Diduga Kuat Pelaku Ledakan Bom Rakitan di SMA Negeri 72 Masih Pelajar
- account_circle mediagramindo
- calendar_month Jumat, 7 Nov 2025
- visibility 351
- print Cetak

Bom Rakitan Meledak di Area Masjid SMA 72 Jakarta Utara, Jum'at (07/11).
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
Jakarta – Insiden ledakan yang terjadi di SMA Negeri 72 Jakarta, Kelapa Gading, pada Jumat (7/11), menyisakan sejumlah korban luka yang saat ini sedang mendapatkan perawatan di berbagai rumah sakit.
Selain Rumah Sakit Cempaka Putih (RSIJ), sebanyak tujuh korban dibawa ke RS Yarsi Jakarta untuk mendapatkan penanganan medis.
Menurut informasi dari Direktur Medis RS Yarsi, dr. Muhammadi, sebanyak enam dari korban tersebut dirawat di ruang gawat darurat, sementara satu korban lain menjalani operasi.
“Saat ini kami menerima beberapa korban dari kejadian ini. Dari enam pasien di emergency, lima mengalami gangguan pendengaran, satu lagi luka ringan yang sudah bisa pulang, dan satu korban menjalani tindakan operasi,” ungkap dr. Muhammadi.

Puluhan orang terkena ledakan di SMA 72 Jakarta Utara.
Dari keterangan yang sama, dr. Muhammadi menyebutkan bahwa salah satu korban mengalami luka yang cukup serius sehingga memerlukan tindakan operasi segera.
Ia juga menyampaikan bahwa sebagian besar korban mengalami luka ringan, sementara beberapa di antaranya mengalami cedera yang lebih serius.
Selain di RS Yarsi, sejumlah korban juga dirujuk ke RSIJ Cempaka Putih dan rumah sakit lain di sekitar Jakarta. Data awal menyebutkan bahwa total ada 54 orang yang mengalami luka-luka akibat ledakan tersebut, dengan sebagian di antaranya sudah mendapatkan pengobatan dan ada yang sudah pulang ke rumah.
Dugaan sementara, ledakan yang terjadi berasal dari bom rakitan yang diduga dibuat oleh pelaku yang merupakan siswa sekolah tersebut.
- Penulis: mediagramindo


