OCBC NISP dan Ant Internasional Jalin Kerja Sama Pembiayaan Inklusif
- account_circle mediagramindo
- calendar_month Selasa, 10 Jun 2025
- visibility 114
- print Cetak

MoU OCBC NISP dan Ant Internasional, Selasa (10/06).
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
Jakarta – PT Bank OCBC NISP Tbk (OCBC) dan Ant International, perusahaan teknologi keuangan global terkemuka, secara resmi menandatangani Memorandum of Understanding (MoU) yang menandai awal dari kolaborasi strategis mereka, Selasa (10/06).
Penandatanganan ini berlangsung di Jakarta dan bertujuan menghadirkan solusi pembiayaan digital yang cepat, fleksibel, dan inklusif untuk memperluas akses pembiayaan bagi pengusaha di seluruh Indonesia.
Dalam keterangan resmi, kedua perusahaan menyatakan bahwa kemitraan ini dirancang untuk mempermudah akses kredit bagi pelaku usaha, baik individu maupun entitas bisnis.
Dengan menggabungkan pengalaman panjang OCBC di sektor Usaha Kecil dan Menengah (UKM), pemahaman mendalam tentang pasar lokal, serta solusi perbankan end-to-end, dan keunggulan Ant International dalam bidang pemodelan data alternatif, strategi kredit dinamis, serta proses pengambilan keputusan otomatis, kolaborasi ini diharapkan mampu menghadirkan layanan keuangan yang lebih relevan dalam ekosistem digital.
Ini merupakan kolaborasi pertama Ant International dengan bank komersial di Indonesia yang fokus pada layanan keuangan terintegrasi. Kedua pihak yakin bahwa kerja sama ini akan membawa manfaat besar bagi ribuan pengusaha di Indonesia dalam beberapa tahun mendatang.
Martin Widjaja, Direktur OCBC NISP, menyampaikan antusiasmenya terhadap kerja sama ini.
“Kami sangat antusias bermitra dengan Ant International. Kolaborasi ini mempertegas komitmen kami untuk memperluas akses keuangan bagi para pengusaha. Dengan memanfaatkan teknologi sebagai enabler, kami ingin menjadi mitra pertumbuhan sejati bagi mereka yang ingin mengembangkan bisnisnya,” ujarnya.
Lebih lanjut, Martin menambahkan bahwa memberdayakan bisnis lokal melalui solusi keuangan yang bertanggung jawab dan mudah diakses akan memberikan dampak positif besar.
“Kami akan terus mendorong pemanfaatan teknologi digital dan melakukan kolaborasi strategis, termasuk dengan Ant International, serta melakukan penyempurnaan proses kredit untuk memperluas jangkauan layanan dan meningkatkan kualitas pembiayaan,” tuturnya.
Data dari Kementerian Koperasi dan UKM Republik Indonesia menunjukkan bahwa sektor UKM menyumbang lebih dari 60,5% terhadap Produk Domestik Bruto (PDB) nasional dan menyerap sekitar 97% dari total tenaga kerja Indonesia.
Melalui kolaborasi ini, OCBC dan Ant International berkomitmen menjembatani kesenjangan tersebut dengan pendekatan berbasis teknologi data yang inklusif, bukan dengan metode konvensional.
Ant International sendiri memiliki komitmen besar dalam mendukung UMKM di seluruh dunia. Lebih dari 90% mitra usahanya adalah usaha mikro dan kecil. Perusahaan ini terus bekerja sama dengan pemangku kepentingan keuangan global dan lokal untuk memperluas akses pembiayaan melalui solusi kredit berbasis kecerdasan buatan (AI-driven), melampaui keahlian mereka di bidang pembayaran dan digitalisasi.
Quan Yu, General Manager of Credit Services Ant International, menambahkan, “Di tengah percepatan transformasi digital di Indonesia, UMKM menjadi penggerak utama inovasi dan pertumbuhan. Dengan menggandeng OCBC, perusahaan yang memiliki akar kuat di Indonesia, kami berkomitmen membantu usaha kecil berkembang dan membangun ketahanan jangka panjang melalui solusi keuangan yang terpersonalisasi dan didukung teknologi.”
Kedua perusahaan menegaskan bahwa mereka akan tetap menjaga perlindungan data nasabah dan mematuhi regulasi yang berlaku, guna membangun kepercayaan masyarakat terhadap layanan keuangan digital.
OCBC bersama Ant International berkomitmen untuk terus mendorong pertumbuhan berkelanjutan dan mengembangkan berbagai produk keuangan inklusif demi menjangkau lebih banyak pelaku usaha di seluruh Indonesia. Kolaborasi ini diharapkan mampu menjadi fondasi kuat dalam mendukung penguatan ekonomi nasional melalui inovasi digital yang inklusif dan bertanggung jawab.
- Penulis: mediagramindo


