Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Orang Tua Siswi SMK Akan Buat laporan Polisi, Terkait Anaknya Yang Hamil Hingga Melahirkan Berdiri

Orang Tua Siswi SMK Akan Buat laporan Polisi, Terkait Anaknya Yang Hamil Hingga Melahirkan Berdiri

  • account_circle mediagramindo
  • calendar_month Sabtu, 15 Mar 2025
  • visibility 106
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

MEDAN– Unit Pelayanan Perempuan dan Anak Sat Reskrim Polrestabes Medan menjadwalkan pemeriksaan terhadap AL (19) siswi SMK Negeri Kota Medan yang melahirkan bayi sambil berdiri di sebuah warung Jalan Flamboyan Raya, Medan Tuntungan, lalu ditinggal begitu saja.

Dalam kasus ini, pelajar perempuan tersebut sebagai terlapor penelantaran anak.

“Kami sudah memanggil orang tuanya untuk dimintai keterangan,” ungkap Kanit PPA Polrestabes Medan, Iptu Dearma Agustina Sinaga di Medan, Sabtu, 15 Maret 2025.

Dari hasil penyelidikan awal, AL diketahui pernah berhubungan badan dengan lima laki-laki berbeda dan tidak mengetahui siapa ayah dari bayinya. Polisi masih mendalami informasi ini dan mengumpulkan keterangan dari saksi-saksi, termasuk warga yang menemukan bayi tersebut.

Polisi mengatakan, orang tua AL juga akan membuat laporan Polisi dalam kasus dugaan pencabulan anak dibawah umur.

Sebab, anaknya diduga sebagai korban pencabulan hingga hamil dan melahirkan.

“Orang tua terlapor sudah datang, bersedia menghadirkan anaknya dan akan membuat laporan tentang perbuatan cabul anaknya sebagai korban.”

Sebelumnya, warga yang tinggal di Jalan Flamboyan Raya, Lingkungan III, Kelurahan Tanjung Selamat, Kecamatan Medan Tuntungan sempat heboh ditemukannya bayi baru dilahirkan, Selasa 11 Maret, sekira pukul 11:00 WIB kemarin.

Sedangkan bayi dilahirkan pada Senin malam sekitar pukul 23:00 WIB.

Bayi tak berdosa ditemukan di tumpukan kayu, disamping rumah warga dengan kondisi telanjang tanpa sehelai benang yang menyelimuti tubuhnya.

Keterangan dari warga yang pertama kali menemukan bayi adalah Bram, pemilik rumah.

Awalnya Bram mendengar suara bayi menangis dari sekitar rumahnya.

Ketika ia melihat ke samping kiri rumahnya, ditemukan bayi tanpa busana masih berwarna merah tergeletak di tumpukan kayu.

“Awal mula penemuannya pak Bram ini mendengar suara bayi menangis, kemudian dilihatnya dan ia menghubungi saya. Ditemukan kondisi bayi itu kepalanya terluka, matanya berpasir dan kemudian lututnya memar,”kata Wahyudi Kepling setempat.

Setelah menemukan bayi, Bram menghubungi Wahyudi. Kemudian bayi tersebut dibawa ke klinik terdekat.

Selanjutnya, mereka melaporkan ke pihak berwajib untuk mengungkap siapa yang sudah melahirkan dan meninggalkan bayinya.

Begitu dilihat rekaman video Closed Cirkuit Television (CCTV) pada malam sebelumnya, atau tepatnya Selasa 10 Maret, ada seorang perempuan bersama dua temannya di warung es dawet milik Bram yang berada tepat di depan rumah.

Dalam rekaman Closed Cirkuit Television (CCTV), perempuan terlihat mondar-mandir di warung bermaterial kayu dan seng.

Hingga akhirnya kedua tangannya memegang kayu, dan ia berdiri dengan posisi sedikit merunduk.

Sambil mengedan, wanita tersebut melahirkan bayi tanpa bantuan peralatan apapun dan siapapun.

Setelah melahirkan, ia sempat mondar-mandir di pekarangan rumah warga.

Kemudian, ia meninggalkan bayi tak berdosa yang baru dilahirkannya begitu saja di dekat rumah warga.

Usai melihat rekaman video cctv, mereka langsung mengidentifikasi perempuan yang melahirkan bayi sambil berdiri tersebut ternyata AL (19) seorang pelajar duduk kelas II SMK Negeri di Kota Medan, yang tinggal tak jauh dari lokasi.

Ketika Kepala Lingkungan mengubungi menanyakan keberadaannya di malam sebelumnya, AL sempat mengelak.

Bahkan AL sempat sedikit marah dan merasa dituduh. Namun, setelah Wahyudi mengirimkan video rekaman cctv, ia tidak bisa mengelak lagi karena ciri-cirinya jelas.

“Saya menelepon yang bersangkutan dan menanyakan ada tidak malam itu duduk di warung dan dia bilang ada. Kemudian dia mengelak, merasa dituduh,”kata Wahyudi.

“Gak lama, saya kirim video. Dia terkejut kalau disitu ada kamera CCTV dan dia panik.”

Setelah terungkap dan diinterogasi Kepala Lingkungan, Polisi dan TNI, ia akhirnya mengaku kenapa tega membuang bayinya begitu saja, usai dilahirkan.

Pengakuan AL kepada Wahyudi Rangkuti, Kepala Lingkungan III, Kelurahan Tanjung Selamat, Kecamatan Medan Tuntungan, pelajar tersebut malu dan tidak mengetahui siapa ayah dari anak yang dilahirkannya.

Sebab pengakuannya, AL, ia diduga sudah berhubungan badan dengan lima pria berbeda.

“Setelah saya wawancarai bersama pihak Kepolisian, rupanya ada sekitar 5 laki-laki yang sudah berhubungan dengan wanita ini. Tetapi tidak diketahui yang mana ayahnya,”kata Wahyudi Rangkuti, Kepala Lingkungan III, Kelurahan Tanjung Selamat, Kecamatan Medan Tuntungan, Jumat (14/3/2025).

Wahyudi menerangkan, soal kehamilan, AL juga menutupinya dari orangtuanya.

Ketika di rumah dan sekolah, AL diduga kerap memakai pakaian maupun jaket berukuran besar.

Sehingga orangtuanya kaget ketika Polisi, pihak kelurahan datang memberi kabar kalau AL terekam kamera melahirkan sambil berdiri, laku bayinya ditinggal begitu saja.

“Kita selidiki dan betul beliau yang melahirkan. Orangtuanya syok, malu.”

  • Penulis: mediagramindo

Rekomendasi Untuk Anda

  • Gugatan Tutut Soeharto ke Kementerian Keuangan

    Gugatan Tutut Soeharto ke Kementerian Keuangan

    • calendar_month Kamis, 18 Sep 2025
    • account_circle mediagramindo
    • visibility 112
    • 0Komentar

    Jakarta – Kementerian Keuangan (Kemenkeu) RI menyatakan belum menerima surat gugatan dari Siti Hardiyanti Hastuti Rukmana, alias Tutut Soeharto, putri dari Presiden RI ke-2, Soeharto. Gugatan tersebut didaftarkan pada 12 September 2025 oleh pihak Tutut di pengadilan. Kepala Biro Komunikasi dan Layanan Informasi Kemenkeu, Deni Surjantoro, menyampaikan bahwa hingga saat ini pihaknya belum mendapatkan salinan […]

  • Pengukuhan Bunda Literasi, Bupati: Bangun Fondasi Generasi Emas Indonesia 2045

    Pengukuhan Bunda Literasi, Bupati: Bangun Fondasi Generasi Emas Indonesia 2045

    • calendar_month Sabtu, 18 Okt 2025
    • account_circle mediagramindo
    • visibility 195
    • 0Komentar

    LUBUK PAKAM – Bupati Deli Serdang, dr H Asri Ludin Tambunan mengukuhkan Ny Jelita Asri Ludin Tambunan sebagai Bunda Literasi di Aula Cendana, Lantai II, Kantor Bupati Deli Serdang, Jumat (17/10/2025). Setelah dikukuhkan, Ny Jelita yang juga Bunda Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) Deli Serdang ini mengukuhkan Bunda PAUD se-Kecamatan dan Pengurus Dewan Kerajinan Nasional […]

  • Deli Mas Segera Serahkan Aset, Perpajangan Ditolak

    Deli Mas Segera Serahkan Aset, Perpajangan Ditolak

    • calendar_month Sabtu, 23 Agt 2025
    • account_circle mediagramindo
    • visibility 139
    • 0Komentar

    LUBUK PAKAM –  Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Deli Serdang menolak (tidak mengabulkan) permohonan perpanjangan Hak Guna Bangunan (HGB) Pusat Perbelanjaan Lubuk Pakam di atas Sertifikat Hak Pengelolaan (SHPL) No.1 milik Pemkab Deli Serdang dengan surat No.25/DM-07-DPP-SYN-2025, tanggal 25 Juli 2025 yang diajukan PT Delimas Suryakannaka selaku pengelola Pasar Delimas. Penolakan itu tertuang dalam surat Dinas Perindustrian […]

  • Kasus Dugaan Penistaan Agama di The Sounds Project Ancol, 4 Tersangka

    Kasus Dugaan Penistaan Agama di The Sounds Project Ancol, 4 Tersangka

    • calendar_month Kamis, 13 Agt 2026
    • account_circle Pipin
    • visibility 160
    • 0Komentar

    JAKARTA – Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya menetapkan empat orang sebagai tersangka dalam perkara dugaan penistaan agama yang terjadi di stan minuman beralkohol pada festival musik The Sounds Project di Eco Park Ancol, Jakarta Utara. Dua di antaranya telah ditangkap dan ditahan. Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya Kombes Pol Iman Imanuddin […]

  • Tambang Emas Ilegal di Pulo Padang Longsor, Seorang Warga Tewas

    Tambang Emas Ilegal di Pulo Padang Longsor, Seorang Warga Tewas

    • calendar_month Selasa, 27 Mei 2025
    • account_circle mediagramindo
    • visibility 103
    • 0Komentar

    Mandailing Natal – Seorang warga tewas setelah tambang emas ilegal di Pulo Padang, Desa Simpang Durian, Kecamatan Lingga Bayu, Kabupaten Mandailing Natal, mengalami longsor pada Minggu (25/5/2025). Peristiwa tragis ini menambah daftar panjang bahaya kegiatan penambangan ilegal yang terus marak di daerah tersebut. Korban berinisial Abi (25), warga Desa Ampung Siala, Kecamatan Batang Natal, diketahui […]

  • Satu Unit Mobil Tenggelam Bersama Kapal Feri di Kaltim

    Satu Unit Mobil Tenggelam Bersama Kapal Feri di Kaltim

    • calendar_month Minggu, 22 Mar 2026
    • account_circle Admin
    • visibility 209
    • 0Komentar

    Kaltim – Pada hari Minggu, 22 Maret 2026, sekitar pukul 18.30 WITA, sebuah kapal feri penyeberangan mengalami kecelakaan di perairan Desa Kayu Batu, Kecamatan Muara Muntai, Kutai Kartanegara. Kejadian ini menjadi perhatian masyarakat setempat maupun pengguna jalan yang biasa melintasi jalur penyeberangan tersebut. Kapal yang saat itu sedang beroperasi mengangkut kendaraan, dilaporkan karam secara tiba-tiba […]

expand_less