Publik Dihebohkan Beda Keterangan Kepolisian, Guru atau Pacar
- account_circle mediagramindo
- calendar_month Rabu, 9 Jul 2025
- visibility 130
- print Cetak

Beda keterangan terkait teman pengendara Mobl Dinas Propam Tapanuli Selatan, Rabu (09/08).
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
Medan – Peristiwa viral di media sosial mengenai seorang remaja berusia 16 tahun yang kedapatan mengemudi mobil dinas Polres Tapanuli Selatan saat jalan-jalan ke Kota Medan menuai perhatian publik. Kejadian yang terjadi pada Minggu malam (6/7/2025) ini tidak hanya menjadi perhatian karena aksi remaja tersebut, tetapi juga karena adanya perbedaan keterangan dari pihak penegak hukum terkait identitas sosok perempuan yang turut berada di dalam mobil.
Beredar video yang menunjukkan mobil dinas yang dikemudikan oleh remaja tersebut, dengan sosok perempuan di dalamnya, serta dugaan terjadinya kecelakaan lalu lintas di Jalan Pandu, Simpang Palangkaraya, Medan.
Video tersebut memperlihatkan mobil yang diduga melakukan tabrak lari terhadap kendaraan lain, sebagaimana diunggah story pribadinya melalui akun Instagram Fifie Wijaya.
Dalam rilis awal, Kabid Humas Polda Sumatera Utara, Kombes Pol Ferry Walintukan, menyampaikan bahwa remaja tersebut melihat ada gurunya saat berkendara di jalur yang sama.
“Informasi yang didapatkan, waktu anak-anak tersebut sedang jalan, dia melihat ada gurunya, itu guru anak yang bersangkutan, kebetulan satu jalur,” ujarnya pada Minggu (6/7/2025).
Namun, berbeda dengan penjelasan dari Kapolres Tapanuli Selatan, AKBP Yasir, yang mengklarifikasi tentang sosok perempuan di dalam mobil. Ia mengaku bahwa perempuan yang terekam bersama anak tersebut bukanlah gurunya, melainkan pacarnya. “Oh itu pacar anaknya Pak Kasi Propam,” kata Yasir kepada wartawan pada Senin (7/7/2025).
Yasir juga membenarkan bahwa peristiwa tersebut melibatkan kecelakaan yang menyebabkan tabrakan. Ia menegaskan bahwa remaja yang mengemudi adalah anak dari petugas Propam, dan kejadian tersebut sedang dalam penanganan pihak Propam Polda Sumatera Utara.
Perbedaan keterangan ini menimbulkan sejumlah pertanyaan di masyarakat, terutama terkait siapa sebenarnya sosok perempuan yang berada di dalam mobil dan bagaimana peristiwa tersebut bisa terjadi
Pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan lebih lanjut untuk mengungkap fakta sebenarnya dan memastikan penegakan hukum yang adil.
Sementara itu, masyarakat dan pengguna media sosial semakin ramai membahas kejadian ini, menunggu klarifikasi resmi dari pihak berwenang agar kejadian ini bisa dipahami secara objektif dan tidak menimbulkan spekulasi yang berlebihan.
- Penulis: mediagramindo


