Akses Jalan Depan Pintu Tol Bandar Selamat Resmi Ditutup untuk Tingkatkan Kelancaran Lalu Lintas di Medan
- account_circle mediagramindo
- calendar_month Selasa, 3 Jun 2025
- visibility 132
- print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
Medan – Akses jalan di depan Pintu Tol Bandar Selamat, Kecamatan Medan Tembung, resmi ditutup mulai sore hari ini, Selasa (3/6/2025).
Penutupan ini dilakukan guna mendukung proses pengerjaan infrastruktur dan mengurangi kemacetan yang selama ini menjadi keluhan masyarakat setempat.
Keputusan penutupan jalan diambil dalam rapat koordinasi yang digelar di ruang Badan Musyawarah (Banmus) DPRD Kota Medan, yang dipimpin langsung oleh Wakil Ketua DPRD Medan, Zulkarnaen.
Rapat tersebut turut dihadiri oleh Kasat Lantas Polrestabes Medan AKBP I Made Parwita, Plt Kepala Dinas Sumber Daya Air, Bina Marga, dan Bina Kontruksi (SDABMBK) Medan Gibson Panjaitan, Plt Kepala Dinas Perumahan, Permukiman, dan Cipta Karya (PKPCK) Medan Melvi Marlabayana, perwakilan Dinas Perhubungan (Dishub) Medan Richard Medy Simatupang, serta perwakilan dari Jasa Marga, PT CitraLand, dan unsur kecamatan setempat.
Wakil Ketua DPRD Medan, Zulkarnaen, mengatakan bahwa penutupan jalan dilakukan setelah Balai Besar Jalan Nasional (BBJN) menyelesaikan pembongkaran dua titik median jalan di Jalan Letda Sudjono, tepatnya dekat Jalan Padang dan Sekolah Budi Satrya. Ia menambahkan bahwa kedua median tersebut kini telah selesai dibongkar dan dapat dilalui.
“Setelah median jalan tersebut selesai dibongkar, akses ke tol perlu segera ditutup untuk mendukung rekayasa lalu lintas dan mengurai kemacetan yang selama ini terjadi,” ujarnya.
Zulkarnaen menegaskan bahwa langkah ini merupakan solusi konkret untuk mengatasi kemacetan kronis di kawasan tersebut. Ia juga menyebutkan bahwa aktivitas “Pak Ogah” yang selama ini meresahkan pengendara, terutama saat banjir, diharapkan dapat diminimalisasi.
“Kami yakin perubahan arus lalu lintas ini akan memberikan dampak positif dan signifikan dalam mengurangi kemacetan. Kami juga akan melakukan peninjauan lapangan terkait situasi lalu lintas pada Selasa depan,” katanya.
Sementara itu, Kasat Lantas Polrestabes Medan, AKBP I Made Parwita, menyatakan kesiapan pihaknya dalam mendukung implementasi penutupan jalan dan pengaturan arus lalu lintas yang akan berlangsung.
Ia menambahkan bahwa penutupan dilakukan oleh Jasa Marga, dan pihaknya akan berkoordinasi dengan Dishub Medan untuk pengaturan lalu lintas di lapangan.
“Penutupan ini dilakukan oleh Jasa Marga, dan kami dari Satlantas akan membantu dalam pengaturan lalu lintas agar berjalan lancar dan aman,” tuturnya.
Diharapkan, langkah ini mampu meningkatkan kelancaran arus lalu lintas di kawasan tersebut dan mengurangi kemacetan yang selama ini menjadi keluhan utama masyarakat Medan.
Pemerintah dan pihak terkait akan terus memantau dan melakukan evaluasi untuk memastikan keberhasilan langkah ini.
- Penulis: mediagramindo


