Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Raja Juli Antoni Bakal Dipanggil KPK, Ini Penjelasannya

Raja Juli Antoni Bakal Dipanggil KPK, Ini Penjelasannya

  • account_circle mediagramindo
  • calendar_month Jumat, 19 Sep 2025
  • visibility 80
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Jakarta – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) membuka peluang untuk memanggil sejumlah pejabat tinggi di lingkungan Kementerian Kehutanan dan Lingkungan Hidup terkait kasus dugaan suap dalam pengelolaan kawasan hutan di PT Eksploitasi dan Industri Hutan (Inhutani) V.

Hal ini disampaikan oleh Pelaksana Tugas Deputi Penindakan dan Eksekusi KPK, Asep Guntur Rahayu, di Gedung Merah Putih KPK Jakarta.

Dalam keterangannya, Asep menyatakan bahwa pihaknya tidak menutup kemungkinan memanggil pejabat publik yang diduga terlibat, termasuk Menteri Kehutanan Raja Juli Antoni maupun mantan Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan Siti Nurbaya Bakar, apabila informasi yang diterima mengarah kepada keterlibatan mereka dalam kasus tersebut.

“Tidak menutup kemungkinan dari informasi-informasi yang kami terima, siapa pun yang nanti disebutkan bahwa ada keterlibatan dari oknum orang atau oknum pejabat atau pegawai tentu kami akan panggil,” ujar Asep Guntur Rahayu, Kamis (18/9) malam.

Langkah tersebut muncul setelah pemeriksaan terhadap Dida Migfar Ridha, Staf Ahli Menteri Kehutanan Bidang Ekonomi dan Perdagangan Internasional sekaligus mantan Direktur Jenderal Pengelolaan Hutan Lestari KLHK.

Dida diperiksa sebagai saksi pada 17 September 2023, terkait kasus dugaan suap yang diduga melibatkan pihak-pihak di lingkungan Kementerian Kehutanan dan Lingkungan Hidup.

Kasus ini tengah diselidiki secara intensif oleh KPK, seiring dengan upaya pemberantasan praktik korupsi di sektor pengelolaan sumber daya alam dan lingkungan hidup.

KPK menegaskan komitmennya untuk mengungkap seluruh pihak yang terlibat, termasuk pejabat tinggi, demi menegakkan hukum dan memastikan pengelolaan hutan yang transparan dan akuntabel.

Sementara itu, dia menjelaskan pemanggilan terhadap Dida Migfar dilakukan untuk pemeriksaan silang keterangan yang telah disampaikan saksi-saksi lain.

Sebelumnya, KPK melakukan OTT di kantor Inhutani V, yang merupakan salah satu BUMN dan pada 14 Agustus 2025, KPK menetapkan tiga tersangka kasus dugaan suap pengelolaan kawasan hutan tersebut.

Penangkapan itu dilakukan setelah adanya operasi tangkap tangan (OTT) pada 13 Agustus 2025.

Kasus ini terungkap setelah adanya dugaan tindak pidana korupsi berupa suap sektor kehutanan terkait dengan kerja sama pengelolaan kawasan hutan.

KPK berjanji akan terus melakukan proses penyidikan secara objektif dan profesional sesuai dengan ketentuan hukum yang berlaku.

  • Penulis: mediagramindo

Rekomendasi Untuk Anda

  • Kadis Pendidikan Ngeles Tak Hadir Sidang Perdana Kasus PPPK Langkat

    Kadis Pendidikan Ngeles Tak Hadir Sidang Perdana Kasus PPPK Langkat

    • calendar_month Rabu, 5 Mar 2025
    • account_circle mediagramindo
    • visibility 95
    • 0Komentar

    MEDAN – Sidang perdana kasus kecurangan seleksi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) Kabupaten Langkat digelar di Pengadilan Negeri (PN) Medan, Rabu (5/3/2025). Sidang tersebut turut menghadirkan 5 terdakwa. Pantauan wartawan sidang berlangsung sekitar pukul 11.10 WIB. Terlihat 5 terdakwa mengenakan rompi berwarna merah jambu dihadirkan dalam sidang dengan agenda pembacaan dakwaan oleh Jaksa Penuntut […]

  • Usai Peringatan Hari Buruh di Monas, Siapa yang Bersihkan Sampah.!

    Usai Peringatan Hari Buruh di Monas, Siapa yang Bersihkan Sampah.!

    • calendar_month Kamis, 1 Mei 2025
    • account_circle mediagramindo
    • visibility 76
    • 0Komentar

    Jakarta – Anggota Polres Metro Jakarta Pusat ikut membantu membersihkan sampah sisa kegiatan peringatan Hari Buruh Internasional (May Day) 2025 di kawasan Monumen Nasional (Monas), Jakarta Pusat, Kamis, (01/05). “Kami ingin menunjukkan bahwa polisi tidak hanya hadir saat mengamankan keramaian. Kami juga hadir setelahnya untuk merawat lingkungan bersama masyarakat,” kata Kapolres Metro Jakarta Pusat Kombes […]

  • Kacau, Tukang Peras Ngaku Wartawan Terima 500 Juta

    Kacau, Tukang Peras Ngaku Wartawan Terima 500 Juta

    • calendar_month Jumat, 17 Okt 2025
    • account_circle mediagramindo
    • visibility 125
    • 0Komentar

    Lampung Tengah – Kejaksaan Negeri Lampung Tengah tengah menyelidiki sebuah kasus dugaan pemerasan yang melibatkan seorang pria yang mengaku sebagai wartawan. Pria tersebut mengklaim memiliki 32 media dan diduga melakukan pemerasan terhadap aparatur sipil negara (ASN) dengan modus menawarkan kerja sama advertorial serta langganan publikasi. Kasus ini mencuat setelah adanya laporan dari salah satu Organisasi […]

  • Semarak Hari Lahir Pancasila Sekaligus Lomba Body Contest di Rutan 1 Medan

    Semarak Hari Lahir Pancasila Sekaligus Lomba Body Contest di Rutan 1 Medan

    • calendar_month Sabtu, 1 Jun 2024
    • account_circle mediagramindo
    • visibility 103
    • 0Komentar

    Medan – Rangkaian Hari Lahir Pancasila Tahun 2024 diawali dengan Upacara yang berlangsung di Rumah Tahanan (Rutan) Kelas I Medan Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan HAM Sumatera Utara diikuti oleh seluruh petugas dan warga binaan bagian terpenting sebagai dasar negara dan pedoman hidup berbangsa dan bernegara, Sabtu (01/06). Bertindak sebagai inspektur upacara Kepala Kesatuan Pengamanan […]

  • Wabah Human Metapneumovirus (HMPV) Kadinkes Lakukan Tindakan Preventif

    Wabah Human Metapneumovirus (HMPV) Kadinkes Lakukan Tindakan Preventif

    • calendar_month Senin, 6 Jan 2025
    • account_circle mediagramindo
    • visibility 103
    • 0Komentar

    MEDAN – Penyebaran wabah Human Metapneumovirus (HMPV) di luar Indonesia, yang disebut mirip Covid-19 menjadi perhatian lembaga kesehatan nasional. Dinas Kesehatan Sumut sudah berkoordinasi dengan Kementerian Kesehatan. Kepala Dinas Kesehatan (Kadinkes) Sumut, Faisal Hasrimy kepada wartawan mengatakan, hasil koordiansi dengan kementerian kesehatan Indonesia, diketahui data penyebaran virus Human Metapneumovirus (HMVP) belum terjadi di Indonesia. Dan […]

  • Kejagung Periksa Direktur Utama PT Bank Sumut Terkait Kasus Dugaan Korupsi Kredit PT Sritex

    Kejagung Periksa Direktur Utama PT Bank Sumut Terkait Kasus Dugaan Korupsi Kredit PT Sritex

    • calendar_month Senin, 2 Jun 2025
    • account_circle mediagramindo
    • visibility 110
    • 0Komentar

    Jakarta – Penyidik Jaksa Agung Muda Bidang Tindak Pidana Khusus (Jampidsus) melakukan pemeriksaan terhadap Babay Farid Wazdi (BFW), Direktur Utama PT Bank Sumut, terkait kasus dugaan korupsi pemberian kredit kepada PT Sri Rejeki Isman, Tbk (PT Sritex). Pemeriksaan ini dilakukan sebagai bagian dari proses pengumpulan bukti dalam kasus yang melibatkan sejumlah bank dan pihak terkait […]

expand_less