Tinjau Lokasi Bencana, Gubsu Percepat Pembangunan Bronjong
- account_circle mediagramindo
- calendar_month Sabtu, 29 Mar 2025
- visibility 131
- print Cetak
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
SIMALUNGUN – Gubernur Sumatera Utara (Sumut) Muhammad Bobby Afif Nasution meninjau hulu Sungai Batu Gaga yang mengalami banjir bandang sepekan lalu dan merusak puluhan rumah di kota wisata Parapat, Kecamatan Girsang Sipanganbolon, Kabupaten Simalungun, Jumat (28/3/2025). Untuk langkah awal, direncanakan pembangunan bronjong sebagai penahan air.
Dalam peninjauan tersebut, Gubernur yang didampingi Bupati Simalungun, Anton Achmad Saragih melihat kondisi pasca banjir bandang di bagian hulu sungai. Atau yang berdekatan dengan rumah pemukiman warga di lereng bukit. Jalur menuju lokasi tertimbun bebatuan material longsor yang masih sulit dibersihkan karena berukuran besar.
Usai melihat kondisi sungai dan pemukiman di sekitarnya, Gubernur Bobby Nasution menemui para warga yang antusias menyampaikan kekhawatiran mereka jika terjadi hujan deras di bagian hulu, mengingat intentiasnya masih cukup tinggi di kawasan itu. Masyarakat masih trauma atas kejadian sekira 10 hari lalu yang mengakibatkan banyak kerusakan di bagian rumah mereka, termasuk barang-barang berharga.
Usai mendengarkan keluhan masyarakat, Bobby Nasution kemudian menyampaikan bahwa dalam hal penanganan pascabencana, ada skema jangak pendek yang bisa dilakukan. Hal ini agar masyarakat yang tinggal di sekitar Sungai Batu Gaga tidak khawatir lagi banjir bandang menimpa kediaman mereka. Meskipun ukuran sungai tergolong kecil.
“Ada sumbatan batu di atas sehingga air terbendung dan penuh. Pada saat air sudah tinggi (terbendung), jadi jatuh dan tumpah, termasuk juga batu-batu dan material lain terbawa (aliran),” jelas Bobby Nasution, kepada wartawan usai meninjau lokasi.
Untuk penanganan cepat dengan skema jangka pendek, Bobby mengatakan telah berkoordinasi dengan Balai Wilayah Sungai Sumatera (BWSS) II terkait rencana penanganan aliran sungai tersebut. Dan hal itu sudah pernah didata untuk pengerjaan pembangunan bronjong.
- Penulis: mediagramindo


