Sejumlah Kendaraan Mogok Mendadak Usai Isi Bakar di SPBU Kembangan, Jakarta Barat
- account_circle mediagramindo
- calendar_month Selasa, 5 Agt 2025
- visibility 57
- print Cetak

Motor pengendara mogok usai isi Pertalite di SPBU Kembangan
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
Jakarta – Kejadian menghebohkan terjadi di kawasan Kembangan, Jakarta Barat, setelah sejumlah kendaraan bermotor mengalami mogok mendadak usai mengisi bahan bakar di sebuah Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) pada hari Senin (4/8/2025). Insiden ini langsung menjadi perhatian warga dan pengguna media sosial setelah video yang merekam keluhan pengendara viral di berbagai platform.
Kepolisian dari Satreskrim Polres Metro Jakarta Barat dan Polsek Kembangan segera merespons dengan mengirimkan tim ke lokasi untuk melakukan penyelidikan. Kasat Reserse Kriminal Polres Metro Jakarta Barat, AKBP Arfan Zulkan Sipayung, menjelaskan bahwa pihaknya tengah melakukan pemeriksaan intensif terkait penyebab utama kejadian tersebut.
“Tim sudah kami turunkan ke lokasi untuk melakukan cek langsung di lapangan. Selain itu, kami juga memanggil pihak manajemen SPBU untuk dimintai keterangan dan proses berita acara pemeriksaan (BAP),” ujar AKBP Arfan dikutip dari akun Sosial Media, Selasa (05/08).

Berdasarkan hasil awal pemeriksaan, dugaan sementara menyebutkan bahwa insiden mogoknya kendaraan disebabkan oleh kesalahan saat pengisian bahan bakar di SPBU tersebut.
Diduga, pegawai SPBU melakukan kesalahan dengan memasukkan bahan bakar solar ke dalam tangki yang seharusnya diisi dengan Pertalite.
“Dugaan sementara, terjadi kesalahan pengisian bahan bakar yang dilakukan oleh petugas SPBU. Solar masuk ke tangki Pertalite, sehingga menyebabkan kendaraan mogok,” terang AKBP Arfan.
Saat ini, lokasi SPBU telah diberi garis polisi (police line) untuk proses penyelidikan lebih mendalam. Pihak kepolisian juga berkoordinasi dengan PT Pertamina dan manajemen SPBU terkait kemungkinan adanya kelalaian atau unsur pidana dalam kejadian ini.
Hingga berita ini diturunkan, penyelidikan masih terus berlangsung untuk memastikan penyebab pasti serta mencari tahu apakah ada unsur kelalaian yang berujung pidana dalam insiden tersebut.
Pihak berwenang mengimbau masyarakat agar tetap tenang dan mengikuti perkembangan informasi resmi dari aparat kepolisian dan perusahaan bahan bakar terkait.
- Penulis: mediagramindo


