Menteri Pertanian Sebut Kasus Beras Oplosan Bawa Dampak Positif bagi Penggilingan Kecil
- account_circle mediagramindo
- calendar_month Rabu, 13 Agt 2025
- visibility 96
- print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
Jakarta – Menteri Pertanian, Andi Amran Sulaiman, menyatakan bahwa kasus beras oplosan ternyata memberikan dampak positif bagi pelaku usaha penggilingan padi skala kecil.
Ia menyebutkan adanya pergeseran perilaku konsumen dari pasar modern ke pasar tradisional dan penjualan eceran, yang berkontribusi meningkatkan penjualan penggilingan kecil dan menengah.
Dalam keterangan pers di Kantor Kementerian Pertanian, Amran menyebutkan bahwa situasi ini menjadi berkah bagi para penggilingan kecil dan pengecer.
“Kondisi ini justru menurut pedagang dan penggilingan kecil menjadi berkah bagi mereka. Penggilingan kecil dan pengecer bahagia,” ujarnya, Rabu (13/08).
Amran juga menjelaskan bahwa selama ini penggilingan kecil mengalami kesulitan bersaing dengan penggilingan besar.
Pabrik besar biasanya membeli gabah dengan harga Rp6.700 hingga Rp7.000 per kilogram, sedangkan penggilingan kecil membeli sekitar Rp6.500 per kilogram.
Dengan kondisi pasar saat ini, penggilingan kecil merasa mendapatkan peluang baru untuk meningkatkan volume penjualan.
Kebijakan dan kondisi pasar yang berubah ini diharapkan dapat memberi manfaat sekaligus memperkuat keberadaan usaha penggilingan kecil di tengah persaingan industri beras nasional.
- Penulis: mediagramindo


