belum ada tersangka dalam kasus ini dan kerugian negara masih dalam proses perhitungan.

Kasus ini menjadi sorotan karena melibatkan dugaan korupsi besar dalam proyek digitalisasi pendidikan nasional, yang diinisiasi oleh Kemendikbudristek dan melibatkan sejumlah pihak terkait, termasuk perusahaan teknologi dan pejabat tinggi.

Hingga saat ini, Kejagung terus melakukan pendalaman kasus dan berharap proses penegakan hukum dapat berjalan transparan dan akuntabel.

Pemeriksaan terhadap Ibrahim Arief dan pihak terkait lainnya diharapkan mampu mengungkap fakta-fakta dugaan korupsi yang merugikan negara tersebut.

  • Penulis: mediagramindo

Rekomendasi Untuk Anda

  • Fenomena Rojali, Rombongan Jarang Beli, Jadi Perbincangan Netizen dan Pengamat Ekonomi

    Fenomena Rojali, Rombongan Jarang Beli, Jadi Perbincangan Netizen dan Pengamat Ekonomi

    • calendar_month Sabtu, 19 Jul 2025
    • account_circle mediagramindo
    • visibility 89
    • 0Komentar

    Labuan Bajo – Belakangan ini, muncul fenomena unik di tengah masyarakat Indonesia yang menarik perhatian dan sekaligus menjadi bahan guyonan di media sosial. Fenomena tersebut dikenal dengan istilah “Rojali” atau “Rombongan Jarang Beli,” yang menggambarkan sekelompok orang yang datang ke pusat perbelanjaan secara beramai-ramai, berjalan dari lantai satu hingga rooftop tanpa melakukan transaksi belanja yang […]

  • Dandenpom I/5 Medan Lepas Personel untuk Umroh

    Dandenpom I/5 Medan Lepas Personel untuk Umroh

    • calendar_month Senin, 24 Mar 2025
    • account_circle mediagramindo
    • visibility 130
    • 0Komentar

    Medan – Komandan Detasemen Polisi Militer (Denpom) I/5 Medan, Letkol Cpm Hanri Wira Kusuma, S.H., M.Han., melepas keberangkatan umroh gratis bagi Peltu Heri Santoso, personel Subdenpom I/5-2 Binjai. Acara pelepasan digelar di Aula Arya Jundana, Senin (24/3) pagi. Dalam kesempatan itu, Letkol Cpm Hanri Wira Kusuma berharap ibadah yang dijalankan berjalan lancar dan membawa keberkahan. […]

  • Langkah Strategis Lapas Jember Dalam Memperkuat Iman dan Pengetahuan Agama Warga Binaan

    Langkah Strategis Lapas Jember Dalam Memperkuat Iman dan Pengetahuan Agama Warga Binaan

    • calendar_month Minggu, 27 Apr 2025
    • account_circle mediagramindo
    • visibility 82
    • 0Komentar

    Jember – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas II A Jember menunjukkan komitmennya dalam membina Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP), melalui serangkaian kegiatan kerohanian dan kajian ilmu agama Islam yang diselenggarakan secara berkelanjutan, pada Sabtu (26/04/2025). Rangkaian pembinaan diawali dengan aktivitas belajar pagi hari di Madrasah Pondok Pesantren Hassal Hassan yang berada di dalam Lapas. Sebanyak 70 santri […]

  • Ahmad Riza Patria Tinjau BUMDes di Deli Serdang

    Ahmad Riza Patria Tinjau BUMDes di Deli Serdang

    • calendar_month Kamis, 6 Nov 2025
    • account_circle mediagramindo
    • visibility 79
    • 0Komentar

    BERINGIN – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Deli Serdang memperkuat komitmen pengembangan potensi ekonomi desa, terutama melalui pemberdayaan Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) dan sektor pertanian produktif seperti budidaya buah anggur. Salah satu pengembangan potensi desa yang dilakukan adalah budidaya anggur di Desa Karang Anyar, Kecamatan Beringin. Budidaya anggur yang dilakukan Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) Kebun […]

  • Bukti Kegigihan Seorang Ibu Hampir 50 Hari Armina Dewi Siagian Kejar Keadilan Play Button

    Bukti Kegigihan Seorang Ibu Hampir 50 Hari Armina Dewi Siagian Kejar Keadilan

    • calendar_month Jumat, 17 Jul 2026
    • account_circle Pipin
    • visibility 880
    • 0Komentar

    LANGKAT – Sudah hampir 50 hari duka itu mengendap. Tapi bagi Armina Dewi Siagian, lelah tidak boleh mengalahkan tekad. Ia terus berjalan, menyusuri jalan, kantor polisi, hingga tepi sungai, demi satu tujuan, keadilan untuk anaknya, Steven Arya Sitorus (17). Steven ditemukan tidak bernyawa di tepi Sungai Tangkahan, Kabupaten Langkat, Sumatera Utara, pada 1 Juni 2026, […]

  • Ormas Islam Pertama di Indonesia Terverifikasi WHO

    Ormas Islam Pertama di Indonesia Terverifikasi WHO

    • calendar_month Senin, 20 Okt 2025
    • account_circle mediagramindo
    • visibility 255
    • 0Komentar

    Gamping – Setelah menjalani proses panjang dan komprehensif sejak tahun 2017, Emergency Medical Team (EMT) Muhammadiyah akhirnya dinyatakan terverifikasi oleh World Health Organization (WHO) sebagai tim medis darurat berstandar internasional pertama dari Indonesia. Pengumuman resmi ini disampaikan langsung oleh pihak WHO melalui EMT Secretariat di kantor pusat WHO di Jenewa. Roy Anthony Cosico, perwakilan dari […]

expand_less