Lebih dari 26.000 Warga di Kanada Mengungsi Akibat Kebakaran Hutan Meluas
- account_circle mediagramindo
- calendar_month Minggu, 1 Jun 2025
- visibility 67
- print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
CANADA – Kebakaran hutan yang melanda wilayah barat dan tengah Kanada telah memaksa lebih dari 26.000 warga mengungsi, termasuk komunitas di Manitoba, Saskatchewan, dan Alberta. Fenomena ini menimbulkan kekhawatiran besar dan menunjukkan tantangan besar dalam penanggulangan bencana di negeri tersebut.
Menurut laporan dari Pusat Antar-Lembaga Kebakaran Hutan Kanada (CIFFC), hingga hari Minggu (1/6), tercatat ada 187 titik kebakaran di seluruh Kanada, dengan 97 di antaranya dikategorikan “tidak terkendali.” Kebakaran hebat ini menyebabkan evakuasi massal dan menimbulkan ancaman serius bagi masyarakat setempat.
Pejabat setempat mengonfirmasi bahwa lebih dari 17.000 orang telah dievakuasi dari Manitoba, 8.000 dari Saskatchewan, dan sekitar 1.300 dari Alberta. Salah satu kejadian yang cukup mengemuka adalah petugas pemadam kebakaran yang terperangkap di Alberta utara saat gelombang kebakaran melanda kawasan tersebut. Beruntung, mereka berhasil diselamatkan dalam sebuah operasi yang dilakukan pada Jumat sore (30/5).
Kebakaran di Danau Chipewyan menjadi salah satu fokus perhatian. Sebuah tim dari delapan petugas pemadam kebakaran sempat kehilangan kontak radio saat menanggapi kebakaran di daerah tersebut. Tim ini akhirnya berlindung di stasiun pemadam kebakaran dan sekolah, serta dalam perjalanan ke Danau Budak, lokasi yang aman bagi mereka.

Menteri Hutan dan Taman Alberta, Todd Loewen, menyampaikan bahwa akses ke wilayah terdampak telah dipulihkan dan menyatakan lega atas keselamatan tim pemadam kebakaran tersebut. “Kami bersyukur bahwa mereka aman dan dalam perjalanan pulang,” ujarnya melalui media sosial Jumat sore.
Perintah evakuasi wajib telah dikeluarkan pada Rabu lalu untuk komunitas di sekitar Danau Chipewyan, yang saat ini masih menghadapi ancaman kebakaran di sekitar Chip dan Alpac Road. Kebakaran ini juga menyebabkan kerusakan struktural di wilayah tersebut, meskipun informasi lengkap mengenai kerusakan tersebut masih dalam peninjauan.
Perdana Menteri Kanada, Mark Carney, melalui platform X (sebelumnya Twitter), menyatakan bahwa pemerintah federal telah mengaktifkan Kelompok Tanggap Insiden Nasional untuk menangani situasi ini. Ia menambahkan bahwa personel Angkatan Bersenjata Kanada telah dikerahkan untuk membantu proses evakuasi udara di Manitoba, termasuk di komunitas Mathias Colomb Cree Nation.
Carney juga menegaskan bahwa pemerintah akan mencocokkan setiap donasi yang diberikan kepada Palang Merah Kanada untuk mendukung wilayah terdampak dan berkomitmen bekerja sama dengan pemerintah provinsi serta pemimpin masyarakat adat demi memastikan keselamatan warga.
Sejumlah pusat evakuasi telah dibuka di berbagai wilayah Manitoba, termasuk di kota Winkler yang berjarak sekitar 20 kilometer dari perbatasan Amerika Serikat. Sementara itu, asap dari kebakaran dilaporkan menyebar hingga ke bagian tengah Amerika Serikat, memicu peringatan kualitas udara di negara bagian seperti Upper Midwest dan Great Lakes.
Departemen Pertanian Amerika Serikat (USDA) juga turut membantu dengan mengirimkan satu pesawat pemadam dan 150 petugas kebakaran untuk mendukung upaya penanggulangan di Alberta.
Situasi kebakaran hutan di Kanada masih terus berkembang dan memerlukan perhatian serta penanganan serius dari berbagai pihak. Pemerintah dan masyarakat diharapkan tetap waspada serta mengikuti arahan dari otoritas setempat demi keselamatan bersama.
- Penulis: mediagramindo


