Angka Kecelakaan Nataru di Sumut Tinggi
- account_circle mediagramindo
- calendar_month Selasa, 7 Jan 2025
- visibility 110
- print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
MEDAN – Periode libur Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2024-2025, Dinas Perhubungan mencatat penurunan jumlah penumpang angkutan jalan, namun angka kecelakaan lalu lintas di Sumut masih tinggi.
Berdasarkan data Posko Induk Monitoring Dinas Perhubungan Sumut, sejak H-7 hingga H+10 (18 Desember 2024-4 Januari 2025), tercatat 130 kejadian kecelakaan. Datanya 31 orang meninggal dunia, 51 luka berat, dan 131 luka ringan, total kerugian materil akibat kecelakaan mencapai Rp563,95 juta.
Kadishub Sumut, Agustinus Panjaitan, mengatakan, penurunan jumlah penumpang moda angkutan jalan mencapai 21,99 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu. Bus AKAP/AKDP yang beroperasi sebanyak 5.508 unit, turun 0,37 persen, dengan total penumpang 72.739 orang.
“Puncak mudik Natal terjadi pada H-4 dengan 5.909 penumpang, sedangkan puncak mudik Tahun Baru pada H+3 dengan 5.494 penumpang,” jelas Agustinus, Selasa (7/1/2025).
Volume kendaraan di ruas-ruas tol utama di Sumut juga mengalami fluktuasi. Ruas tol dengan total kendaraan tertinggi adalah Tol Belmera, yang mencatat 2.809.114 unit kendaraan selama periode Nataru. Puncak mudik terjadi pada H-5 (178.908 kendaraan), sementara puncak arus balik terjadi pada H+9 dengan 169.413 kendaraan.
- Penulis: mediagramindo


