Sahabat Amerika Serikat Tolak Berikan Dukungan dalam Penanganan Penutupan Selat Hormuz
- account_circle Admin
- calendar_month Senin, 16 Mar 2026
- visibility 355
- print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
Hormuz – Sejumlah negara sekutu utama Amerika Serikat menyatakan belum berencana untuk mengirim kapal perang guna mengamankan Selat Hormuz, jalur pelayaran strategis yang kini tengah mengalami gangguan akibat penutupan oleh Iran.
Pernyataan ini muncul setelah Iran membatasi lalu lintas kapal tanker minyak sebagai respons terhadap serangan udara yang dilakukan AS dan Israel.
Pemerintah Jepang, Australia, dan Inggris secara tegas menyatakan sikap hati-hati terkait situasi tersebut. Meskipun Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, terus meningkatkan tekanan kepada negara-negara mitra untuk turut serta menjaga keamanan jalur penting ini, ketiga negara tersebut menegaskan bahwa mereka belum memutuskan untuk mengirim pasukan ataupun kapal perang ke wilayah tersebut, dikutip dari laman The Guardian, Senin (16/03).
Penutupan Selat Hormuz sendiri terjadi sejak akhir Februari hingga Maret 2026, setelah Iran melalui Pasukan Pengawal Revolusi Islam (IRGC) melakukan tindakan tersebut sebagai bentuk balasan atas serangan militer yang dilancarkan AS dan Israel terhadap Iran.
- Penulis: Admin


