Tersisa 9 Kecamatan Terdampak Banjir & Longsor, Pengungsi Tinggal 7.988 Orang
- account_circle mediagramindo
- calendar_month Minggu, 30 Nov 2025
- visibility 92
- print Cetak

Bupati Deli Serdang Tinjau Posko Banjir
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
LUBUK PAKAM – Berdasarkan pendataan Command Center Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Deli Serdang, saat ini hanya tinggal tujuh kecamatan masih terdampak banjir, dua lainnya terdampak longsor.
“Dari data terakhir, per hari ini, Minggu (30/11/2025), total wilayah yang dilanda banjir dan longsor tanah akibat hujan terdapat 17 kecamatan. Namun, saat ini kondisinya sudah berangsur surut.
“Tinggal sembilan kecamatan yang beberapa desanya masih terdampak,” ungkap Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Komunikasi, Informatika, Statistik dan Persandian (Kominfostan) Deli Serdang, Anwar Sadat Siregar SE MSi, Minggu pagi (30/11/2025).
Rinciannya, tujuh kecamatan masih terdampak banjir atau masuk dalam zona kuning, yakni Percut Sei Tuan, Sunggal, Hamparan Perak, Labuhan Deli, Batang Kuis, Tanjung Morawa, dan Pantai Labu.
Sedangkan, dua kecamatan yang masih terdampak longsor (zona kuning), yakni Sibolangit dan STM Hilir.

Di STM Hilir, material longsor menutupi jalan penghubung Desa Penungkiren menuju Rambai. Namun, saat ini sedang dalam pengerjaan untuk pembukaan jalan. Sedangkan, di Kecamatan Sibolangit, tepatnya di Desa Suka Maju, jalan belum bisa dilalui.
Wilayah yang banjirnya sudah surut atau zona hijau, di antaranya Lubuk Pakam, Deli Tua, Namorambe, Pancur Batu, Galang, Patumbak, Beringin, dan Bangun Purba.
“Kondisinya sudah berangsur pulih, tinggal tujuh kecamatan terdampak banjir dan dua kecamatan titik longsor. Namun Posko Bencana tetap didirikan di kantor kecamatan,” tegas Plt Kadis Kominfostan.
- Penulis: mediagramindo


