Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Desi Erianti Meninggal Dunia Usai Ditolak di IGD RSUD Rasidin Padang, Keluarga Pertanyakan Keputusan Rumah Sakit

Desi Erianti Meninggal Dunia Usai Ditolak di IGD RSUD Rasidin Padang, Keluarga Pertanyakan Keputusan Rumah Sakit

  • account_circle mediagramindo
  • calendar_month Minggu, 1 Jun 2025
  • visibility 225
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Padang – Kasus penolakan pasien di Instalasi Gawat Darurat (IGD) RSUD dr. Rasidin Padang menjadi perhatian publik setelah seorang warga bernama Desi Erianti meninggal dunia di IGD RS Siti Rahmah Padang. Kejadian ini memicu kecaman dan menyentakkan perhatian terhadap prosedur penanganan pasien di fasilitas kesehatan di Kota Padang, Minggu (01/06).

 

Kronologi Kejadian

Desi Erianti, warga asal Padang, sebelumnya dibawa ke RSUD dr. Rasidin pada Jumat malam (30/5/2025) setelah mengalami sesak napas. Menurut sepupunya, Suyudi, saat itu pihak rumah sakit menyatakan kondisi Desi belum memenuhi unsur kegawatdaruratan dan memintanya dipindah ke jalur umum dengan mengunakan Kartu Indonesia Sehat (KIS).

“Dokter menyatakan bahwa ia hanya sesak nafas, tensinya normal dan tidak memenuhi unsur kedaruratan. Jika ingin mendapatkan perawatan, harus dialihkan ke jalur umum,” ujar Suyudi.

Karena keluarga tidak mampu membayar biaya perawatan di jalur umum, mereka memutuskan membawa pulang Desi menggunakan ojek tengah malam itu juga. Sabtu siang, kondisi Desi semakin memburuk, dan nafasnya makin sesak. Keluarga kemudian berusaha mencari rumah sakit lain dan akhirnya membawa Desi ke IGD RS Siti Rahmah Padang.

Namun, kondisi kritis yang dialami Desi membuat dokter jaga di IGD menyatakan bahwa kondisinya sangat berisiko dan dapat memburuk sewaktu-waktu. Sekitar pukul 12.31 WIB, Desi akhirnya meninggal dunia saat dalam penanganan di IGD RS Siti Rahmah.

Akibat dari peristiwa itu, Direktur RSUD dr. Rasidin Padang, dr. Desy Susanty, M.Kes, hanya bisa menyampaikan belasungkawa atas meninggalnya Desi Erianti.

Dalam keterangannya, ia berdalih menyebutkan bahwa berdasarkan pemeriksaan di IGD, kondisi pasien tidak termasuk kegawatdaruratan.

“Dokter jaga telah melakukan pemeriksaan dan menyarankan agar pasien melakukan kontrol ke fasilitas kesehatan tingkat pertama (FKTP) atau puskesmas keesokan harinya,” katanya.

Namun, pernyataan ini menuai kritik dari keluarga almarhumah dan masyarakat yang menilai bahwa penolakan tersebut tidak manusiawi, apalagi dalam kondisi kritis.

Buntut kasus pasien yang ditolak berobat dia IGD RSUD Rasidin Padang berujung meninggal dunia, Inspektorat Kota Padang memastikan akan melakukan pemeriksaan menyeluruh terhadap penanganan kasus ini.

Inspektur Kota Padang, Arfian, menyampaikan bahwa tim beranggotakan lima orang telah dibentuk dan akan turun ke lapangan untuk melakukan konfirmasi langsung ke pihak rumah sakit dan keluarga Desi.

“Kami akan mengumpulkan keterangan dari berbagai pihak guna memastikan kejadian ini ditangani secara objektif dan transparan. Jika terbukti ada kelalaian, sanksi tegas akan diberikan,” tegas Arfian.

Ia juga menegaskan bahwa kasus ini harus menjadi pembelajaran penting bagi seluruh penyelenggara layanan kesehatan di Kota Padang, agar kejadian serupa tidak terulang di masa mendatang.

Kasus ini menimbulkan pertanyaan serius terkait standar pelayanan kesehatan dan prosedur penanganan pasien di fasilitas umum. Banyak pihak menyoroti pentingnya humanisme dalam pelayanan kesehatan, terutama saat pasien berada dalam kondisi kritis dan membutuhkan penanganan segera.

Pemerintah Kota Padang melalui Inspektorat berkomitmen meningkatkan pengawasan dan memastikan pelayanan publik, khususnya di sektor kesehatan, dilakukan sesuai prosedur dan manusiawi.

Kasus meninggalnya Desi Erianti menjadi pengingat akan pentingnya pelayanan kesehatan yang adil dan cepat. Pemerintah berjanji akan menindaklanjuti kasus ini secara objektif dan tegas, demi memastikan hak setiap warga mendapatkan perlakuan yang layak dan manusiawi di tengah situasi apapun.

  • Penulis: mediagramindo

Rekomendasi Untuk Anda

  • Peringati Hari Bhakti Permasyarakatan ke 60 Tahun, Ini Pesan Karutan Kelas I Medan

    Peringati Hari Bhakti Permasyarakatan ke 60 Tahun, Ini Pesan Karutan Kelas I Medan

    • calendar_month Sabtu, 27 Apr 2024
    • account_circle mediagramindo
    • visibility 128
    • 0Komentar

    Medan – Lembaga pemasyarakatan sejatinya harus hadir sebagai tempat bagi para warga binaan untuk belajar, berkarya, serta memperbaiki diri dengan bekal pembentukan mental, akhlak spritual melalui program-program pembinaan agar kelak sudah bebas dan terjun di masyarakat, warga binaan nantinya dapat tumbuh berkembang dan diterima masyarakat. Pesan inilah disampaikan saat digelarnya Hari Bhakti Pemasyarakatan ke-60 tahun […]

  • Muscab Solidarity Community 234 Tumpah Ruah di Kota Medan

    Muscab Solidarity Community 234 Tumpah Ruah di Kota Medan

    • calendar_month Senin, 30 Sep 2024
    • account_circle mediagramindo
    • visibility 275
    • 0Komentar

    Medan – Organisasi kemasyarakatan (ormas) 234 Solidarity Community (SC) Kota Medan menggelar musyawarah cabang 1 (muscab) perdana. Ketua DPW 234 SC Sumatera Utara Octo GM Simangunsong menyampaikan transformasi organisasi dari komunitas menjadi orgaanisasi kemasyarakatan (ormas) yang berkembang pesat, Minggu (29/09). Dalam negara demokrasi peran organisasi masyarakat (ormas) dapat dijadikan sebagai tolak ukur sejauh mana proses […]

  • Guru SD Tidak Hadir Mengajar, Ini Penjelasannya

    Guru SD Tidak Hadir Mengajar, Ini Penjelasannya

    • calendar_month Kamis, 16 Jan 2025
    • account_circle mediagramindo
    • visibility 134
    • 0Komentar

    Nias – Beredar video keluhan seorang siswa sekolah dasar di Kabupaten Nias, Sumatra Utara, menjadi viral dan menarik perhatian publik. Video tersebut diambil di SD Negeri Uluna’ai Hiligo’o Laowo Hilimbaruzo, Kecamatan Idano Gawo, Kamis (16/01). Terkait video yang beredar tersebut Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Nias Kharisman Halawa menegaskan akan memberikan sanksi sesuai ketentuan yang berlaku […]

  • Istambul Diguncang Gempa Berkekuatan 6.2 Skala Richter

    Istambul Diguncang Gempa Berkekuatan 6.2 Skala Richter

    • calendar_month Rabu, 23 Apr 2025
    • account_circle mediagramindo
    • visibility 113
    • 0Komentar

    Turki –  Konsulat Jenderal Republik Indonesia di Istanbul mencatat bahwa belum ada laporan mengenai Warga Negara Indonesia (WNI) yang menjadi korban gempa bermagnitudo 6,2 di Istanbul. “Laporan sementara dari satgas Istanbul dan KJRI belum ada laporan mengenai korban WNI,” kata Duta Besar Luar Biasa dan Berkuasa Penuh Republik Indonesia untuk Turki, Achmad Rizal Purnama, Rabu […]

  • Pengamat: Prabowo Pahami Ada Upaya Melemahkan Kekuasaan

    Pengamat: Prabowo Pahami Ada Upaya Melemahkan Kekuasaan

    • calendar_month Senin, 31 Agt 2026
    • account_circle Pipin
    • visibility 194
    • 0Komentar

    JAKARTA – Pengamat intelijen dan geopolitik, Amir Hamzah, menilai Presiden Prabowo Subianto memiliki pemahaman mendalam terhadap dinamika politik yang berkembang di sekeliling pemerintahannya. Termasuk dugaan adanya pihak-pihak yang berupaya melemahkan maupun menjatuhkan kekuasaannya. Pernyataan itu disampaikan Amir dalam analisis yang dikutip pada Senin (31/08/2026) dari rmol id. Menurut Amir, sikap Prabowo yang hingga kini belum […]

  • Wisata Tangkahan Tidak Nyaman Untuk di Kunjungi, Ini Faktanya

    Wisata Tangkahan Tidak Nyaman Untuk di Kunjungi, Ini Faktanya

    • calendar_month Selasa, 10 Jun 2025
    • account_circle mediagramindo
    • visibility 360
    • 0Komentar

    Langkat – Detik-detik pengendara yang melintas di kawasan objek wisata Tangkahan, Kecamatan Batang Serangan, Kabupaten Langkat, Sumatera Utara, menjadi sorotan setelah beredar video yang menunjukkan aksi pungli oleh sejumlah oknum tak bertanggung jawab. Video berdurasi sekitar satu menit tersebut memperlihatkan pelaku menghentikan kendaraan satu per satu dan meminta uang sebesar Rp 10 ribu dari pengendara. […]

expand_less