Bukti Kegigihan Seorang Ibu Hampir 50 Hari Armina Dewi Siagian Kejar Keadilan
- account_circle Pipin
- calendar_month Jumat, 17 Jul 2026
- visibility 875
- print Cetak

Armina Dewi Siagian beserta keluarga di Polda Sumut bersama kuasa hukumnya, Jumat (17/07).
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
LANGKAT – Sudah hampir 50 hari duka itu mengendap. Tapi bagi Armina Dewi Siagian, lelah tidak boleh mengalahkan tekad. Ia terus berjalan, menyusuri jalan, kantor polisi, hingga tepi sungai, demi satu tujuan, keadilan untuk anaknya, Steven Arya Sitorus (17).
Steven ditemukan tidak bernyawa di tepi Sungai Tangkahan, Kabupaten Langkat, Sumatera Utara, pada 1 Juni 2026, sehari setelah dilaporkan hilang. Hingga pertengahan Juli, Polda Sumatera Utara dijadwalkan akan masuk Gelar Perkara Khusus dalam waktu dekat.
“Dari Toba ke Tangkahan Sudah Tak Terasa Jauh”
Bagi seorang ibu, jarak 6 jam perjalanan bukan lagi penghalang, Itulah yang dilakukan Armina Dewi Siagian.
Siang ia berada di Polda Sumut bersama kuasa hukum untuk mengawal kepastian Gelar Perkara Khusus. Sorenya ia sudah tiba di Polsek Padang Tualang untuk memastikan proses berjalan transparan.
“Dari Toba ke Tangkahan sudah tidak terasa jauhnya saat ini bagi kami. Biarlah 6 jam dilalui. Yang terpenting kami ketat mengawal kasus ini hingga sampai ke Gelar Perkara Khusus. Siang ini kami di Polda Sumut bersama kuasa hukum, sore kami sudah sampai ke Polsek Padang Tualang,” tegas Armina, Jumat (17/07/2026).
- Penulis: Pipin


