Pengembang Komplek J City dan The CityView Medan Condominium Jadi Sorotan
- account_circle mediagramindo
- calendar_month Jumat, 24 Okt 2025
- visibility 127
- print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
Medan – Anggota Komisi IV DPRD Kota Medan, Rommy Van Boy, mengkritisi sikap Dinas Perumahan Kawasan Permukiman Cipta Karya dan Tata Ruang (PKPCKTR) Kota Medan terkait pembiaran terhadap pembangunan dua kompleks perumahan yang diduga melanggar sempadan sungai.
Dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) yang berlangsung beberapa waktu lalu, Rommy menyatakan bahwa pihak pengembang Komplek J City dan The CityView Medan Condominium diketahui telah melanggar aturan terkait batas sempadan sungai.
Menurutnya, meskipun Badan Wilayah Sungai Sumatera II (BWSS II) sudah memberikan teguran, namun hingga saat ini tidak ada tindakan tegas dari Pemko Medan.
“Dari RDP, kita tahu bahwa kedua pengembang tersebut melanggar ketentuan. BWSS II sudah memberikan teguran, tetapi Pemko Medan tampaknya tidak mengambil langkah tegas. Ada apa sebetulnya?” tanya Rommy saat dihubungi, Jumat (24/10).
Politisi Partai Golkar ini menegaskan bahwa pembiaran tersebut berpotensi menimbulkan dampak negatif, terutama terhadap keberlanjutan program penanganan banjir yang sedang digalakkan Pemerintah Kota Medan.
Ia meminta agar Dinas PKPCKTR bersama Satpol PP segera mengambil langkah tegas, termasuk pembongkaran bangunan yang diduga melanggar sempadan sungai.
“Kami berharap tindakan tegas berupa pembongkaran segera dilakukan terhadap bangunan Komplek J-City dan Komplek CityView yang berada di atas sempadan sungai. Ini penting demi melindungi masyarakat dari risiko banjir dan menjaga keberlanjutan program penanggulangan banjir di Kota Medan,” tegas Rommy.
Ia menambahkan, pembiaran pembangunan yang tidak sesuai aturan ini bisa menjadi contoh buruk bagi pengembang lainnya dan berpotensi memperparah masalah banjir di kota tersebut.
Ia pun mengingatkan agar pemerintah lebih tegas dalam menegakkan aturan demi kepentingan umum.
Sebelumnya, perwakilan BWSS II, Ferry, mengatakan bahwa pihaknya mencatat adanya penyempitan sungai akibat pembangunan Komplek J-City dan Komplek CityView.
- Penulis: mediagramindo


