17 Agustus 2025, Qris Bisa Digunakan di Negara Sakura
- account_circle mediagramindo
- calendar_month Selasa, 29 Jul 2025
- visibility 78
- print Cetak

17 Agustus 2025, Qris bisa di Gunakan di Negara Sakura, Selasa (29/07).
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
Jakarta – Gubernur Bank Indonesia Perry Warjiyo mengumumkan bahwa standar pembayaran digital QRIS (Quick Response Code Indonesian Standard) akan dapat digunakan di Jepang mulai 17 Agustus 2025. Pengumuman ini disampaikan Perry dalam konferensi paparan hasil rapat Komisi Stabilitas Sistem Keuangan (KSSK) yang digelar pada Senin, 28 Juli 2025.
Dalam kesempatan tersebut, Perry menyatakan, “Kami sampaikan insya Allah mulai 17 Agustus efektif, 18 Agustus QRIS bisa dipakai di Jepang.” Ia menambahkan bahwa pihak Bank Indonesia telah melakukan uji coba terkait implementasi QRIS di Negeri Sakura. Sandbox pengujian telah dimulai sejak 15 Mei 2025, sehingga transaksi outbound di Jepang dapat dilakukan secara langsung mulai 18 Agustus 2025.
Implementasi QRIS di Jepang ini merupakan langkah strategis dalam memperluas penggunaan pembayaran digital lintas negara. Selain Jepang, Bank Indonesia juga tengah melakukan uji coba penggunaan QRIS di China dan tengah berdiskusi dengan otoritas di Arab Saudi.
Khusus di Arab Saudi, BI berencana menggunakan kartu identitas resmi atau kartu Nusuk sebagai alat pembaca QRIS dan penyimpan uang elektronik, demi memudahkan jemaah umrah dan haji dalam bertransaksi selama di Tanah Suci. Perry menyebut, “Sehingga bisa bertransaksi, jemaah umroh bisa menggunakan kartu Nusuk membaca QRIS dan ada uang elektroniknya.”
Selain pengembangan internasional, Perry Warjiyo juga mengungkapkan bahwa Bank Indonesia mendorong inovasi baru dalam penggunaan QRIS, yaitu fitur transaksi tanpa perlu memindai kode QR, yang dikenal sebagai fitur QRIS tanpa pindai atau tap.
Teknologi ini memungkinkan pengguna melakukan pembayaran hanya dengan menyentuhkan perangkat ke terminal pembayaran, sehingga transaksi menjadi lebih cepat dan praktis.
Inovasi ini dinilai sangat diminati oleh kalangan muda, dan BI berencana memperluas penggunaan fitur QRIS tap di berbagai destinasi wisata yang banyak dikunjungi generasi muda.
Perry menegaskan, “Kita terus perluas penggunaan dan merchant di berbagai destinasi wisata, khususnya kalangan muda yang suka dengan QRIS tanpa pindai atau sentuh.”
Langkah-langkah ini diharapkan dapat memperkuat posisi QRIS sebagai solusi pembayaran digital yang praktis, aman, dan mampu mendukung transaksi lintas negara serta mendukung pertumbuhan ekonomi digital Indonesia.
- Penulis: mediagramindo


