Pelaku Penculikan Anak SD di Marelan Ditangkap
- account_circle mediagramindo
- calendar_month Jumat, 1 Agt 2025
- visibility 99
- print Cetak

Tampang Tiga Pelaku Penculikan Anak SD di Marelan, Jumat (01/08).
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
Medan – Setelah sempat menghebohkan warga Marelan, aksi penculikan seorang anak di Sekolah Nurul Fadilah akhirnya berhasil diungkap dan ketiga pelaku ditangkap oleh tim Polsek Medan Labuhan. Ketiga pelaku yang terlibat dalam penculikan diamankan di tempat yang berbeda dan wajah mereka telah dirilis ke publik, Jumat (01/08).
Pelaku yang berperan sebagai eksekutor diketahui langsung menjemput korban saat hendak pulang sekolah.
Sedangkan dua pelaku lain bertugas mengatur komunikasi dan mengirim surat ancaman kepada keluarga korban yang berisi permintaan tebusan sebesar Rp 50 juta.
Polisi juga melacak jejak digital dari nomor rekening dan rekaman CCTV di sekitar lokasi sekolah untuk mengungkap keberadaan pelaku.
Berita baiknya, anak korban yang sempat hilang berhasil ditemukan sekitar jam 01:00 wib dalam kondisi selamat dan kini telah kembali ke pangkuan keluarga yang menunggunya di kediaman mereka di Perumahan Permata Asami Residence, Jalan Marelan III, Pasar 3 Barat, Kelurahan Terjun, Kecamatan Rengas Pulau.
Kronologi kejadian bermula saat anak laki-laki berstatus siswa kelas 2 SD tersebut hilang sekitar pukul 11.30 WIB, Kamis (31/07), saat hendak pulang sekolah di Jalan Marelan 3, Kelurahan Rengas Pulau. Pelaku, yang diketahui merupakan sepupu dari ibu korban, menjemput korban dan membawanya ke rumahnya. Di sana, pelaku mengirim surat ancaman kepada nenek korban yang berisi permintaan tebusan.
Kesigapan keluarga dan warga setempat memicu kepanikan dan berujung pelaporan ke pihak berwajib. Ibu korban yang baru tiba di sekolah langsung melaporkan kejadian ke Polsek Medan Labuhan, sehingga proses pencarian dan penangkapan pelaku dapat dilakukan secara cepat.
Masyarakat diimbau untuk lebih waspada dan berhati-hati terhadap orang-orang tidak dikenal di lingkungan sekitar.
“Mari kita doa bersama agar anak tersebut segera menemukan keadaan sehat dan selamat,” ujar salah satu orang tua siswa.
Hingga berita ini diturunkan, pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan lanjutan serta mengimbau masyarakat agar tetap waspada dan melaporkan jika melihat hal yang mencurigakan.
- Penulis: mediagramindo


