BMKG Prediksi Hujan Lebat Sejumlah Wilayah di Sumatera Utara pada 8 Juni 2025
- account_circle mediagramindo
- calendar_month Sabtu, 7 Jun 2025
- visibility 113
- print Cetak

Foto ilustrasi Meta AI
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
Medan – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprakirakan akan terjadi hujan dengan intensitas ringan hingga lebat di berbagai wilayah Provinsi Sumatera Utara pada Minggu, 8 Juni 2025. Prediksi ini disampaikan oleh Prakirawan BMKG Wilayah I, Budi Prasetyo.
Menurut Budi Prasetyo, cuaca pagi hari di wilayah tersebut cenderung berawan dan berpotensi diguyur hujan ringan di sejumlah daerah, termasuk Pakpak Bharat, Tapanuli Selatan, Tapanuli Utara, Mandailing Natal, Nias Barat, Nias Selatan, Humbang Hasundutan, dan sekitarnya.
Selain itu, pada siang dan sore hari, BMKG memperkirakan adanya potensi hujan dengan intensitas ringan hingga sedang di wilayah Serdang Bedagai, Simalungun, Tapanuli Selatan, Langkat, Nias, Nias Utara, Asahan, Nias Barat, Pematangsiantar, dan Batubara.
Kondisi ini diperkirakan akan berlangsung hingga malam hari, di mana sejumlah daerah di Sumatera Utara akan mengalami hujan ringan hingga lebat. Wilayah yang diprediksi mengalami hujan lebat termasuk Langkat, Deli Serdang, Medan, Karo, Binjai, dan sekitarnya.
Dini hari, cuaca diperkirakan akan kembali berawan dengan potensi hujan ringan di sebagian besar wilayah Sumatera Utara. Suhu udara rata-rata diperkirakan berkisar antara 16 hingga 36 derajat Celsius, dengan kelembapan udara antara 78 hingga 99 persen. Kecepatan angin dari Barat ke Timur diperkirakan mencapai 4 hingga 11 kilometer per jam.
BMKG mengingatkan masyarakat untuk lebih waspada terhadap potensi hujan dengan intensitas yang bervariasi, terutama di wilayah pantai timur, lereng timur, pegunungan, dan pantai barat Sumatera Utara. Hujan lebat berpotensi menyebabkan bencana banjir dan longsor, khususnya di daerah-daerah yang rawan.
“Selalu waspada dan tetap mengikuti informasi terbaru dari BMKG agar dapat mengantisipasi dampak cuaca ekstrem ini,” ujar Budi Prasetyo, Sabtu (07/06).
Hingga saat ini, BMKG terus memantau kondisi cuaca dan akan memberikan update jika terjadi perubahan signifikan. Masyarakat diimbau untuk tetap waspada dan siap siaga menghadapi potensi bencana yang mungkin timbul akibat cuaca ekstrem ini.
- Penulis: mediagramindo


