Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Bata Plastik Daur Ulang Menggugah Bupati Untuk Bangunan Sekolah

Bata Plastik Daur Ulang Menggugah Bupati Untuk Bangunan Sekolah

  • account_circle mediagramindo
  • calendar_month Kamis, 8 Mei 2025
  • visibility 75
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Garut – Bupati Garut Abdusy Syakur Amin menyatakan, bangunan sekolah tahan gempa dengan berbasis ramah lingkungan harus terus ditambah untuk kenyamanan kegiatan belajar mengajar apalagi di Kabupaten Garut, Jawa Barat merupakan daerah rawan potensi gempa.

“Untuk pembangunan sekolah ramah lingkungan kita dorong, dan perlu ditambah lagi,” kata Bupati Garut usai menggelar pertemuan dengan Yayasan Bakti Barito di Sekretariat Daerah Pemkab Garut, Kamis (08/05).

Ia menyampaikan terima kasih kepada Yayasan Bakti Barito yang sudah turut membantu membangunkan sekolah tahan gempa ramah lingkungan sebagai bagian dalam melaksanakan empat pilar yakni pendidikan, lingkungan, ekonomi, dan sosial.

Bupati menyampaikan, pembangunan sekolah ramah lingkungan dan tahan gempa itu perlu dilakukan, terutama di daerah rawan terjadi gempa seperti Kecamatan Pasirwangi harus terus diedukasi, dan mitigasi bencana alam sejak dini kepada masyarakatnya.

“Kepedulian lingkungan itu harus ditanamkan sejak dini ke anak-anak, jangan setelah rusak baru dikasih tahu,” katanya.

Menurut dia, pembangunan sekolah ramah lingkungan dan tahan gempa itu membutuhkan biaya yang lebih besar dibandingkan dengan pembangunan konvensional.

Namun hasilnya, kata dia, memang lebih bagus, ringan, kemudian tahan lama dan tahan gempa dibandingkan dengan bangunan konvensional, sehingga lebih aman. “Itu sebetulnya bagus karena jadi lebih ringan, dan lebih awet,” katanya.

Kepala Bidang Sekolah Dasar pada Dinas Pendidikan Kabupaten Garut Suryana menyatakan, saat ini sekolah yang dibangun tahan gempa dan ramah lingkungan baru ada dua sekolah yakni SDN Barusari 3, dan Barusari 4 di Kecamatan Pasirwangi yang sebelumnya rusak akibat gempa bumi pada September 2024.

Sekolah tahan gempa dan ramah lingkungan itu, kata dia, dibangun berkat bantuan dari Yayasan Bakti Barito bersama Yayasan Kita Bisa, dan Happy Hearts Indonesia sebagai bentuk kepedulian terhadap pendidikan yang dibangun dengan pemanfaatan bata plastik daur ulang.

Jadi, bantuan itu dari Barito, kita hanya penerima manfaat saja,” katanya.

Ia berharap sekolah lainnya di daerah rawan berpotensi terjadi gempa seperti Kecamatan Pasriwangi, Bungbulang, dan Sukaresmi dibangun tahan gempa atau aman bagi anak-anak ketika terjadi gempa bumi.

“Dengan adanya bangunan tahan gempa ini tentu lebih aman, contohnya di Pasirwangi itu daerah rawan, dan sekolahnya diharapkan bisa dibangun tahan gempa,” katanya.

  • Penulis: mediagramindo

Rekomendasi Untuk Anda

  • Peduli Anak Yatim, Bintaljarahdam Kodam I BB Gelar Baksos ke 6 Panti Asuhan

    Peduli Anak Yatim, Bintaljarahdam Kodam I BB Gelar Baksos ke 6 Panti Asuhan

    • calendar_month Jumat, 26 Jul 2024
    • account_circle mediagramindo
    • visibility 110
    • 0Komentar

    Medan – Kodam I Bukit Barisan melalui Bintaljarahdam melaksanakan bakti sosial peduli anak yatim ke enam panti asuhan di Kota Medan, Kamis, 25 Juli 2024. Kegiatan bakti sosial yang diisi dengan pemberian bantuan barang kebutuhan untuk anak Panti Asuhan ini dipimpin oleh Kabintaljarahdam I Bukit Barisan Letkol Inf Asep Muhamad yang mewakili Pandam I Bukit […]

  • Seorang Ibu Rumah Tangga Meninggal Dunia Usai Disengat Belasan Tawon di Medan

    Seorang Ibu Rumah Tangga Meninggal Dunia Usai Disengat Belasan Tawon di Medan

    • calendar_month Minggu, 26 Okt 2025
    • account_circle mediagramindo
    • visibility 101
    • 0Komentar

    Medan – Seorang ibu rumah tangga bernama Heryani (40), warga Gang Kasih, Jalan Garu II B, Harjosari I, Medan Amplas, meninggal dunia setelah mengalami luka sengatan belasan tawon di tubuhnya. Peristiwa tragis ini terjadi pada Jumat (24/10) lalu, dan menjadi perhatian warga setempat. Menurut keterangan keluarga, insiden bermula saat Heryani yang sehari-hari beraktivitas di belakang […]

  • Kantor Imigrasi Kelas II TPI Sabang Deportasi Dua WNA Diduga Melanggar Izin Tinggal

    Kantor Imigrasi Kelas II TPI Sabang Deportasi Dua WNA Diduga Melanggar Izin Tinggal

    • calendar_month Minggu, 1 Jun 2025
    • account_circle mediagramindo
    • visibility 99
    • 0Komentar

    Sabang – Kantor Imigrasi Kelas II TPI Sabang melakukan tindakan deportasi terhadap dua warga negara asing (WNA), yakni MGB asal Inggris dan AKR dari Malaysia, karena diduga melanggar ketentuan izin tinggal yang berlaku di Indonesia. Keputusan tersebut diambil berdasarkan ketentuan dalam Undang-Undang Nomor 6 Tahun 2011 tentang Keimigrasian. Kepala Seksi Intelijen dan Penindakan Keimigrasian Kantor […]

  • RSUD Hamparan Perak Resmi Dibangun, Faskes Ke-4 Milik Pemkab Deli Serdang

    RSUD Hamparan Perak Resmi Dibangun, Faskes Ke-4 Milik Pemkab Deli Serdang

    • calendar_month Rabu, 9 Sep 2026
    • account_circle Pipin
    • visibility 65
    • 0Komentar

    DELI SERDANG – Bupati dan Wakil Bupati Deli Serdang secara resmi meletakkan batu pertama sebagai tanda dimulainya pembangunan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Hamparan Perak. Acara tersebut digelar pada Rabu, 9 September 2026. Bupati Deli Serdang, dr H Asri Ludin Tambunan, mengatakan kehadiran RSUD Hamparan Perak diharapkan dapat memperluas akses masyarakat terhadap pelayanan kesehatan di […]

  • Satu Ditangkap, Tiga Lainnya Diburu Polsek Medan Timur

    Satu Ditangkap, Tiga Lainnya Diburu Polsek Medan Timur

    • calendar_month Minggu, 6 Apr 2025
    • account_circle mediagramindo
    • visibility 76
    • 0Komentar

    Medan – Video viral sejumlah pemuda melakukan penganiayaan ke pekerja warung kopi (warkop) di Jl Muchtar Basri Glugur Darat Medan Timur Kota Medan membuahkan hasil, satu ditangkap tiga lainnya diburu polisi. Polsek Medan Timur menangkap Yopi Molana (36) salah satu pelaku penganiayaan seorang pekerja Warkop Jaya di Jalan Muchtar Basri Medan, Kelurahan Glugur Darat, Kecamatan […]

  • Ketua Yayasan Instruksikan Ikat Anak-anak Saat Rekonstruksi Daycare Little Aresha

    Ketua Yayasan Instruksikan Ikat Anak-anak Saat Rekonstruksi Daycare Little Aresha

    • calendar_month Selasa, 9 Jun 2026
    • account_circle Pipin
    • visibility 197
    • 0Komentar

    Yogyakarta – Rekonstruksi kasus kekerasan terhadap anak di Daycare Little Aresha, Yogyakarta berlangsung selama 3,5 jam dengan total 23 adegan yang diperagakan. Proses ini digelar Selasa 9 Juni 2026 mulai pukul 10.00 WIB hingga 14.30 WIB di lokasi kejadian. Kasatreskrim Polresta Yogyakarta, Kompol Rizki Adrian mengatakan rekonstruksi memakan waktu sekitar 3 jam setengah. “Jadi kurang […]

expand_less