Denintel Kodam XIV Hasanuddin Bongkar Modus Penipuan, 40 Orang Ditangkap
- account_circle mediagramindo
- calendar_month Jumat, 25 Apr 2025
- visibility 97
- print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
Makassar – Penangkapan 40 terduga pelaku penipuan digital atau sobis oleh Detasemen Intel (Denintel) Kodam XIV Hasanuddin, bermula adanya penipuan yang mencatut nama petinggi TNI.
Hal itu diungkapkan Kepala Penerangan Kodam (Kapendam) XIV Hasanuddin, Kolonel ARM Gatot Awan Febrianto saat merilis kasus itu di kantor Denintel Kodam XIV Hasanuddin, Jl Urip Sumoharjo, Makassar, Jumat (25/4/2025).
“Pengungkapan dilakukan pada tanggal 24 April 2025, diawali adanya laporan masyarakat bahwa terjadi penipuan dengan mencatut nama pejabat Kodam XIV Hasanuddin,” kata Kolonel ARM Gatot Awan Febrianto.
“Hal ini tentunya sangat merugikan institusi TNI dan juga merugikan masyarakat,” sambungnya.

Adapun dasar penangkapan terduga pelaku, dijelaskan Gatot, sesuai dengan UU-TNI yang berbunyi membantu Kepolisian Negara Republik Indonesia dalam rangka tugas keamanan dan ketertiban masyarakat.
“Maka personel kami dari Siber dan Timsus gabungan Intel Kodam menindaklanjuti untuk menyelidiki laporan tersebut,” ujarnya.
Setelah dilakukan penelusuran oleh Tim Siber dan Intel Kodam XIV Hasanuddin, lanjut Gatot, keberadaan terduga pelaku pun berhasil diendus.

“Setalah dilakukan tracking akhirnya diketahui posisi terduga sindikat diketahui berada di Kabupaten Sidrap,” ucapnya. Adapun umur terduga pelaku kata Gatot, berkisar antara 15-45 tahun.
Selain itu, para pelaku juga menipu korban melalui jual beli online, termasuk menawarkan investasi emas saat harganya naik dan barang elektronik.
Korbannya meliputi masyarakat umum dan keluarga besar TNI.
“Jadi termasuk juga ada anggota kami yang di Kodam yang menjadi korban penipuan dalam jual beli online maupun investasi emas dan jual beli barang elektronik,” jelas Gatot mengatakan.
- Penulis: mediagramindo


