Angin Puting Beliung Terjang Kerinci, Ratusan Rumah Rusak dan Lima Warga Terluka
- account_circle mediagramindo
- calendar_month Minggu, 3 Agt 2025
- visibility 113
- print Cetak

Angin puting beliung terjang 36 rumah di Kecamatan Kayu Aro, Kabupaten Kerinci.
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
Jambi – Bencana angin puting beliung melanda dua desa di Kecamatan Kayu Aro, Kabupaten Kerinci, Sabtu (2/8/2025) siang. Kejadian ini menyebabkan ratusan rumah warga rusak dan mengakibatkan lima orang mengalami luka-luka ringan.
Kapolres Kerinci, AKBP Arya Tessa Brahmana, menyampaikan bahwa peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 14.00 WIB dan berdampak luas terhadap fasilitas umum dan pasar di wilayah tersebut. “Iya benar, telah terjadi bencana alam angin puting beliung di Desa Kresik Tuo dan Batang Sangir,” ujarnya.
Menurut data sementara, di Desa Kresik Tuo beberapa rumah mengalami kerusakan, sementara di Desa Batang Sangir sebanyak 94 rumah terdampak. Selain itu, tiga unit los di Pasar Kresik Tuo juga mengalami kerusakan pada bagian atap seng.
Kapolres menambahkan bahwa pihaknya telah memerintahkan Kabag Ops, AKP Yudistira, untuk segera membantu warga yang terdampak.
“Kami bersama anggota ke lapangan untuk memberikan bantuan dan melakukan evakuasi jika diperlukan,” katanya, sebagaimana dikutip dari akun media sosial resmi Polres Kerinci pada Minggu (03/08).
Sementara itu, Pemerintah Kabupaten Kerinci memastikan bahwa warga yang rumahnya rusak akan mendapatkan bantuan perbaikan dari pemerintah setempat.
Bupati Kerinci, Monadi, menyatakan bahwa proses pendataan kerusakan sedang berlangsung dan melibatkan Dinas Sosial serta Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Kerinci.
Berdasarkan laporan dari pihak desa dan kecamatan, tercatat sebanyak 109 rumah mengalami kerusakan akibat angin kencang ini. Rinciannya, 36 rumah mengalami kerusakan berat, 20 rusak sedang, dan 53 rusak ringan. Area terdampak meliputi tiga desa, yaitu Desa Batang Sangir, Sangir, dan Kresik Tuo.
Bupati Monadi mengimbau warga untuk tetap waspada dan mengutamakan keselamatan. Ia juga menegaskan bahwa pemerintah akan terus melakukan pendataan dan penanganan cepat agar warga dapat segera pulih dari musibah ini.
Hingga saat ini, proses evakuasi dan penanganan pascabencana masih berlangsung, dan masyarakat diimbau untuk tetap berhati-hati serta menghindari daerah rawan bencana angin kencang.
- Penulis: mediagramindo


