Dugaan Malapraktik Berujung Pasien Meninggal di RSUD Djoelham Binjai
- account_circle mediagramindo
- calendar_month Kamis, 27 Feb 2025
- visibility 134
- print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
Binjai – Dugaan malaprakrik mencuat di rumah sakit yang berada di Kota Binjai, Sumatera Utara. Yakni, RSUD Djoelham yang berada di Kelurahan Satria, Kecamatan Binjai Kota, Kota Binjai.
Viral korbannya bernama Rantam Br Ketaren (75). Kejadian ini bermula pada saat Rantam menjalani cuci darah yang untuk kedua kalinya di RSUD Djoelham.
“Ibu saya masuk ke RSUD Djoelham pada tanggal 8 Februari 2025 kemarin. Pertama kali cuci darah pada tanggal 12 Februari. Dan cuci darah kedua pada tanggal 15 Februari 2025, hamun ibu saya meninggal dunia,” ujar Tiopan anak korban saat diwawancarai, Kamis (27/2/2025).
Lanjut Tiopan, pada waktu itu ibunya menjalani cuci darah sudah memakan waktu satu jam lamanya.
Ia pun sempat meninggalkan ibunya untuk membeli perbekalan di Pasar Kaget Binjai.
“Saya lagi di luar memang untuk membeli perbekalan ibu saya di Pasar Kaget Kota Binjai. Karena kata dokter ibu saya sudah bisa pulang. Tiba-tiba kakak saya menelepon sambil menangis histeris. Di bilangnya ibu saya sudah meninggal,” ujar Tiopan.
- Penulis: mediagramindo


