Harga Emas Melonjak, Amerika dan Iran Memanas
- account_circle mediagramindo
- calendar_month Minggu, 18 Jan 2026
- visibility 322
- print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
Teheran – Pemimpin Tertinggi Iran, Ali Khamenei, secara tegas menyatakan bahwa tekanan dari Amerika Serikat menjadi penyebab utama jatuhnya korban jiwa, kerugian materiil, dan fitnah terhadap negara Iran.
Dalam pernyataannya melalui media sosial X (sebelumnya Twitter), Khamenei menegaskan bahwa pemerintah AS harus bertanggung jawab atas dampak negatif yang menimpa bangsa Iran.
“Kami menganggap Presiden AS bersalah atas korban jiwa, kerugian, serta fitnah yang ia timbulkan terhadap bangsa Iran,” ujar Khamenei, menegaskan posisi Iran terhadap tindakan dan kebijakan luar negeri AS yang dianggap merugikan negara dan rakyatnya.
Ketegangan ini muncul di tengah gelombang protes besar yang melanda Iran sejak akhir Desember 2025. Aksi demonstrasi ini dipicu oleh kekhawatiran masyarakat terhadap inflasi yang meningkat tajam akibat melemahnya nilai tukar mata uang rial.
Kondisi ekonomi yang memburuk ini juga menyebabkan harga logam mulia dunia melonjak tinggi, menambah beban ekonomi masyarakat Iran.
Sementara itu, harga emas batangan PT Aneka Tambang Tbk (Antam) pada Sabtu (17/1/2026) mencapai Rp 2,663 juta per gram, menunjukkan kenaikan sebesar Rp 32.000 dalam satu minggu terakhir.
- Penulis: mediagramindo


