Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Kasus 9,9 Triliun Stafsus Eks Mendikbud Dijemput Paksa Kejagung

Kasus 9,9 Triliun Stafsus Eks Mendikbud Dijemput Paksa Kejagung

  • account_circle mediagramindo
  • calendar_month Selasa, 15 Jul 2025
  • visibility 107
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Jakarta – Jaksa Penuntut Umum (JPU) Kejaksaan Agung (Kejagung) melakukan penjemputan paksa terhadap Ibrahim Arief, stafsus eks Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Mendikbudristek) Nadiem Makarim.

Ibrahim dijadwalkan menjalani pemeriksaan lanjutan terkait kasus dugaan korupsi pengadaan laptop berbasis Chromebook yang merugikan negara hingga Rp 9,9 triliun.

Pengacara Ibrahim, Indra Haposan, membenarkan bahwa kliennya dijemput paksa oleh penyidik Kejagung. Ibrahim, yang merupakan konsultan Perorangan Rancangan Perbaikan Infrastruktur Teknologi Manajemen Sumber Daya Sekolah di Kemendikbudristek dan stafsus Nadiem Makarim, tiba di kantor Kejagung sekitar pukul 14.35 WIB dengan pengawalan ketat dari petugas.

Ini merupakan pemeriksaan ketiga bagi Ibrahim dalam penyidikan kasus tersebut. Ia sebelumnya telah diperiksa oleh penyidik Kejagung sebagai saksi. Selain Ibrahim, dua stafsus Nadiem lainnya, Fiona Handayani dan Juris Tan, juga telah dimintai keterangan terkait kasus ini.

Kasus ini mencuat setelah Kejagung menggeledah kantor GOTO di kawasan Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, pada Selasa (8/7). Penggeledahan tersebut dilakukan dalam rangka pengumpulan bukti terkait pengadaan laptop Chromebook yang diduga merugikan negara hingga Rp 9,9 triliun. Penyidik menyita berbagai dokumen dan data elektronik berupa flash disk dari lokasi penggeledahan.

Sejak kasus ini mencuat, Kejagung telah memeriksa sejumlah pihak terkait, termasuk mantan Mendikbudristek Nadiem Makarim dan sekretaris pribadinya.

Pemeriksaan terhadap Nadiem berlangsung pada Selasa pagi, di mana ia didampingi kuasa hukumnya, Paris Hotman. Nadiem diperiksa dari pukul 08.57 WIB hingga pukul 14.11 WIB.

Kapuspenkum Kejagung, Harli Siregar, menyampaikan bahwa penyidik tengah mengumpulkan bukti dan melakukan pendalaman terhadap proses pengadaan Chromebook yang dilakukan selama periode 2019-2022.

Ia menegaskan bahwa saat ini belum ada tersangka dalam kasus ini dan kerugian negara masih dalam proses perhitungan.

Kasus ini menjadi sorotan karena melibatkan dugaan korupsi besar dalam proyek digitalisasi pendidikan nasional, yang diinisiasi oleh Kemendikbudristek dan melibatkan sejumlah pihak terkait, termasuk perusahaan teknologi dan pejabat tinggi.

Hingga saat ini, Kejagung terus melakukan pendalaman kasus dan berharap proses penegakan hukum dapat berjalan transparan dan akuntabel.

Pemeriksaan terhadap Ibrahim Arief dan pihak terkait lainnya diharapkan mampu mengungkap fakta-fakta dugaan korupsi yang merugikan negara tersebut.

  • Penulis: mediagramindo

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pasca Banjir dan Longsor Di Sumatera Utara Warga Mulai Menjarah Kebutuhan Pokok

    Pasca Banjir dan Longsor Di Sumatera Utara Warga Mulai Menjarah Kebutuhan Pokok

    • calendar_month Minggu, 30 Nov 2025
    • account_circle mediagramindo
    • visibility 208
    • 0Komentar

    Sumut – Warga Kecamatan Pandan, Kabupaten Tapanuli Tengah, mulai melakukan penjarahan terhadap sejumlah minimarket dan Tanjungpura Langkat. Insiden ini terjadi pada Sabtu (29/11/2025), di tengah kekurangan pasokan logistik pasca bencana banjir bandang dan tanah longsor yang melanda wilayah tersebut sejak 24 November lalu. Meskipun Gubernur Sumatera Utara, Bobby Nasution, dan tim logistik sudah tiba di […]

  • Ratusan Mahasiswa Papua Gelar Demonstrasi Tolak Investasi dan Militerisasi di Tanah Papua

    Ratusan Mahasiswa Papua Gelar Demonstrasi Tolak Investasi dan Militerisasi di Tanah Papua

    • calendar_month Rabu, 15 Okt 2025
    • account_circle mediagramindo
    • visibility 159
    • 0Komentar

    Jayapura – Ratusan mahasiswa yang tergabung dalam Aliansi Mahasiswa Pemuda Peduli Tanah Adat Papua (AMPPTAP) menggelar aksi demonstrasi menolak keberadaan investasi dan kehadiran militer di Tanah Papua. Aksi tersebut berlangsung di hari Rabu (15/10/2025) dan berlangsung sejak pagi hari. Dalam aksi yang berlangsung di beberapa titik, massa mulai berkumpul di Perumnas III Waena, kemudian menuju […]

  • Patroli Anti Begal, Personel Denpom 1/5 Medan Amankan Seorang Pemakai Narkoba

    Patroli Anti Begal, Personel Denpom 1/5 Medan Amankan Seorang Pemakai Narkoba

    • calendar_month Minggu, 4 Mei 2025
    • account_circle mediagramindo
    • visibility 87
    • 0Komentar

    MEDAN – Personel Detasemen Polisi Militer 1/5 Medan bersama personel Komando Distrik Militer (Kodim) 0201/Medan berhasil mengamankan seorang pria yang diduga pemakai narkoba jenis sabu sabu, ketika menggelar Patroli Anti Begal di kawasan Kota Medan, Kamis-Jumat, 1-2 Mei 2025. Dalam kegiatan untuk antisipasi begal dan genk motor di Kota Medan ini, Denpom 1/5 Medan menurunkan […]

  • KoJAM Peduli Korban Kebakaran Bantu Seragam Sekolah ke Siswa

    KoJAM Peduli Korban Kebakaran Bantu Seragam Sekolah ke Siswa

    • calendar_month Minggu, 11 Agt 2024
    • account_circle mediagramindo
    • visibility 101
    • 0Komentar

    MEDAN – Kebakaran yang sering terjadi belakangan ini di Kota Medan di Jl Yos Sudarso, Puluhan rumah terkena kobaran api yang begitu besar di rumah padat penduduk Pulo Brayan. Salah satu rumah yang terbakar terdapat 4 siswa SMP Negeri 11 Medan tidak dapat mengunakan seragam sekolah karena terbakar dari peristiwa itu. Ketua Komunitas Jurnalis Anak […]

  • Sah Jadi Kalapas Kelas IIA Pancurbatu yang Baru, Nimrot Sihotang Banjir Apresiasi

    Sah Jadi Kalapas Kelas IIA Pancurbatu yang Baru, Nimrot Sihotang Banjir Apresiasi

    • calendar_month Sabtu, 17 Agt 2024
    • account_circle mediagramindo
    • visibility 172
    • 0Komentar

    Medan – Kepala Rutan (Karutan) Kelas I Medan, Nimrot Sihotang, A.Md.IP., SH., MH baru saja menerima SK pengangkatan sebagai Kepala Lembaga Pemasyarakatan (Kalapas) Kelas IIA Pancurbatu. Pria kelahiran Medan, 18 Oktober 1983 ini dikenal sebagai sosok yang kreatif dan inovatif sepanjang karirnya menjabat sebagai orang nomor satu di Rumah Tahanan, Sabtu (17/08). Hal itu diungkapkan […]

  • Rakor Pengendalikan Kelangkaan Pupuk Organik di Sumatera Utara

    Rakor Pengendalikan Kelangkaan Pupuk Organik di Sumatera Utara

    • calendar_month Minggu, 7 Jul 2024
    • account_circle mediagramindo
    • visibility 145
    • 0Komentar

    MEDAN-Rapat Koordinasi Peningkatan dan Pengembangan Pupuk Organik di Provinsi Sumatera Utara, Kepala Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara Idianto, SH, MH yang diwakili Koordinator Intelijen Yos A Tarigan, SH,MH terkait distribusi pupuk di Sumatera Utara, Kamis (04/07). Rakor yang di hadiri Sekretaris Daerah Pemprovsu yang diwakili oleh Asisten Perekonomian dan Pembangunan Provinsi Sumatera Utara, Kapolda Sumut diwakili […]

expand_less