KPK Panggil Kepala Bulog Jateng dan Puluhan Saksi Terkait Kasus Korupsi Bansos Beras PKH, Kerugian Negara Rp 200 Miliar
- account_circle Pipin
- calendar_month Kamis, 10 Sep 2026
- visibility 47
- print Cetak

Kepala Perum Bulog Wilayah Jawa Tengah Sri Muniati (Foto: ANTARA)
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
BREBES – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terus melakukan pengembangan penyidikan kasus dugaan korupsi penyaluran bantuan sosial (bansos) beras untuk Keluarga Penerima Manfaat (KPM) Program Keluarga Harapan (PKH) tahun 2020-2021.
Untuk memperdalam pengembangan kasus tersebut, KPK memanggil Kepala Bulog Kantor Wilayah Jawa Tengah (Jateng), Sri Muniati untuk diperiksa sebagai saksi pada Rabu (9/9/2026) bersama 38 orang saksi lainnya yang diperiksa secara massal di Polres Brebes, Jawa Tengah.
“SRM, Kepala BULOG Kanwil Jawa Tengah,” kata Juru Bicara KPK Budi Prasetyo kepada wartawan, Rabu (9/9/2026).
“KPK menjadwalkan pemeriksaan saksi-saksi tersebut di Polres Brebes,” ujar Budi Prasetyo di Jakarta.
Budi menjelaskan, puluhan saksi yang dipanggil berasal dari unsur dinas sosial serta koordinator dan pendamping PKH di wilayah Jawa Tengah dan Jawa Timur.
Di Kabupaten Brebes, saksi yang dipanggil antara lain mantan Kadinsos Masfuri, Kabid Bansos Hasan Basri, serta sejumlah koordinator kabupaten (Korkab) dan pendamping PKH tingkat kecamatan di Brebes, Wanasari, dan Bulakamba.
- Penulis: Pipin


