Buntut Deklarasi Sumpah Pemuda HI, RANS Carnival Jogja Kena Boikot
- account_circle Pipin
- calendar_month 3 jam yang lalu
- visibility 12
- print Cetak

Polemik deklarasi Sumpah Pemuda Mahasiswa di Bundaran HI berbuntut panjang.
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
Mediagram – Gelaran acara “Deklarasi Sumpah Pemuda Mahasiswa Indonesia 2026” yang berlangsung di kawasan Bundaran Hotel Indonesia (HI), Jakarta Pusat, pada Kamis (29/10/2026) berbuntut panjang.
Acara yang dihadiri Utusan Khusus Presiden Bidang Pembinaan Generasi Muda dan Pekerja Seni, Raffi Ahmad itu memicu kritik tajam di media sosial. Polemik tersebut kini merembet hingga berdampak pada gelaran RANS Carnival yang dijadwalkan berlangsung di Area Parkir Stadion Maguwoharjo, Sleman, Yogyakarta, pada 31 Oktober hingga 1 November 2026.
Kritik bermula dari viralnya dua peserta deklarasi, Bayu Setiadi alias Dino dan Sari Putri, yang kedapatan mengenakan jas almamater kampus.
Dino, yang dalam video viral terlihat mengenakan jas almamater biru Universitas Dian Nusantara (UNDIRA), mengklarifikasi bahwa dirinya bukan mahasiswa universitas tersebut. Ia mengaku hadir berdasarkan undangan dari sebuah komunitas dan menerima bayaran untuk meramaikan acara di Bundaran HI.
Senada dengan Dino, Sari Putri yang mencatut nama Universitas Bina Sarana Informatika (UBSI) juga menyampaikan permohonan maaf terbuka kepada seluruh sivitas akademika UBSI.
- Penulis: Pipin


