Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Pelaku Pengeroyokan Tiga Orang, Padahal Laporan Polisi Sudah 2 Tahun

Pelaku Pengeroyokan Tiga Orang, Padahal Laporan Polisi Sudah 2 Tahun

  • account_circle mediagramindo
  • calendar_month Jumat, 2 Mei 2025
  • visibility 133
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

MEDAN – Polsek Pancurbatu diduga mengendapkan laporan kasus pengeroyokan yang dilaporkan Nurhelni Br Karo (47) selama hampir 2 tahun lamanya.

Dalam laporannya yang tertuang dalam Surat Tanda Terima Laporan Polisi (STTLP) Nomor : STTLP / B / 483 / XII/2023/SPKT/Polsek Pancurbatu/Polrestabes Medan/Polda Sumatera Utara, Nurhelni menyebutkan bahwa suaminya, Eka Pranata Tarigan dianiaya secara bersama-sama oleh tiga orang di Toko Mas Etania, Pasar Pancurbatu, Jalan Jamin Ginting, Kampung Tengah, Kecamatan Pancurbatu, Kabupaten Deliserdang pada hari Kamis, 14 Desember 2023.

Ironisnya, hingga kini, belum ada kejelasan perihal perkembangan kasus yang dilaporkan hampir 2 tahun lamanya ini.

Padahal, ketiga terduga yang melakukan penganiayaan terhadap Eka Pranata Tarigan sudah teridentifikasi.

Apalagi, para terduga pelaku tetap eksis alias masih bebas berkeliaran persis di seputaran Polsek Pancurbatu.

“Anehnya lagi, dalam laporan tertuang bahwa para terlapor diduga telah melakukan tindak pidana pengeroyokan sebagaimana dimaksud dalam Pasal 170 KUHP. Namun, setelah hampir 2 tahun lamanya, penyidik Polsek Pancurbatu hanya menetapkan satu orang tersangka dan menjeratnya dengan Pasal 351. Itu pun tak dilakukan penahanan,” ujar kuasa hukum korban, Jhon Feryanto Sipayung dan Ferry Agusto M Sinaga di Mapolsek Pancurbatu, Jumat, (02/05).

Artinya, lanjut dijelaskannya Feryanto, penyidik Polsek Pancurbatu tidak profesional dalam menangani perkara ini sehingga pasal pengeroyokan diubah menjadi penganiayaan.

“Atau jangan-jangan penyidik Polsek Pancurbatu takut kepada para terlapor atau memang ada perihal lainnya sehingga sampai saat ini para terduga pelaku masih bebas berkeliaran,” jelasnya.

Padahal, Feryanto menyebutkan, kasus ini tidak rumit, karena para terlapor sudah teridentifikasi, bahkan masih eksis berkeliaran di seputar Polsek Pancurbatu.

“Namun begitu, jika Polsek Pancurbatu takut atau memang tak mampu menangani kasus yang dilaporkan klien kami ini, limpahkan saja ke Polda Sumut. Sederhana saja itu,” sebutnya.

Atau, kata Feryanto, secara hirarki, kedudukan Polsek Pancurbatu memang lebih tinggi dibanding Polda Sumut sehingga berani mengangkangi program prioritas Kapolda Sumut, khususnya dalam menangani kasus pengeroyokan yang dialami Eka Pranata Tarigan.

“Sekali lagi kami sampaikan, jika memang Polsek Pancurbatu takut atau memang tak mampu menuntaskan kasus penganiayaan yang dialami klien kami, maka kami minta untuk melimpahkannya ke Polda Sumut,” tegasnya seraya berharap Kapolda Sumut dapat menuntaskan kasus ini.

Terpisah, Kanit Reskrim Polsek Pancurbatu, Iptu Elia Karo-karo yang dikonfirmasi mengatakan bahwa pihaknya professional dalam menangani perkara ini.

Namun, Ketika ditanya mengapa kasus ini mengendap hingga hampir 2 tahun lamanya di Polsek Pancurbatu, Kanit Reskrim beralasan karena antara pelapor dan terlapor sama-sama saling melaporkan.

“Terlapor ini melaporkan pelapor ke Polrestabes Medan. Sementara, sebaliknya, pelapor melaporkan terlapor ke Polsek Pancurbat. Jadi, kami harus ekstra hati-hati dalam menangani kasus ini,” kata Kanit lewat sambungan telepon.

Kendati demikian, kata Kanit Reskrim, pihaknya tetap professional dalam menangani kasus ini.

“Ini saling lapor. Jadi kami kordinasikan lagi ke Polrestabes Medan. Untuk perkembangan selanjutnya, nanti kami sampaikan,” pungkasnya.

Sebelumnya, Eka Pranata Tarigan dianiaya oleh tiga orang di Toko Mas Etania, Pasar Pancurbatu, Jalan Jamin Ginting, Kampung Tengah, Kecamatan Pancurbatu, Kabupaten Deliserdang pada hari Kamis, 14 Desember 2023.

Akibatnya, korban mengalami luka pada bagian wajah dan tubuhnya.

Tidak terima suaminya babak belur karena dikeroyok oleh sejumlah orang, istri korban melaporkan peristiwa tersebut ke Mapolsek Pancurbatu.

Namun miris, hingga hampir 2 tahun lamanya, kasus ini tak kunjung tuntas, karena tak satu orang pun dari para terduga pengeroyokam terhadap Eka Pranata Tarigan ditahan.

Bahkan ironisnya, dalam STTLP disebut korban mengalami tindak pidana sesuai dengan Pasal 170 KUHP, namun setelah hampir 2 tahun lamanya, Pasal tersebut diubah menjadi 351 KUHP.

Apa yang terajadi di Polsek Pancurbatu ini semakin menambah catatan panjang tentang sulitnya mendapat keadilan di jajaran Polrestabes Medan.

  • Penulis: mediagramindo

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pengemudi Mobil Propam Polri Remaja 16 Tahun

    Pengemudi Mobil Propam Polri Remaja 16 Tahun

    • calendar_month Senin, 7 Jul 2025
    • account_circle mediagramindo
    • visibility 184
    • 0Komentar

    Medan – Kasat Lantas Polrestabes Medan, AKBP I Made Parwita, membenarkan bahwa pengemudi mobil dinas Propam Polres Tapanuli Selatan yang viral di media sosial merupakan anak di bawah umur, berusia 16 tahun. Kejadian ini memicu perhatian publik terkait penggunaan kendaraan dinas oleh anak di bawah umur di kota Medan. Dalam keterangannya, AKBP I Made Parwita […]

  • Melawan Petugas, Curanmor di Kos-kosan Ditembak Reskrim Polsek Medan Baru

    Melawan Petugas, Curanmor di Kos-kosan Ditembak Reskrim Polsek Medan Baru

    • calendar_month Selasa, 11 Mar 2025
    • account_circle mediagramindo
    • visibility 157
    • 0Komentar

    MEDAN – Melawan petugas saat dibawa pengembangan, Pencuri Sepeda Motor (Curanmor) di kos-kosan Padang Bulan ditembak Unit Reskrim Polsek Medan Baru. Tersangka curanmor yang ditembak ini berinisial AG alias Fandi (36), warga Jalan Gang Mecu 2, Kelurahan Desa Rumah Kabanjahe, Kecamatan Kabanjahe, Kabupaten Tanah Karo. Fandi ditembak lantaran tembakan peringatan yang diletuskan personel Unit Reskrim […]

  • Ramadhan Penuh Berkah, Rutan Kelas I Medan Kembali Bagi-Bagi Takjil Kepada Masyarakat

    Ramadhan Penuh Berkah, Rutan Kelas I Medan Kembali Bagi-Bagi Takjil Kepada Masyarakat

    • calendar_month Jumat, 14 Mar 2025
    • account_circle mediagramindo
    • visibility 125
    • 0Komentar

    Medan –  Dalam rangka berbagi kebaikan dibulan Ramadhan Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas I Medan Kanwil Ditjenpas Sumut kembali bagi-bagi takjil untuk masyarakat di sekitar Rutan, Jumat, (14/03). Dipimpin langsung oleh Kepala Rutan Kelas I Medan, Andi Surya dan diikuti oleh pejabat struktural serta petugas Rutan I Medan. Sebanyak 300 Paket takjil dibagikan kepada masyarakat […]

  • Pembentukan Koperasi Merah Putih di Banda Aceh

    Pembentukan Koperasi Merah Putih di Banda Aceh

    • calendar_month Kamis, 22 Mei 2025
    • account_circle mediagramindo
    • visibility 120
    • 0Komentar

    Banda Aceh – Wakil Menteri Koperasi dan Usaha Kecil Menengah (Wamenkop-UKM) Ferry Juliantono menegaskan bahwa kehadiran Koperasi Desa Merah Putih merupakan solusi bagi masyarakat untuk menghindari praktik rentenir dan pinjaman online (pinjol) yang berbunga tinggi. Pernyataan tersebut disampaikan Ferry dalam acara peluncuran percepatan musyawarah desa khusus (musdesus) pembentukan Koperasi Merah Putih di Banda Aceh, Kamis […]

  • Efek Jera Menindak Geng Motor Di Kota Medan Belum Berhasil

    Efek Jera Menindak Geng Motor Di Kota Medan Belum Berhasil

    • calendar_month Sabtu, 27 Apr 2024
    • account_circle mediagramindo
    • visibility 111
    • 0Komentar

    Medan – Geng Motor yang meresahkan Warga Kota Medan semakin merajalela, bukan hanya konvoi di jalan raya akan tetapi sudah masuk ke gang kecil di perumahan Masyarakat saat malam hari. Berdasarkan penindakan yang di lakukan Kepolisian Sumatera Utara bulan Januari, sudah puluhan yang berhasil di amankan geng motor di wilayah Medan, Binjai dan langkat. Pelaku […]

  • Doa Sarjana Al-Washliyah Sumut Untuk Pilkada Yang Bermoral dan Bermartabat

    Doa Sarjana Al-Washliyah Sumut Untuk Pilkada Yang Bermoral dan Bermartabat

    • calendar_month Minggu, 24 Nov 2024
    • account_circle mediagramindo
    • visibility 161
    • 0Komentar

    Medan – Sehari menjelang masa tenang kampanye Pilkada serentak di seluruh Indonesia termasuk Sumatera Utara, Calon Gubernur dan Wakil Gubernur Sumatera Utara memenuhi undangan dari Sarjana Al Washliyah Organisasi Islam terbesar di Sumatera Utara untuk memanjatkan Doa bersama Pilkada Bermoral dan Bermartabat di Kantor Wilayah (PW) Al Jam’iyatul Washliyah Sumatera Utara Jl SM Raja Kota […]

expand_less