Sang Adik Pasang Badan Bela Abangnya Yang Ditahan Padahal Korban
- account_circle Pipin
- calendar_month Jumat, 1 Mei 2026
- visibility 491
- print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Warga Live Facebook di Mapolres Labuhanbatu Menuntut Keadilan, Jumat (01/05).
Dalam video tersebut, sang istri menyebutkan bahwa kejadian penangkapan tersebut berhubungan dengan kasus pembacokan yang pernah terjadi. Ia menyampaikan bahwa saat kejadian, pelaku sempat berupaya untuk berdamai dan melaporkan kasus tersebut ke polisi.
Sayangnya, proses perdamaian tersebut berujung pada penangkapan yang tidak diharapkan, bahkan sang adik menegaskan pernah terjadi saat itu sang abang dimintai uang tebusan sebesar Rp28 juta agar bisa dibebaskan, serta biaya rehabilitasi sebesar Rp8 juta.
Kisah tersebut segera menuai beragam reaksi dari masyarakat dan pengguna media sosial. Banyak yang mengecam tindakan pihak kepolisian yang dianggap tidak transparan dan menilai penangkapan secara terbuka di tengah proses perdamaian sebagai langkah yang kurang manusiawi dan tidak sesuai prosedur.
“Inilah hasil dari rekrutmen Polri yang katanya transparan di Media padahal di dalam semuanya pelicin, OD, bekingan, jangan harap publik percaya kepada APH, salam akal sehat cerdas bijak dan waras,” tulis Pak Amoreapas, yang balas dengan komentar,”Emang cerita kronologi jelasnya gimana sudah nyalahkan APH,” Jawab Bramustika Aja. Ada juga yang berkomentar,”Bantu viralkan biar naik kasusnya ke Komisi III, tulis Alwi Siregar.
- Penulis: Pipin


